Izza, Alumni Jurusan TKJ SMK Nuris Pilih Jadi Guru: Mengajar Kreativitas dan Melestarikan Bahasa Daerah

Alumni SMK Nuris Menjadi Pengajar di SMK Modal Bangsa

Pesantren Nuris – Di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang berjalan semakin cepat, peran pendidik menjadi semakin penting dalam membentuk generasi yang adaptif, cerdas, dan berkarakter. Hal tersebut menjadi salah satu alasan yang menggerakkan hati Muniyatil Izzatun Nuriyah AZ, S.Pd, alumni SMK Nuris Jember jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) tahun 2018 untuk berkarier di dunia pendidikan.

Perempuan yang akrab disapa Izza ini tinggal di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Jember. Ketertarikannya terhadap dunia pendidikan semakin menguat ketika melanjutkan studi di jenjang perguruan tinggi. Ia memilih Program Studi Manajemen Pendidikan Islam di bawah naungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Pilihan tersebut menunjukkan tekadnya untuk mendalami ilmu pendidikan sekaligus menggali nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi moral seorang pendidik.

Perjalanan kuliah yang ditempuh Izza bukan tanpa tantangan. Namun, kegigihan dan komitmen yang kuat membuatnya mampu menyelesaikan pendidikan hingga resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd). Gelar tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan impian mengajar dan membagikan ilmu kepada generasi setelahnya.

(Baca juga : Dedikasi Alumni SMK Nuris: Riska Wahyuningtias S.Pd., Dari Asrama Pesantren ke Ruang Belajar Privat di Rumah)

Saat ini, Izza meniti karier sebagai guru mata pelajaran Desain Komunikai Visual (DKV) dan Bahasa Daerah di SMK Modal Bangsa Rambipuji. Keberadaannya di lingkungan pendidikan kejuruan memberikan pengalaman sekaligus tantangan tersendiri. Ia tidak hanya berhadapan dengan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga harus memahami karakter dan bakat siswa yang beragam.

Meskipun berasal dari jurusan TKJ dan kini berkiprah di dunia pendidikan, Izza bukan sosok yang terpaku pada batasan. Ia justru melihat keterampilan teknologi yang dipelajarinya saat di SMK sebagai bekal penting di tengah digitalisasi pendidikan saat ini. Hal ini menjadikannya sosok yang relevan serta adaptif pada kebutuhan zaman.

Izza percaya bahwa pendidikan bukan hanya mengenai materi pelajaran, tetapi juga tentang penanaman nilai, mentalitas, dan kecerdasan emosional. Baginya, guru adalah sosok yang tidak hanya mengajar tetapi juga mendengar, membimbing, dan mengarahkan siswa menghadapi tantangan masa depan. “Menjadi guru berarti menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak orang. Itu adalah Amanah. Menjadi santri Pesantren Nuris sekaligus siswa SMK Nuris membuat saya memiliki prinsip hidup yang lebih matang,” ujarnya kepada tim redaksi.

Perjalanan Muniyatil Izzatun Nuriyah AZ, S.Pd menunjukkan bahwa keberhasilan adalah tentang keberanian memilih jalan hidup, sekalipun jalan tersebut penuh tantangan. Dari seorang pelajar vokasi, mahasiswi pendidikan, hingga pendidik profesional, ia menapaki proses dengan ketulusan. Ia patut dijadikan salah satu motivasi bagi siswa SMK Nuris Jember saat ini. (MFAF.Red)

 

Nama             : Muniyatil Izzatun Nuriyah AZ, S.Pd

Tahun Lulus : 2018

Alamat          : Kaliwining, Rambipuji, Jember

Lembaga       : SMK Nuris Jember

Jurusan         : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Pekerjaan     : Guru Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Modal Bangsa, Rambipuji

Related Post