Ketulusan dan Konsistensi Bawa Aufal Waro Putri Siswi MA Unggulan Nuris ke Puncak Prestasi

Aufal Waro Putri, Siswi MA Unggulan Nuris yang Raih Peringkat Paralel Keagamaan

Pesantren Nuris — Aufal Waro Putri, siswi kelas XA MA Unggulan Nuris Jember, baru-baru ini berhasil meraih peringkat paralel keagamaan kelas X Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025.

Bagi sebagian orang, peringkat hanyalah angka di atas kertas. Namun bagi Aufal, peringkat itu adalah hasil dari doa, ketekunan, dan perjuangan panjang yang tak selalu mudah. Ia membuktikan bahwa keajaiban tidak datang secara tiba-tiba, melainkan tumbuh perlahan melalui usaha kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh setiap hari.

Aufal, gadis ceria yang biasa dipanggil dengan nama panggilan Aufal, bukanlah seseorang yang tumbuh dalam lingkungan yang serba mudah. Namun di balik segala keterbatasan, ia memiliki semangat besar untuk maju. Sejak awal masuk MA Unggulan Nuris, Aufal sudah menanamkan satu tekad kuat dalam hatinya — ia ingin kuliah di Universitas Airlangga (Unair) dengan beasiswa penuh.

“Saya ingin sekali diterima SNBP di kampus Unair. Saya tahu, saya hanya bisa kuliah kalau nilai saya bagus. Jadi saya harus berjuang sekuat mungkin,” tutur Aufal dengan nada penuh kesungguhan.

Bagi Aufal, nilai bukan sekadar prestasi akademik, tetapi kunci menuju masa depan dan izin dari orang tua untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Ia sadar, satu-satunya jalan untuk membuka pintu mimpi itu adalah dengan belajar sebaik mungkin.

Meskipun dikenal sebagai siswi yang berprestasi, Aufal juga tetap memiliki sisi lembut yang mencerminkan keseimbangan hidupnya. Ia sangat menyukai menyanyi dan menonton. Dua hobi itu menjadi ruang bagi Aufal untuk mengatur emosi dan mengembalikan semangat belajar setelah hari-hari yang melelahkan.

“Kalau lagi jenuh belajar, saya biasanya nyanyi atau nonton sebentar. Habis itu pikiran jadi lebih tenang dan bisa fokus lagi,” ujarnya sambil tersenyum.

(Baca juga : Belajar Manajemen di Universitas Negeri Malang, Alumni MA Unggulan Nuris Fokus Raih Impian)

Dari sinilah terlihat bahwa keseimbangan antara belajar dan hobi justru menjadi kunci agar Aufal tetap konsisten dalam perjalanan akademiknya. Ia membuktikan bahwa berprestasi tidak berarti harus mengorbankan kebahagiaan diri.

Namun, keberhasilan Aufal tentu tidak datang dengan mudah. Ia sendiri mengakui bahwa dirinya tidak termasuk tipe siswa yang sangat ambisius atau gila belajar.

“Saya kadang merasa kurang ambis. Kurang banyak ngerjain latihan soal, apalagi teman-teman saya nilainya bagus-bagus banget. Jadi saya sempat minder juga,” kenangnya jujur.

Meski begitu, Aufal tidak berhenti di situ. Ia mulai menata langkahnya secara perlahan. Satu hal yang menjadi kebiasaan unik Aufal adalah belajar setiap malam, walau hanya 10 menit. Baginya, waktu singkat itu lebih baik daripada tidak sama sekali.

“Setiap malam saya usahakan buka buku, meski cuma 10 menit. Kalau sudah dekat ujian, kira-kira 30 hari sebelumnya, saya mulai nyicil dan merangkum materi-materi penting,” ujarnya.

Kebiasaan sederhana ini ternyata membawa dampak luar biasa. Dari proses mencicil itu, Aufal bisa memahami pelajaran dengan lebih dalam dan tidak kewalahan menjelang ujian. Ia tidak menunggu waktu luang untuk belajar, tapi menciptakan waktu belajar di tengah kesibukan.

Ketika pengumuman hasil belajar semester ganjil disampaikan, tak banyak yang menyangka bahwa Aufal akan meraih peringkat paralel keagamaan kelas X. “Saya benar-benar kaget. Rasanya campur aduk — bahagia, haru, dan nggak percaya. Saya sangat bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yang diberikan,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Prestasi itu bukan hanya membanggakan dirinya, tetapi juga membawa kebahagiaan besar bagi kedua orang tuanya di rumah. Mereka yang selalu mendoakan dalam diam, kini tersenyum haru mendengar kabar baik dari putrinya. Aufal mengaku, itulah momen paling berharga dalam hidupnya.

“Saya ingin terus mempertahankan prestasi ini supaya orang tua selalu bahagia setiap kali mendengar kabar seperti ini lagi,” ujarnya lirih.

Di balik pencapaiannya, Aufal tidak ingin merasa lebih hebat dari orang lain. Justru, ia berharap keberhasilannya bisa menjadi motivasi bagi teman-teman sekelasnya.

“Semoga teman-teman juga bisa kayak gini. Jangan malu kalau masih belajar sedikit-sedikit. Yang penting rutin dan sungguh-sungguh. Karena usaha sekecil apa pun pasti akan membuahkan hasil,” katanya tulus.

Pesan sederhana ini menjadi refleksi bagi banyak siswa lain bahwa disiplin kecil lebih penting daripada semangat besar yang hanya sesaat.

Kini, Aufal tidak berhenti pada satu prestasi. Ia ingin terus melangkah maju, menjaga semangat, dan menumbuhkan kepercayaan diri. Harapannya sederhana namun penuh makna:

“Saya ingin tetap bisa mempertahankan prestasi ini, dan semoga suatu hari nanti saya bisa benar-benar kuliah di Unair dengan beasiswa full, biar bisa bikin orang tua bangga,” ujarnya dengan mata berbinar.

Ia sadar bahwa perjalanan menuju cita-citanya masih panjang, namun ia juga tahu bahwa setiap langkah kecil hari ini akan menentukan sejauh apa ia bisa melangkah besok.

Aufal Waro Putri adalah cerminan nyata bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh besar kecilnya kemampuan, tetapi oleh ketulusan dan konsistensi dalam berusaha. Dari desa kecil di Sukorejo, Bangsalsari, lahirlah seorang siswi yang memberi pelajaran besar bagi kita semua — bahwa mimpi tidak hanya untuk dibayangkan, tetapi untuk diperjuangkan sedikit demi sedikit setiap hari.

Dengan semangat yang lembut namun kuat, Aufal telah membuktikan bahwa “belajar 10 menit dengan niat yang tulus lebih berarti daripada 10 jam tanpa arah.” Ia menjadi inspirasi bukan karena sempurna, tetapi karena ia berani terus berproses meski sederhana.

Semoga langkah Aufal terus terang menuju masa depan yang ia impikan. Karena dari seorang gadis yang belajar dengan hati, lahir cahaya harapan untuk generasi muda yang ingin bangkit dan berprestasi. [LA.Red]

 

Nama       : Aufal Waro Putri

Hobi         : Menyanyi dan Menonton

Cita2        : Kuliah di Universitas Airlangga dengan Beasiswa Full

Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember (XA)

Prestasi : Peringkat Paralel Keagamaan Kelas X MA Unggulan Nuris Jember Semester Ganjil Tahun pelajaran 2024/2025

Related Post