Bekal Disiplin Pondok dan Aktivitas Produktif jadi Kunci Kegigihan Alfina Sab’atin untuk Meraih Kampus Impian
Pesantren Nuris – Alumni SMA Nuris Jember jurusan MIPA tahun 2025, Alfina Sab’atin Najwa Rosalina, menunjukkan semangat pantang menyerah dalam meraih cita-citanya sebagai seorang peneliti. Alumni yang akrab disapa Ocha ini, kini tengah fokus total mempersiapkan diri untuk tes masuk perguruan tinggi tahun depan, dengan menargetkan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai prioritas utama, khususnya pada program studi Gizi dan Teknik Kimia.
Alumni yang berasal dari Banyuputih, Situbondo yang memiliki hobi mendengarkan musik ini menjelaskan bahwa perjuangannya menuju bangku kuliah bukanlah yang pertama. Ia tercatat pernah mengikuti tes masuk perguruan tinggi sebanyak tiga kali dengan pilihan studi yang spesifik. “Saya pernah mengikuti tes masuk perguruan tinggi sebanyak tiga kali. Pertama, melalui jalur SNBP dengan pilihan program studi Gizi di Universitas Gadjah Mada dan Universitas Airlangga. Kedua, melalui jalur SNBT dengan pilihan Gizi dan Teknik Kimia di Universitas Gadjah Mada. Ketiga, melalui jalur Mandiri UTUL UGM dengan pilihan yang sama, yaitu Gizi dan Teknik Kimia,” papar Alfina.
Kegagalan yang berulang ini memotivasinya untuk mengambil tindakan proaktif, yakni mempersiapkan diri dengan belajar intensif. “Hal tersebut saya lakukan agar dapat mendalami dan menguasai lebih luas materi yang diujikan pada tes masuk perguruan tinggi, sehingga saya lebih siap dalam mengerjakan soal dan memiliki peluang yang lebih baik untuk lolos seleksi,” ujar Alfina mengenai alasan ia mengambil kegiatan belajar tambahan saat ini.
Di tengah kesibukan belajar, Alfina tidak lantas mengabaikan aktivitas lain yang membentuk karakternya. Selain fokus mengejar ilmu, ia juga aktif membantu orang tua, mendampingi pelajar yang kesulitan belajar, berjualan, serta mengajar para santri. Selama di sekolah, ia juga tercatat aktif dalam ekstrakurikuler M-Sains Matematika.
Alfina menyebut bahwa bekal dari masa pendidikannya di Pesantren Nuris Jember sangat membantunya dalam menjalani masa persiapan yang mandiri ini. “Selama mondok di pesantren, saya merasakan banyak kesan positif. Sistem pembelajarannya yang teratur dan perpaduan antara pendidikan agama dan umum membuat saya menjadi lebih disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Lingkungan yang kondusif serta kegiatan harian yang terarah turut membentuk karakter saya,” ungkapnya.
Alfina memegang teguh harapan besarnya untuk masa depan, yang tidak hanya berorientasi pada diri sendiri. “Harapan saya ke depan adalah dapat lulus seleksi masuk perguruan tinggi di program studi yang saya pilih, membanggakan orang tua, serta menjadi lulusan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya. Ia pun berpesan kepada adik-adiknya di pondok untuk tetap menjaga adab, mengikuti kegiatan pondok dengan baik, dan belajar sungguh-sungguh sambil tetap menjaga kekompakan dan saling membantu.
Perjuangan gigih Alfina membuktikan bahwa ketekunan, kemandirian, dan kegiatan produktif adalah modal kuat untuk mengejar mimpi akademik tertinggi, meskipun harus melewati rintangan seleksi berkali-kali. Semoga tahun depan Alfina bisa memperoleh perkuliahan sesuai dengan yang di cita-citakan. [ANF. Red]
Nama : Alfina Sab’atin Najwa Rosalina
Alamat : Banyuputih, Situbondo
Hobi : Mendengarkan Musik
Cita-Cita : Peneliti
Lembaga : Alumni SMA Nuris Jember, Jurusan MIPA, Tahun 2025
Kegiatan saat ini : Belajar Intensif sambil Berwirausaha/Mengajar
