Candu

Penulis: M. Ulil Albab*

Senja pun tiba
Indah melukiskan wajahmu
Yang melekat di kaki langit
Bersama senyum indah sang senja

(Baca juga: Nada rindu)

Senja pun telah hilang
Langit pun menjadi kelam
Tetapi gemintang elok dipandang
Dengan wajahmu langit tak lagi suram

(Baca juga: Berbagi Rindu)

AkuĀ  pun mulai candu dengan tawamu
Senyummu ciptakan rindu
Seakan sunyiku bersamamu
Sehingga tak dapat kutemukan lagi dimana sendu

Penulis merupakan siswa kelas XI PK MA Unggulan Nuris Jember yang aktif  di ekstrakurikuler jurnalistik

Related Post