Nailal Buktikan Modal Nekat pun Bisa Berprestasi
Pesantren Nuris — Dewi Mu’arifah Nailal Jannah yang akrab disapa Nailal kembali membawa kebanggaan bagi MA Unggulan Nuris Jember setelah berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang Olimpiade Bahasa Inggris Kejuaraan Akhir Pekan Gemilang Indonesia tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Puspres. Siswi yang berasal dari Nogosari, Rambipuji, Jember ini menjadi contoh nyata bahwa kesempatan bisa datang kepada siapa saja dan keberanian untuk mencoba mampu mengantar seseorang pada pencapaian yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Dengan segala kesederhanaan dan karakter tenang yang dimilikinya, Nailal menunjukkan bahwa tekad, keuletan, dan kemauan belajar dapat mengantarkan sebuah kejutan yang luar biasa.
Nailal dikenal sebagai pribadi yang gemar menulis dan membaca buku buku fiksi. Kecintaannya pada dunia literasi membuatnya sering larut dalam cerita cerita imajinatif dan tokoh tokoh yang hidup di dalam lembaran buku. Hobi itu ternyata menjadi fondasi kuat dalam membentuk kepekaannya terhadap bahasa meskipun dirinya tidak merasa memiliki bakat khusus di bidang Bahasa Inggris. Dengan cita cita menjadi pegawai bank, Nailal memahami bahwa kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa asing akan sangat dibutuhkan, sehingga setiap kesempatan yang berkaitan dengan pengembangan diri di bidang tersebut ia jadikan momentum untuk mengukur kemampuan pribadi yang selama ini ia pendam.
Ketika dirinya terpilih menjadi salah satu peserta Olimpiade Bahasa Inggris, Nailal menerima keputusan tersebut dengan penuh rasa penasaran dan keinginan untuk mencoba hal baru. Ia mengakui bahwa alasannya mengikuti lomba bukan hanya karena penunjukan dari guru, tetapi juga karena ingin mencari pengalaman serta mengetahui sejauh apa skill yang ia miliki. Nailal ingin melihat batas dirinya, ingin tahu kemampuan apa yang sebenarnya ia punya meski ia merasa tidak memiliki bakat khusus seperti peserta lain yang tampil percaya diri sejak awal. Keputusan untuk tetap maju dalam perlombaan yang berskala nasional ini menjadi langkah besar yang tidak hanya menguji kemampuan akademis, tetapi juga keberanian mentalnya.
(Baca juga : Lulus Sarjana 3,5 Tahun dengan IPK Cum Laude, Alumni MA Unggulan Nuris ini Membanggakan)
Motivasi Nailal terletak pada sebuah kalimat sederhana namun penuh makna yaitu Kegagalan adalah awal dari sebuah kesuksesan. Baginya kata kata itu bukan sekadar ungkapan, melainkan prinsip yang meneguhkan semangatnya dalam melangkah. Nailal percaya bahwa seseorang hanya akan benar benar berhasil ketika ia telah merasakan lelahnya berusaha. Dengan prinsip itu, ia tidak pernah takut gagal, karena menurutnya kegagalan hanyalah jalan pembuka menuju keberhasilan yang sebenarnya. Motivasi itu membuatnya lebih berani menghadapi tantangan dan tidak mudah mundur ketika melihat orang lain tampak lebih unggul.
Menariknya, berbeda dari peserta lain yang menempuh berbagai persiapan dan latihan khusus, Nailal justru mengikuti olimpiade ini tanpa persiapan sama sekali. Ia mengaku bahwa sebelumnya ia bahkan tidak memiliki bakat dalam Bahasa Inggris, namun berkat dukungan dan bantuan guru guru di sekolah, ia tidak menemui kendala berarti dalam proses mengikuti lomba tersebut. Bimbingan yang diberikan membuatnya semakin yakin bahwa setiap orang memiliki peluang yang sama untuk belajar dan berkembang. Nailal merasa sangat terbantu oleh lingkungan belajar yang suportif sehingga proses mengikuti lomba tidak terasa menakutkan melainkan penuh dengan pengalaman baru yang berharga.
Saat pengumuman hasil lomba disampaikan dan namanya tercantum sebagai salah satu peraih Medali Perunggu tingkat nasional, Nailal merasa sangat senang, haru, dan bahagia. Ia tidak menyangka bahwa langkah kecil yang ia ambil dengan penuh keraguan justru membuahkan hasil membanggakan. Baginya ini bukan hanya tentang sebuah medali, tetapi tentang perjalanan berani yang ia lewati untuk membuktikan bahwa dirinya mampu walaupun tanpa bekal persiapan yang matang. Nailal merasakan bahwa semua ini adalah anugerah besar yang semakin menguatkan rasa percaya dirinya.
Dalam pesannya, Nailal menyampaikan terima kasih kepada panitia lomba karena telah memilihnya sebagai salah satu juara. Ia merasa bangga sekaligus bersyukur bisa berada di antara para peserta hebat lainnya. Bagi Nailal, pengalaman ini menjadi pelajaran yang luar biasa dan membuka pandangan baru bahwa kemampuan seseorang tidak selalu terlihat dari luar. Terkadang kemampuan itu baru muncul ketika seseorang berani melangkah dan mencoba.
Harapan Nailal ke depan sangat sederhana namun penuh makna. Ia berharap selalu diberi keberuntungan dalam mengikuti lomba lomba selanjutnya dan terus mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Nailal ingin menjadi pribadi yang lebih baik, mampu menghadapi tantangan baru, dan perlahan meraih cita citanya untuk menjadi pegawai bank yang profesional di masa depan. Ia ingin terus memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, dan membuktikan bahwa setiap usaha sekecil apa pun tetap berarti.
Selain berprestasi dalam akademik, Nailal juga aktif mengikuti ekstrakurikuler kimia yang membantunya mempelajari dunia sains dengan lebih dalam. Kegiatan ini menjadi wadahnya untuk belajar hal baru dan melatih ketelitian serta daya analisis yang sangat bermanfaat bagi masa depannya. Baginya kegiatan ekstrakurikuler ini menjadi pelengkap dari perjalanan belajarnya di sekolah.
Kini Nailal berdiri sebagai salah satu siswi yang membawa nama baik MA Unggulan Nuris Jember ke tingkat nasional. Kebahagiaan dan rasa haru yang ia rasakan akan selalu menjadi pengingat bahwa perjalanan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang berani. Prestasi yang diraihnya bukan hanya kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi sekolah, keluarga, dan teman teman yang selalu mendukungnya. Nailal adalah bukti bahwa keyakinan diri, kemauan mencoba, serta dukungan lingkungan dapat menciptakan pencapaian yang luar biasa meskipun dimulai dari rasa ragu. Semoga kisah perjalanan Nailal menjadi inspirasi bagi banyak pelajar lain untuk tidak takut mencoba hal baru dan terus percaya bahwa usaha yang tulus akan membawa hasil yang indah pada waktunya. [LA.Red]
Nama : Dewi Mu’arifah Nailal Jannah
Hobi : Menulis dan membaca buku buku fiksi
Cita2 : Menjadi pegawai bank
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember (XII E)
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “Kejuaraan Akhir Pekan Gemilang Indonesia” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Puspres
