Mindset Upgrade, Result Upgrade: Cerita Semangat Belajar Versi Tsania Siswi MA Unggulan Nuris Jember

Upgrade Gaya Belajar Bikin Tsania Melesat

Pesantren Nuris — Perjalanan seorang pelajar menuju prestasi sering kali diwarnai berbagai cerita yang tidak selalu terlihat oleh mata. Ada proses panjang, perjuangan diam-diam, kegagalan yang menyakitkan, hingga momen bangkit yang menjadi titik balik seseorang. Begitu pula dengan sosok Tsania Afkarina Kumala, siswi kelas XII E MA Unggulan Nuris Jember yang berhasil meraih Peringkat 2 Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025. Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kemampuan akademiknya, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa ketekunan dan keberanian untuk memperbaiki diri dapat membawa seseorang menuju hasil yang luar biasa.

Tsania adalah pribadi yang penuh kreativitas. Hobi melukis yang ia tekuni membentuk kepekaan, kesabaran, dan imajinasi yang kuat dalam dirinya. Kegiatan melukis memberinya ruang untuk mengekspresikan diri, merefleksikan perasaan, dan menenangkan pikiran setelah menjalani rutinitas sekolah yang padat. Dalam setiap goresan kuas, ia menemukan ketenangan sekaligus inspirasi. Meski banyak yang mengira bahwa siswa dengan hobi seni tidak selalu menonjol dalam akademik, Tsania membuktikan bahwa kreativitas justru mampu menjadi energi yang mendukung fokus serta disiplin belajar.

Cita-cita Tsania adalah menjadi seorang pengusaha. Keinginan ini berasal dari impiannya untuk mandiri, membangun sesuatu dengan usaha sendiri, serta menciptakan peluang bagi orang lain. Menurutnya, menjadi pengusaha bukan hanya pekerjaan, tetapi cara untuk berkembang, beradaptasi, dan menemukan solusi dari setiap tantangan. Semangat inilah yang kemudian memengaruhi pola pikirnya dalam belajar. Ia mulai memahami bahwa masa depan ditentukan oleh apa yang ia lakukan saat ini, termasuk bagaimana ia mempersiapkan diri di bangku sekolah.

Motivasi terbesarnya justru lahir dari sebuah kegagalan. Ia pernah mengikuti sebuah kompetisi dan tidak berhasil memenangkan apa pun. Bagi sebagian orang, kegagalan mungkin tampak seperti titik berhenti, tetapi bagi Tsania, kegagalan itu menjadi pintu masuk menuju perjalanan baru. Ia mulai bertanya pada dirinya sendiri tentang apa yang kurang, apa yang membuatnya berbeda dari orang lain yang berhasil, dan bagaimana ia bisa memperbaiki hal tersebut. Pertanyaan-pertanyaan itu membuka jalan bagi dirinya untuk melakukan evaluasi secara jujur. Ia menemukan bahwa salah satu penyebab kegagalannya adalah kurangnya persiapan dan gaya belajar yang belum tepat.

(Baca juga : Alumni MA Unggula Nuris : Achmad Syaifullah, Wujudkan Mimpi Jadi Mahasiswa Ekonomi Syariah)

Dari kesadaran itu, Tsania tidak lagi hanya belajar ketika ujian mendekat. Ia mengubah total cara belajarnya. Ia mulai meluangkan waktu minimal 10 hingga 15 menit setiap hari untuk mengulang pelajaran yang dipelajari di kelas atau menambah materi yang akan dibahas pada hari berikutnya. Awalnya, kebiasaan baru ini terasa sangat sulit karena ia harus melawan rasa malas yang terkadang muncul begitu kuat. Ia juga harus membangun disiplin agar waktu belajar singkat itu benar-benar terlaksana. Namun seiring berjalannya waktu, ia menyadari betapa besar dampak dari kebiasaan kecil tersebut. Ia mulai memahami materi lebih cepat, merasa lebih siap menghadapi pelajaran di sekolah, dan yang terpenting ia mulai merasakan kenyamanan dalam ritme belajar yang teratur.

Proses itu mengajarkan satu hal penting bagi Tsania, yaitu bahwa waktu tidak boleh disia-siakan untuk hal yang tidak memberikan manfaat. Ia mulai memahami bahwa masa depan yang bahagia tidak datang begitu saja, melainkan harus dibangun dari kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten. Prinsip ini membuatnya semakin teguh untuk menjaga pola belajarnya yang baru dan menjadikannya sebagai bagian dari rutinitas harian yang tidak bisa ditinggalkan.

Dengan perubahan besar dalam cara belajar dan semangat yang terus tumbuh, akhirnya Tsania berhasil meraih Peringkat 2 di kelasnya. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras tidak pernah menghianati hasil. Ia merasa sangat senang dan bangga bisa berada pada titik ini, titik di mana semua usaha, pengorbanan waktu, dan perjuangannya melawan rasa malas membuahkan hasil memuaskan. Prestasi tersebut bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga bentuk penyemangat baru untuk terus berkembang dan tidak mudah puas.

Meski sudah berhasil mencapai posisi prestisius di kelasnya, Tsania tetap memiliki harapan besar yang penuh ketulusan. Ia berharap dapat mempertahankan peringkat tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi orang lain. Ia ingin membuktikan bahwa siapa pun bisa berubah menjadi lebih baik ketika mau melakukan evaluasi diri dan berusaha memperbaiki kekurangan. Ia juga berharap ilmu yang ia dapatkan selama ini dapat memberikan manfaat bagi orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Baginya, ilmu adalah bagian dari tanggung jawab yang harus dibagikan, bukan hanya disimpan untuk diri sendiri.

Perjalanan Tsania mengajarkan bahwa perubahan besar sering kali bermula dari kebiasaan kecil. Hanya dengan meluangkan waktu 10 hingga 15 menit per hari, ia mampu membuat langkah besar dalam hidupnya. Konsistensi kecil itu membentuk fondasi untuk keberhasilan yang lebih besar. Sikapnya yang penuh refleksi, keberanian untuk berubah, serta ketekunan dalam melaksanakan gaya belajar baru membuatnya menjadi teladan bagi banyak siswa lain yang mungkin sedang berjuang di titik yang sama.

Dengan semua pengalaman itu, Tsania melangkah ke masa depan dengan keyakinan dan harapan yang besar. Ia tahu bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil, cepat atau lambat. Dan kini, dengan semangat yang semakin membara, ia siap menulis bab-bab baru yang lebih cerah dalam perjalanan hidupnya. Semoga konsistensi yang ia bangun terus menjadi pijakan kuat dan inspirasinya semakin luas untuk siapa pun yang sedang berjuang mencapai impian mereka. [LA.Red]

 

Nama       : Tsania Afkarina Kumala

Hobi         : Melukis

Cita2        : Pengusaha

Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember (XII E)

Prestasi   : Peringkat 2 MA Unggulan Nuris Jember Semester Ganjil Tahun pelajaran 2024/2025

Related Post