Tembus Peringkat 3 Semester Ganjil Si Pendiam yang Jago Belajar
Pesantren Nuris — Dewi Mu’arifah Nailal Jannah atau yang lebih sering disapa Nailal kembali menjadi sorotan positif di lingkungan MA Unggulan Nuris Jember. Siswi kelas XII E yang tinggal di Nogosari, Rambipuji, Jember ini sukses meraih prestasi membanggakan sebagai Peringkat 3 pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025. Prestasi itu bukan hanya menjadi kabar baik bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarga, teman teman, serta pihak sekolah yang selalu mendukung perkembangan akademiknya sejak awal. Nailal dikenal sebagai sosok yang gemar menulis dan membaca buku buku fiksi, namun di balik ketenangan dan kesederhanaannya, ia menyimpan potensi belajar yang kuat dan konsisten.
Hobi Nailal yang berkutat pada dunia literasi ternyata memiliki kontribusi besar dalam membentuk disiplin belajar dan daya imajinasi yang luas. Kebiasaan membaca membuatnya terbiasa berpikir runtut dan terstruktur sehingga membantu dalam memahami pelajaran pelajaran di sekolah. Meski cita citanya adalah menjadi pegawai bank, Nailal menyadari bahwa kemampuan akademik dan pengembangan keterampilan sangat penting sebagai bekal masa depan. Itu sebabnya ia selalu berusaha menjaga ritme belajar dengan baik agar mampu memberikan performa terbaik pada setiap mata pelajaran yang diikutinya.
Perjalanan Nailal mencapai peringkat tiga tidak serta merta terjadi begitu saja. Dalam lingkungan sekolah yang penuh dengan siswa berprestasi, persaingan akademik sangat ketat. Namun Nailal tidak pernah merasa terbebani oleh itu semua. Justru ia menjadikan persaingan tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki diri setiap harinya. Hal inilah yang membuat proses belajarnya tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi kegiatan yang ia nikmati dan jalani dengan penuh kesadaran.
(Baca juga : Aldian Menyala! Siswa MA Unggulan Nuris Raih Juara Harapan 1 Olimpiade Bahasa Arab)
Nailal mengaku bahwa alasan ia mengikuti berbagai kegiatan akademik maupun perlombaan adalah karena ia sering terpilih dan pada saat yang sama ingin mencari pengalaman baru. Ia ingin mengetahui kemampuan dan skill apa yang dirinya miliki sehingga tidak ragu untuk mencoba setiap kesempatan yang datang. Ia menyadari bahwa dengan mencoba hal hal baru, ia bisa menilai sejauh mana ia berkembang dan apa saja yang masih perlu ditingkatkan di masa depan. Baginya pengalaman adalah guru yang sangat berharga dan setiap proses layak dijalani meski penuh ketidakpastian.
Motivasi mendalam yang dipegang Nailal dalam langkah belajarnya adalah kalimat Kegagalan adalah awal dari sebuah kesuksesan. Ungkapan ini menjadi prinsip hidup yang selalu ia yakini karena menurutnya seseorang tidak akan pernah merasa benar benar berhasil jika tidak pernah merasakan lelahnya berusaha. Nailal percaya bahwa perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil dan setiap usaha yang dilakukan secara konsisten akan memberikan balasan terbaik pada waktunya. Pemikiran inilah yang membuatnya terus maju meski terkadang suasana hati atau kondisi luar tidak mendukung.
Yang menarik dari perjalanan Nailal adalah ia tidak merasakan kesulitan berarti selama mengikuti berbagai kegiatan akademik. Menurutnya hal ini terjadi karena ia berada di lingkungan yang mendukung, terutama para guru yang dengan sabar membimbing dan menyediakan kesempatan bagi siswa untuk berkembang. Nailal merasa bersyukur karena dalam atmosfer yang kondusif itulah ia dapat belajar dengan tenang, fokus, dan lebih mudah menyerap materi yang diberikan. Lingkungan sekolah yang positif membuat setiap proses belajar terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Untuk mencapai peringkat tiga, Nailal menempuh persiapan yang cukup intens. Ia belajar dengan sungguh sungguh, menjaga keteraturan dalam mempelajari materi, dan tidak lupa memadukannya dengan doa yang ia panjatkan kepada Allah SWT. Bagi Nailal, usaha dan doa adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Belajar memberikan kekuatan intelektual, sedangkan doa memberikan ketenangan batin. Ketika keduanya berjalan beriringan, Nailal merasa lebih percaya diri menghadapi berbagai ujian maupun tantangan akademik.
Saat pengumuman peringkat diumumkan dan namanya berada di posisi tiga besar, Nailal merasakan kebahagiaan yang sulit digambarkan dengan kata kata. Ia senang, haru, dan bangga kepada dirinya sendiri karena kerja keras yang ia lakukan selama semester ini membuahkan hasil yang manis. Kebahagiaan itu semakin lengkap ketika orang tuanya mengetahui pencapaian tersebut dan menunjukkan kebanggaan yang besar. Nailal mengaku bahwa salah satu sumber semangat terbesarnya adalah senyum bahagia dari orang tua setiap kali ia mencapai sesuatu. Bagi Nailal, kebahagiaan keluarga adalah hadiah terbesar dari setiap perjuangannya.
Dalam pesan dan kesannya, Nailal menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah memilih dan mempercayainya, terutama atas kesempatan yang diberikan sehingga ia bisa menjadi salah satu juara. Ia juga merasa sangat bersyukur memiliki lingkungan yang mendukung dan teman teman yang selalu memotivasi satu sama lain. Pengalaman ini menjadi bekal berharga baginya untuk melangkah lebih jauh di masa depan.
Harapan Nailal sederhana namun penuh optimisme. Ia berharap bisa mendapatkan keberuntungan dalam lomba lomba yang akan ia ikuti dan terus diberikan kesempatan untuk berkembang lebih baik dari sebelumnya. Nailal ingin menjadikan setiap pengalaman sebagai batu loncatan menuju masa depan yang ia cita citakan. Ia ingin terus berproses, memperbaiki diri, dan mengejar impiannya menjadi pegawai bank yang profesional.
Di luar akademik, Nailal juga aktif mengikuti ekstrakurikuler kimia yang memberikan tambahan pengalaman akademik dan memperdalam minatnya pada dunia sains. Ekskul ini menambah wawasannya mengenai hal hal baru dan melatih ketelitian serta logika berpikir yang turut mendukung proses belajarnya sehari hari.
Kini Nailal berdiri sebagai salah satu siswi berprestasi di MA Unggulan Nuris Jember. Kebahagiaan, kebanggaan, dan rasa percaya diri semakin menguat dalam dirinya. Prestasi sebagai Peringkat 3 bukan hanya hasil dari belajar rutin, tetapi juga bukti bahwa usaha yang dijalani dengan sungguh sungguh akan membawa hasil yang indah. Nailal telah menunjukkan bahwa ketekunan adalah kunci utama dalam meraih pencapaian dan perjalanannya masih panjang untuk terus bersinar di masa depan. Semoga kisah Nailal menginspirasi banyak siswa lain untuk berani mencoba, terus belajar, dan percaya bahwa langkah kecil yang dilakukan hari ini bisa menjadi awal dari kesuksesan besar esok hari. [LA.Red]
Nama : Dewi Mu’arifah Nailal Jannah
Hobi : Menulis dan membaca buku buku fiksi
Cita2 : Menjadi pegawai bank
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember (XII E)
Prestasi : Peringkat 3 MA Unggulan Nuris Jember Semester Ganjil Tahun pelajaran 2024/2025
