Dengan Model Game Based Learning, Belajar Bahasa Indonesia di Kelas XI IPS 1 Jauh dari Kata Membosankan
Pesantren Nuris – Suasana kelas XI IPS 1 SMA Nuris Jember pada 21 Oktober 2025 tampak berbeda dari biasanya. Tidak ada wajah tegang atau kantuk saat pelajaran Bahasa Indonesia berlangsung. Sebaliknya, para siswi justru terlihat antusias mengikuti permainan seru bertajuk “Intrinsik Hunter: Berburu Unsur Intrinsik Cerpen” yang dipandu oleh guru mata pelajaran, Bu An Nisa’ul Fitriyah.
Pembelajaran fun learning ini mengusung tema cerita pendek (cerpen). Tujuannya agar para siswi mampu menganalisis unsur intrinsik cerpen, seperti tokoh, alur, hingga amanat dengan cara yang lebih interaktif dan menantang melalui model Cooperative Learning tipe Make a Match serta Game Based Learning.
Mekanisme pembelajaran yang menantang dalam sesi ini, kelas dibagi menjadi empat kelompok besar. Media yang digunakan sangat unik, yakni kartu-kartu khusus yang terdiri dari Kartu Unsur, Kartu Kutipan, serta kartu spesial seperti Kartu Intip, Tukar, Pasar, dan Lelang.
(Baca juga : Menulis dengan Hati, Marcellina Aisyah Raih Juara 3 Cipta Cerpen di SMA Nuris Jember)
Setiap perwakilan kelompok maju untuk mengambil satu kartu unsur dan satu kartu kutipan cerpen. Mereka kemudian berdiskusi secara kilat untuk menganalisis apakah kutipan cerita tersebut cocok dengan unsur intrinsik yang didapat. Jika cocok, kartu ditempel di papan, jika tidak, mereka harus menyimpannya dan menunggu giliran berikutnya.
“Kami tidak hanya duduk diam, tapi benar-benar diajak berpikir cepat. Ada kartu spesial ‘Intip’ dan ‘Tukar’ juga yang bikin suasana jadi kompetitif tapi tetap menarik,” ujar salah satu siswi kelas XI IPS 1.
Sesi pelelangan kartu dengan pembayaran sistem poin menambah keseruan saat guru membuka sesi Kartu Lelang. Di sini, kelompok yang memiliki poin tinggi bisa “membeli” kartu dari kelompok lain untuk melengkapi tugas mereka. Hal ini melatih kerja sama tim sekaligus ketelitian dalam menganalisis teks.
Bu An Nisa’ul Fitriyah selaku guru pengampu menjelaskan bahwa metode ini efektif untuk membedah materi yang biasanya dianggap teoritis. “Melalui Intrinsik Hunter, siswi belajar bahwa menganalisis karya sastra itu seperti memecahkan teka-teki. Mereka jadi lebih paham perbedaan latar, sudut pandang, hingga penokohan karena mereka sendiri yang terlibat aktif mencocokkannya,” ungkap Bu Annisa.
Kegiatan fun learning ini merupakan bagian dari semangat inovasi pendidikan di SMA Nuris Jember. Di bawah kepemimpinan Gus Robith Qoshidi, Lc., para guru terus didorong untuk menciptakan metode pembelajaran yang segar, modern, dan tidak monoton. Dengan terus mencari terobosan baru yang seru, SMA Nuris Jember berkomitmen membuktikan bahwa belajar ilmu pengetahuan bisa dilakukan dengan cara yang sangat menyenangkan, sehingga potensi para santri dan siswi dapat tergali secara maksimal di setiap mata pelajaran. [ANF. Red]
Data Fun Learning SMA NURIS JEMBER:
Intrinsik Hunter: Berburu Unsur Intrinsik Cerpen dengan Model Cooperative Learning dan Game Based Learning
Kelas : XI IPS 1
Waktu Dan Tanggal : Selasa, 21 Oktober 2025
Guru Mapel : An Nisa’ul Fitriyah, S.Pd.
Mapel : Bahasa Indonesia
Materi Fun Learning
Bab : Cerpen (Cerita Pendek)
Sub Bab : Unsur Intrinsik Cerpen (Tokoh, Penokohan, Alur, Latar, Sudut Pandang, dan Amanat
Model : Cooperative Learning (Make a Match) dan Game Based Learning
Metode : Diskusi Kelompok dan Analisis Teks
Media : Kartu (Unsur, Kutipan, Intip, Tukar, Pasar, Lelang) dan PPT
