Penulis: Tirtoatil Mutiah*
Seuntai rasa pada semesta
tuai ranum merapal surya
dalam luluhan senja
segaris rona menghantam malam bersyair
Rasa
sebusuk dosa dalam usaha
mengalir hangat seutas masa
mengibas kain bak kafan
teremas dedaunan
(Baca juga: nispa)
Tua dalam sesembahan
permadani kuhamparkan
tersisik bait lelumpuran
membisukan intonasi ego
Wahai semesta
tuamu
fanamu
aku rindu
Penulis merupakan siswa MA Unggulan Nuris