Dari Ketertarikan Jadi Prestasi, Tutus Gaspol Juara Tartil MANBA’AN II MA Unggulan Nuris

Tartil Bukan Sekadar Bacaan, Tapi Proses Panjang ala Tutus

Pesantren Nuris — MA Unggulan Nuris Jember kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui ajang MANBA’AN II tingkat sekolah yang menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan mengasah kemampuan di berbagai bidang keagamaan. Salah satu capaian terbaik dalam ajang tersebut diraih oleh Maratus Sholehah, yang akrab disapa Tutus, siswi kelas XI D. Dalam cabang Musabaqah Tartil Qur’an, Tutus berhasil meraih Juara 1 dan menunjukkan kualitas bacaan Al-Qur’an yang matang, tertata, serta sesuai kaidah tartil yang baik dan benar.

Prestasi ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari minat yang terus dipupuk serta latihan yang dilakukan secara konsisten. Tutus dikenal sebagai pribadi yang gemar membaca dan memiliki ketekunan dalam belajar, termasuk dalam memperdalam bacaan Al-Qur’an. Ketertarikannya terhadap tartil membuatnya merasa terpanggil untuk mengikuti lomba ini sebagai sarana mengembangkan bakat yang ia miliki. Baginya, MANBA’AN II bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang belajar untuk mengukur sejauh mana kemampuan yang selama ini dilatih.

Dalam prosesnya, Tutus mengakui bahwa ia menghadapi tantangan yang tidak sedikit. Kesulitan utama yang ia rasakan adalah mengatur nafas saat membaca Al-Qur’an, terutama ketika menghadapi ayat-ayat panjang yang membutuhkan kestabilan suara dan kontrol pernafasan yang baik. Selain itu, menentukan waqaf dan ibtida’ juga menjadi tantangan tersendiri, karena kesalahan kecil dalam berhenti atau memulai bacaan dapat mempengaruhi makna dan keindahan lantunan ayat. Tantangan inilah yang justru mendorong Tutus untuk lebih serius dalam berlatih dan memperbaiki kekurangan yang ada.

(Baca juga : Peraih Medali Perak Olimpiade IPS dan Khatam 9 Kitab, Siswa MA Unggulan Nuris Kini Boyong 4 Piala Nasud UNEJ)

Selama persiapan lomba, Tutus berusaha meningkatkan kualitas bacaannya dengan memperhatikan detail-detail penting dalam tartil, mulai dari makharijul huruf, panjang pendek bacaan, hingga ketepatan waqaf dan ibtida’. Ia juga aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung minatnya, seperti tartilul Qur’an dan pidato bahasa Arab. Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar tambahan yang membantunya semakin terbiasa tampil percaya diri serta memahami bacaan Al-Qur’an secara lebih mendalam.

Saat tampil dalam lomba Musabaqah Tartil Qur’an MANBA’AN II, Tutus menunjukkan ketenangan dan kesiapan yang baik. Bacaan yang ia lantunkan terdengar tertib, jelas, dan sesuai dengan kaidah tartil, sehingga mampu menarik perhatian dewan juri. Keberhasilannya meraih Juara 1 menjadi bukti bahwa latihan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan niat yang lurus mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi sekolah.

Setelah meraih prestasi tersebut, Tutus menyampaikan pesan yang sederhana namun penuh makna, yakni agar tidak mudah menyerah sebelum meraih kemenangan. Baginya, setiap proses pasti memiliki tantangan, dan keberhasilan hanya bisa diraih oleh mereka yang mau bertahan dan terus berusaha. Ia juga mengungkapkan kesan mendalam terhadap lomba MANBA’AN II, yang menurutnya justru membuat dirinya semakin termotivasi untuk mengikuti lomba-lomba lain di masa mendatang.

Prestasi ini memberikan pengalaman berharga bagi Tutus, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri untuk terus mengembangkan potensi yang dimilikinya. Ia berharap apa yang telah diraih hari ini dapat menjadi langkah awal untuk terus belajar dan memperbaiki diri, terutama dalam menjaga kualitas bacaan Al-Qur’an. Dengan cita-cita menjadi seorang dosen, Tutus ingin membekali dirinya tidak hanya dengan ilmu akademik, tetapi juga dengan kedalaman spiritual dan kedisiplinan dalam berproses.

Keberhasilan Maratus Sholehah dalam meraih Juara 1 Musabaqah Tartil Qur’an MANBA’AN II menjadi inspirasi bagi siswa MA Unggulan Nuris Jember lainnya bahwa bakat yang dikembangkan dengan kesungguhan, kesabaran, dan konsistensi akan menemukan jalannya menuju prestasi. Ajang ini sekaligus menegaskan komitmen MA Unggulan Nuris dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta mampu berprestasi di berbagai bidang keilmuan dan keagamaan. [LA.Red]

 

Nama       : Maratus Sholehah

Hobi         : Membaca

Cita2        : Dosen

Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember (XI D)

Prestasi   : Juara 1 Musabaqah Tartil Qur’an “MANBA’AN II” tingkat Sekolah yang diselenggarakan oleh MA Unggulan Nuris

Related Post