Ahsan Menilai Bisnis yang Digelutinya Selalu Menjanjikan
Pesantren Nuris – Perjalanan karier tidak harus terpaku pada jalur pendidikan yang pernah ditempuh. Itulah gambaran menarik dari sosok Mohammad Nur Ahsan, A.Md.T, alumni SMK Nuris Jember yang kini berhasil membangun usaha mandiri di bidang sembako dan produk kecantikan di kediamannya di Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Meski memiliki latar belakang pendidikan teknologi informasi, Ahsan justru membuktikan bahwa ilmu, jaringan, dan pola pikir yang dihasilkan dari proses pendidikan dapat menjadi modal kuat untuk memulai bisnis yang berbeda dari jurusannya.
Ahsan merupakan lulusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember tahun 2018, sebuah jurusan yang melengkapinya dengan kemampuan teknis, problem solving, dan ketelitian. Setelah menyelesaikan masa studi di SMK, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Program Studi Teknik Komputer, Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember. Dengan bekal ilmu yang masih ia bawa dari SMK Nuris Jember, ia mampu menyelesaikan pendidikannya dan meraih gelar Ahli Madya Teknik (A.Md.T).
Setelah lulus kuliah, ia memutuskan memulai usaha sembako di rumahnya. Seiring waktu, melihat potensi pasar dan kebutuhan konsumen di lingkungannya, Ahsan melebarkan sayap dengan menyediakan produk kecantikan, terutama skincare dan perawatan wajah yang saat ini sedang tren di berbagai kalangan.
(Baca juga : Langkah Kecil dari Desa, Lompatan Besar ke Dunia Digital Nasional: Inilah Kiprah Melia, Alumni Jurusan TKJ SMK Nuris)
Keputusannya bukan tanpa alasan. Sebagai generasi muda yang tumbuh di era digital, Ahsan memahami cara memanfaatkan teknologi untuk pemasaran. Ia menggunakan media sosial, marketplace, dan layanan pesan antar lokal untuk menjangkau pelanggan. Dengan menerapkan pengetahuan digital marketing sederhana, bisnisnya mulai dikenal masyarakat sekitar, bahkan merambah ke desa-desa lain di Ajung.
“Bisnis itu bukan hanya soal modal, tapi keberanian untuk memulai dan konsisten menjalankannya. Sama seperti saat di pondok, konsisten itu perlu agar kita bisa menjalani hari-hari,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Baginya, pendidikan teknik yang ia tempuh bukan sia-sia. Meski tidak bekerja di bidang teknis komputer secara profesional, ilmu tersebut sangat berguna untuk memanajemen usaha, membuat konten promosi, memanfaatkan teknologi digital, hingga pencatatan keuangan sederhana menggunakan aplikasi.
Perjalanan Ahsan tidak selalu berjalan mulus. Persaingan harga dan permintaan pasar yang kadang fluktuatif menjadi tantangan tersendiri. Namun, kedisiplinan yang terbentuk dari dunia pendidikan vokasi membuatnya tangguh menghadapi hambatan. Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan pelanggan. “Fast response, produk berkualitas, dan pelayanan ramah, adalah modal kepercayaan yang tidak ternilai,” imbuhnya.
Kisah Ahsan menjadi inspirasi bahwa tidak ada batasan bagi lulusan SMK untuk berkarya di bidang apa pun. Dari Klompangan, Ajung, ia menapaki jalan kemandirian dan membuktikan bahwa kesuksesan dapat dimulai dari rumah sendiri, selama ada tekad, keberanian, serta kemauan untuk berkembang tanpa henti. (MFAF.Red)
Nama : Moh. Nur Ahsan, A.Md.T
Tahun Lulus : 2018
Alamat : Desa Klompangan, Ajung, Jember
Lembaga : SMK Nuris Jember
Jurusan : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Pekerjaan : Bisnis Produk Sembako dan Kecantikan di Rumahnya
