Kecil-kecil Hafal Kitab! Gisthi Tunjukkan Semangat Belajar dan Hafalan Luar Biasa
Pesantren Nuris – Siswi kelas IV B MI Unggulan Nuris Jember, Gisthi Mukhbita Shaqueena Afsheen, atau yang akrab disapa Gisthi, kembali membawa kebanggaan bagi sekolahnya. Siswi asal Antirogo, Jember ini berhasil mengkhatamkan kitab Aqidatul Awam, sebuah kitab penting yang berisi ajaran tauhid kepada Allah. Prestasi ini tentu bukan hal yang mudah, terlebih bagi siswa seusianya. Namun dengan ketekunan dan rutinitas belajar yang ia jalani, Gisthi berhasil membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi gemilang.
Di balik prestasinya, Gisthi dikenal sebagai anak yang baik, penurut, dan tidak banyak tingkah baik di rumah maupun di sekolah. Di kelas, ia termasuk siswi yang patuh dan mengikuti pembelajaran dengan disiplin. Dalam kesehariannya, Gisthi memiliki hobi berolahraga khususnya bulu tangkis yang membuatnya tetap bugar dan semangat dalam mengikuti kegiatan belajar, bahkan ia pun ingin mengikuti ekskul bulu tangkis di sekolahnya. Ia juga mengikuti ekstrakulikuler tilawah yang mampu memperkuat pegangan agamanya. Karakternya yang tenang serta mudah diarahkan membuat proses belajarnya berjalan lebih maksimal.
Menariknya, meski mampu mencapai prestasi menghafal kitab, Gisthi belum memiliki cita-cita yang pasti. Orang tuanya mengatakan bahwa ia masih perlu diarahkan untuk menentukan keinginannya di masa depan. Jika ditanya mengenai cita-cita, Gisthi hanya menjawab ingin memiliki hotel dan took, sebuah jawaban yang menunjukkan kecenderungan menjadi pengusaha suatu hari nanti. Meski begitu, orang tuanya mendukung penuh dan meyakini bahwa apa pun cita-cita yang dipilih Gisthi kelak akan membawa kebaikan.
(Baca juga : Sang Jagoan Bahasa Inggris Dari MI Unggulan Nuris Jember Ini Kembali Berjaya di Karesidenan)
Dalam proses menghafalkan kitab Aqidatul Awam, Gisthi mengaku tidak mengalami kesulitan berarti. Ia memang menyukai metode belajar hafalan sehingga proses mengkhatamkan kitab tersebut terasa menyenangkan baginya. Awalnya, motivasi Gisthi hanyalah menjalankan kewajiban sekolah. Namun seiring waktu, menghafal menjadi kebiasaannya hingga akhirnya ia berhasil mencapai target. Ia pun tidak memiliki metode khusus, cukup menghafal saat di sekolah dan mengulangnya sebentar ketika di rumah.
Kebahagiaan orang tua Gisthi tak bisa disembunyikan. Dengan penuh haru, mereka mengungkapkan rasa bangga atas capaian putri tercintanya. “Tentunya bangga dan bahagia, terharu sekali, anak yang susah disuruh sekolah akhirnya bisa cepat menghafalnya. Ini di luar ekspektasi orang tuanya, hanya bisa bersyukur atas apa yang Allah berikan,” ungkap mereka. Prestasi Gisthi menjadi bukti bahwa kesabaran, ketekunan, serta dukungan orang tua mampu melahirkan pencapaian luar biasa pada anak-anak. Gisthi pun kini menjadi inspirasi bagi teman-temannya di MI Unggulan Nuris Jember. [SR.Red]
