Dari Bacaan Menjadi Prestasi, Perjalanan Elsa Meraih Juara 2 MHQ
Pesantren Nuris — Aulia Rahma Salsa Bella atau yang lebih akrab disapa Elsa merupakan salah satu siswi kelas XE MA Unggulan Nuris yang belakangan ini mencuri perhatian berkat prestasinya dalam ajang Musabaqah Hifzhil Qur’an 5 Juz MANBA’AN II tingkat sekolah yang diselenggarakan oleh MA Unggulan Nuris. Meski masih berada di kelas pemula untuk tingkat SMA atau MA, Elsa sudah menunjukkan bahwa semangat dan kedisiplinan mampu mengantarkan seorang siswi pada pencapaian yang tak hanya membanggakan diri sendiri tetapi juga mengharumkan nama madrasah. Dengan latar belakang sebagai pribadi yang gemar membaca, cita cita menjadi seorang dokter, serta aktif dalam ekstrakurikuler Fahmil dan MHQ, Elsa membuktikan bahwa kesibukan tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti berjuang.
Elsa mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam lomba bukan hanya tentang kemenangan, tetapi lebih kepada upaya membuka pengalaman baru selama menempuh pendidikan di MA Unggulan Nuris. Ia ingin menjadikan masa mudanya sebagai ruang pembelajaran yang luas. Baginya, mengikuti lomba MHQ adalah kesempatan memperdalam hafalan, menguji mental, serta belajar merasakan suasana kompetisi secara langsung. Ia percaya bahwa pengalaman tidak dapat dibeli dan hanya bisa diperoleh melalui keberanian untuk mencoba. Karena itulah Elsa tidak ragu mengikuti ajang MANBA’AN II meskipun menyadari ada banyak peserta lain yang juga memiliki kemampuan hebat dalam bidang tahfidz.
Motivasi terbesar Elsa berasal dari kedua orang tuanya yang selalu memberikan semangat tanpa batas. Ia ingin memberikan yang terbaik untuk mereka dan mengukir sesuatu yang dapat menjadi kebanggaan keluarga. Elsa percaya bahwa restu dan doa orang tua merupakan pintu utama keberkahan. Oleh karena itu, setiap kali menghafal atau murajaah, ia selalu membayangkan wajah orang tuanya yang berharap dirinya tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat. Motivasi inilah yang membuatnya bertahan dalam proses yang melelahkan, terutama ketika harus mengulang ayat ayat pendek yang justru sering menjadi tantangan tersendiri karena mudah tertukar atau terlewat.
(Baca juga : Langkah Awal Fahmi di Dunia MTQ Menggema Lewat MANBA’AN II MA Unggulan Nuris)
Kesulitan terbesar yang Elsa hadapi selama persiapan adalah ayat ayat pendek yang membutuhkan ekstra ketelitian. Ia harus memastikan tidak ada satu pun ayat yang salah baca, tertukar, atau kurang tepat letaknya. Tantangan itu tidak membuatnya mundur. Sebaliknya, ia menjadikannya sebagai alasan untuk berlatih lebih keras. Setiap selesai belajar, Elsa melancarkan hafalan lima juz sebagai rutinitas wajib. Rutinitas ini dilakukan hampir tanpa jeda, bahkan ketika ia merasa lelah setelah kegiatan sekolah yang padat. Ketekunan ini pula yang membentuk karakter kuat dalam dirinya bahwa hafalan perlu dirawat dengan kesabaran dan konsistensi.
Ketika hari perlombaan tiba, Elsa membawa perasaan campur aduk antara gugup dan antusias. Namun ia menenangkan diri dengan banyak berdzikir dan mengingat kembali tujuan awalnya mengikuti lomba. Saat pengumuman pemenang dibacakan dan namanya disebut sebagai Juara 2 Musabaqah Hifzhil Qur’an 5 Juz MANBA’AN II, Elsa merasa sangat bersyukur. Ia mengatakan bahwa dirinya merasakan kebahagiaan yang tak bisa digambarkan dengan kata kata. Perasaan gembira itu bukan hanya karena menjadi juara, tetapi lebih karena ia berhasil melewati tantangan dan membuktikan pada dirinya sendiri bahwa kegigihan tidak pernah mengkhianati hasil.
Bagi Elsa, lomba ini menyimpan banyak kesan yang akan terus dikenangnya. Ia belajar bahwa proses selalu lebih penting daripada hasil. Ia juga mendapatkan pesan berharga bahwa semangat tidak boleh padam meski banyak ujian yang harus dihadapi. Menurutnya, seorang pelajar harus mampu menjadikan setiap tantangan sebagai pijakan untuk bangkit lebih kuat. Elsa berharap ke depan dirinya bisa menjadi pribadi yang semakin baik dari sebelumnya, baik dalam akademik, hafalan Al Qur’an, maupun kedisiplinan dalam mewujudkan cita cita menjadi seorang dokter.
Prestasi ini hanyalah satu langkah dari perjalanan panjang Elsa di MA Unggulan Nuris. Namun langkah kecil ini memiliki arti besar yang menunjukkan bahwa keberhasilan lahir dari perpaduan antara niat tulus, usaha yang istiqamah, serta dukungan lingkungan yang positif. Elsa terus bertekad untuk menjaga hafalannya, meningkatkan kemampuan, dan tidak berhenti menorehkan karya yang membanggakan. Ia berharap pengalaman ini dapat menginspirasi teman temannya agar tidak ragu mencoba hal baru dan berani menghadapi tantangan dengan keyakinan penuh. Dengan semangat yang ia miliki, tidak menutup kemungkinan Elsa akan meraih prestasi prestasi lebih besar pada masa mendatang. [LA.Red]
Nama : Aulia Rahma Salsa Bella
Hobi : Membaca
Cita2 : Dokter
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember (X E)
Prestasi : Juara 2 Musabaqah Hifzhil Qur’an 5 Juz “MANBA’AN II” tingkat Sekolah yang diselenggarakan oleh MA Unggulan Nuris
