Guru BK, Siti Masruroh, S.Sos. Hadirkan Layanan Klasikal Angkat Tema Smart Teen: Sehat Reproduksi dan Stop Bullying MTs Unggulan Nuris

Supervisi Fun Learning BK yang Edukatif dan Inspiratif Dalam Layanan Bimbingan Klasikal MTs Unggulan Nuris

Pesantren Nuris – Pada Selasa, 4 November 2025, kegiatan supervisi fun learning kembali dilaksanakan di lingkungan MTs Unggulan Nuris Jember dengan suasana penuh semangat dan keakraban. Kali ini, supervisi dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling, Bu Siti Masruroh, S.Sos., yang menyajikan layanan bimbingan klasikal bertema “Smart Teen: Sehat Reproduksi, Stop Bullying.”

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan antusias. Melalui pendekatan fun learning, Bu Siti Masruroh mengemas materi yang tergolong serius menjadi pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Para siswa diajak berdialog, bermain peran, hingga membuat kesimpulan bersama tentang pentingnya menjaga kesehatan diri serta membangun lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan.

(Baca juga : Guru Bahasa Indonesia, Siti Aminah, S.Pd. Dampingi Siswa Telaah Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi MTs Unggulan Nuris)

Dalam layanan klasikal tersebut, Bu Masruroh menjelaskan makna sehat reproduksi secara ilmiah namun tetap santun dan sesuai dengan usia remaja MTs Unggulan Nuris Jember. Ia juga menekankan pentingnya menghargai diri sendiri dan orang lain sebagai bentuk nyata pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Pendekatan empatik yang dilakukan membuat siswa lebih mudah menerima pesan moral yang disampaikan.

Supervisi ini menjadi salah satu bentuk pembinaan terhadap guru untuk terus berinovasi dalam penyampaian layanan BK di kelas. Melalui kegiatan seperti ini, MTs Unggulan Nuris Jember berharap agar bimbingan konseling tidak hanya menjadi kegiatan formal, tetapi juga pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan bagi peserta didik.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi singkat, di mana siswa menuliskan kesan dan pesan mereka tentang kegiatan hari itu. Dari tanggapan yang terkumpul, sebagian besar siswa merasa terbantu dan lebih memahami pentingnya menjadi remaja cerdas yang sehat jasmani, rohani, dan sosial. [SM.Red]

Related Post