Siswi Kelas IV B MI Unggulan Nuris Jember Khatamkan Kitab Aqidatul Awam dan Raih Juara Kaligrafi Tingkat Kabupaten
Pesantren Nuris – Di usianya yang masih belia, Ghaniya Syaakira, siswi kelas IV B MI Unggulan Nuris Jember asal Pakusari, berhasil menorehkan prestasi luar biasa. Gadis cerdas yang akrab dipanggil Ghaniya ini sukses mengkhatamkan Kitab Aqidatul Awam, sebuah kitab dasar ilmu tauhid dengan total 57 bait nadzoman yang ia hafalkan dengan lancar. Pencapaian ini tidak hanya membanggakan dirinya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-temannya yang melihat ketekunannya dalam belajar.
Di balik keseriusannya dalam mendalami ilmu agama, Ghaniya ternyata memiliki dunia lain yang begitu ia cintai: menggambar dan mewarnai. Hobi inilah yang mengantarkannya meraih sederet prestasi di bidang seni, termasuk Juara 1 Lomba Kaligrafi Putri tingkat Kecamatan Sumbersari dalam ajang Porseni Kemenag pada Februari lalu. Tidak berhenti di situ, Ghaniya kembali membuktikan bakatnya dengan melaju ke tingkat Kabupaten Jember dan berhasil meraih Juara 2 Lomba Kaligrafi Putri pada Mei berikutnya.
Ketertarikannya pada seni semakin kuat berkat mata pelajaran SBK (Seni Budaya dan Keterampilan) yang menjadi pelajaran favoritnya. Selain seni, Ghaniya juga sangat menyukai Aqidah dan Sejarah Kebudayaan Islam, dua mata pelajaran yang membuatnya semakin memahami isi kitab yang ia hafalkan. Hobi menggambar, menggunting bentuk lucu, hingga mewarnai menjadi bagian dari proses belajar menyenangkan baginya, sekaligus melatih motorik halus, koordinasi mata-tangan, kreativitas, dan fokus.
(Baca juga : Sang Jagoan Bahasa Inggris Dari MI Unggulan Nuris Jember Ini Kembali Berjaya di Karesidenan)
Dalam proses menghafalkan Kitab Aqidatul Awam, Ghaniya mengaku tidak merasa terbebani. Rutinitas membaca di sekolah bersama teman-temannya menjadi dasar kuat, lalu disambung dengan menghafal sedikit demi sedikit di rumah. Tanpa metode khusus, ia menjalani semuanya dengan tenang, konsisten, dan penuh niat baik. Ketekunan inilah yang membuatnya berhasil mengkhatamkan 57 bait dengan lancar. Motivasi utamanya sederhana namun penuh makna: ingin menambah pengetahuan tentang ajaran Islam.
Prestasi demi prestasi yang diraih Ghaniya membuat orang tuanya sangat bangga, terlebih melihat kedisiplinan putri kecilnya dalam belajar agama dan seni. Wali kelasnya pun tidak luput memberikan apresiasi karena Ghaniya telah membawa nama baik kelas dan sekolah melalui kemampuannya yang istimewa. Dengan cita-cita mulia menjadi guru TK, Ghaniya tumbuh menjadi sosok anak yang lembut, kreatif, dan penuh semangat. Semoga langkah-langkah kecilnya hari ini menjadi cahaya besar di masa depan. [SR.Red]
