Dari Hobi Baca ke Medali Perunggu Ninun Buktiin Skill-nya
Pesantren Nuris — Haninun Kamilah, siswi kelas XI E MA Unggulan Nuris yang akrab disapa Ninun, kembali membawa kabar membanggakan bagi sekolahnya melalui prestasi nasional yang berhasil ia raih. Berasal dari Lumajang, Jatiroto, Ninun dikenal sebagai pribadi yang aktif, suka membaca, dan memiliki hobi shopping sebagai bentuk penyegaran dari rutinitas belajarnya. Namun di balik kesederhanaan kesehariannya, Ninun menyimpan tekad besar untuk menggapai cita-citanya menjadi seorang dokter. Salah satu langkah yang ia ambil menuju masa depan itu adalah mengikuti kompetisi akademik, termasuk Olimpiade Bahasa Inggris “Kejuaraan Akhir Pekan Gemilang Indonesia” tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Puspres. Keputusannya mengikuti lomba tersebut muncul dari rasa ingin tahunya yang besar terhadap bahasa Inggris; ia ingin memahami bahasa tersebut sedalam-dalamnya, bukan sekadar mempelajarinya di kelas, tetapi dengan benar-benar menguji kemampuannya melalui sebuah ajang yang kompetitif.
Ninun membawa motivasi kuat dalam mengikuti olimpiade ini, yaitu prinsip bahwa selagi ada waktu, maka waktu itu harus digunakan sebaik-baiknya. Prinsip tersebut menjadi pegangan yang membuatnya berani mencoba, berani belajar lebih dalam, dan berani memasuki ruang baru yang penuh tantangan. Meskipun begitu, perjalanan persiapannya terasa cukup ringan bagi Ninun. Ia tidak mengalami kesulitan berarti dalam memahami materi atau proses menuju perlombaan. Justru ia merasa bahwa selama seseorang memiliki niat, kesungguhan belajar, dan tidak lupa membaca doa, maka semuanya akan berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini membuatnya lebih percaya diri menghadapi lomba, apalagi ia juga aktif mengikuti ekstrakurikuler Olimpiade Fisika yang ikut membentuk cara berpikirnya menjadi lebih sistematis dan teliti.
(Baca juga : Langkah Konsisten Berbuah Prestasi Siswa MA Unggulan Nuris Sabet Juara Harapan 2 Olimpiade Kimia Kabupaten Jember)
Ketika hari lomba tiba, Ninun mengikuti prosesnya dengan tenang dan penuh kepercayaan. Ia tidak terlalu banyak berekspektasi, tidak banyak menuntut dirinya harus menang, tetapi ia menjalani semuanya dengan hati yang ringan. Justru mungkin karena itulah ia merasa sangat terkejut ketika namanya tercatat sebagai salah satu peraih Medali Perunggu tingkat nasional. Bagi Ninun, pencapaian itu rasanya tidak terduga. Ia mengaku cukup bahagia, bahkan cenderung tidak menyangka bisa mendapatkan juara, meskipun hanya medali perunggu—baginya tetap sangat berarti. Prestasi itu menjadi bukti bahwa usaha yang ia lakukan, betapa pun sederhana, tetap mendatangkan hasil yang membahagiakan.
Setelah memperoleh medali tersebut, Ninun menyampaikan pesan penuh makna. Ia merasa sangat berterima kasih atas kesempatan mengikuti lomba karena dari ajang ini ia mendapatkan pengalaman baru yang benar-benar memperkaya dirinya. Ia berharap teman-temannya juga berani mencoba hal-hal serupa, sebab pengalaman dari lomba bukan hanya soal menang, tetapi tentang proses memahami kemampuan diri sendiri. Ninun juga memiliki harapan besar untuk masa depannya. Ia ingin bisa mengikuti lomba seperti ini lagi, dan jika mungkin, meraih pencapaian yang lebih tinggi dari apa yang sudah ia dapatkan sekarang. Baginya, setiap kesempatan adalah pintu menuju langkah yang lebih baik, dan ia ingin terus melangkah sejauh mungkin.
Dengan prestasi yang ia raih dan sikap rendah hati yang ia tunjukkan, Ninun menjadi salah satu contoh nyata bahwa tekad, rasa ingin tahu, dan pemanfaatan waktu yang baik bisa membawa seseorang kepada pencapaian yang mengejutkan. Perjalanannya masih panjang, dan prestasi ini baru permulaan dari banyak kemungkinan besar yang menantinya di masa depan. [LA.Red]
Nama : Haninun Kamilah
Hobi : Shopping
Cita2 : Dokter
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember (XI E)
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “Kejuaraan Akhir Pekan Gemilang Indonesia” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Puspres
