MA Unggulan Nuris: Mila Tunjukkan Level Aslinya di MANBA’AN II, Hafalan 10 Juz Langsung Antar Pulang Piala dengan Percaya Diri Melejit

Mila Buktikan Konsistensi Lebih Kuat dari Grogi Saat Rebut Juara 1 MHQ 10 Juz

Pesantren Nuris — MA Unggulan Nuris kembali menjadi rumah lahirnya para generasi berprestasi, dan salah satu nama yang mencuri perhatian dalam gelaran Musabaqah Hifzhil Qur’an 10 Juz MANBA’AN II tingkat sekolah tahun ini adalah Wa’amila Roziqin, siswi kelas XII D yang akrab dipanggil Mila. Berasal dari Jatisari Krajan, Jenggawah, Jember, gadis yang memiliki cita-cita menjadi pengusaha dan pebisnis muda yang tajir melintir ini membuktikan bahwa ambisi besar harus dibarengi dengan pondasi spiritual yang kuat. Meski sering terlihat kalem, namun siapa sangka bahwa dalam dirinya tersimpan keteguhan luar biasa dalam menjaga hafalan Al-Qur’an sampai akhirnya berhasil meraih Juara 1 pada kompetisi prestisius tersebut.

Ketika ditanya alasan mengikuti lomba, Mila menjawab dengan jujur sekaligus rendah hati bahwa ia mengikuti MHQ kali ini karena dipilih. Namun pilihan itu bukan sekadar formalitas, sebab yang terjadi kemudian adalah bagaimana Mila mengubah sebuah peluang menjadi bukti kemampuan yang tidak main-main. Di balik kemenangan itu, ia menyimpan kesulitan yang tidak semua orang tahu, terutama tentang tremor atau getaran yang sering muncul saat tampil di depan umum. Getaran itu bukan sekadar gugup biasa, tetapi benar-benar mempengaruhi cara ia membaca hafalan, mengatur nafas, hingga menjaga konsentrasi di hadapan dewan juri. Namun justru dari situ perjuangannya terlihat semakin kuat, karena dirinya bukan hanya sedang berlomba, tetapi sekaligus menaklukkan diri sendiri.

Proses persiapan Mila juga tidak berjalan instan. Ia mengakui bahwa sejak diberi amanah untuk maju, dirinya berkomitmen untuk terus berusaha dan berdoa secara konsisten. Setiap waktu luang dimanfaatkan untuk murojaah, memperkuat hafalan, dan menstabilkan mental agar tidak mudah goyah saat tampil. Konsistensi inilah yang menjadi pembeda, sebab meskipun tantangan datang dari dalam dirinya sendiri berupa tremor yang sulit dikendalikan, Mila tetap memilih untuk bertahan dan berjuang. Bermodalkan tekad dan keyakinan bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha, ia terus berjalan sampai akhirnya berdiri di podium juara.

(Baca juga : Umai Siswa MA Unggulan Nuris Ini Kukuhkan Diri sebagai Juara MQK Fathul Qarib)

Dalam pesan dan kesannya, Mila membagikan pengalaman yang sangat jujur dan dekat dengan kenyataan para penghafal Al-Qur’an. Ia mengatakan bahwa tremor saat tampil sangat mempengaruhi performanya, tetapi kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti. Ia berpesan kepada teman-teman agar jangan pantang menyerah dalam menghafal, menghadiri lomba, ataupun menjalani amanah yang diberikan. Karena menurutnya, setiap orang punya tantangan sendiri, dan kemenangan bukan hanya ketika membawa piala, tetapi saat berhasil melewati hambatan diri sendiri. Ia pun merasa sangat bersyukur kepada Allah atas kesempatan sekaligus keberhasilan yang diberikan tahun ini.

Sebagai penutup, Mila menyampaikan harapannya yang sederhana namun penuh optimisme. Ia berharap ke depannya masih bisa meraih juara lagi di lomba-lomba berikutnya, baik di tingkat sekolah maupun tingkat yang lebih tinggi. Bagi Mila, kemenangan kali ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari langkah-langkah besar menuju masa depan yang ia impikan. Dan tentu saja, pencapaian ini bukan hanya membanggakan dirinya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MA Unggulan Nuris bahwa semangat, kesungguhan, dan keteguhan hati mampu mengantar siapa pun menuju hasil terbaik.

Mila mengakhiri ceritanya dengan perasaan yang sangat bersyukur. Baginya, kemenangan ini adalah bukti bahwa usaha yang dipadukan dengan doa mampu menciptakan hal-hal yang tidak diduga, bahkan ketika awalnya ia hanya merasa berjuang melawan tremor. Kini, ia pulang membawa piala, membawa kebanggaan, dan membawa harapan baru untuk masa depan yang lebih gemilang. [LA.Red]

 

Nama       : Waamila Roziqin

Hobi         : Menghalu

Cita2        : Menjadi seorang pebisnis muda yang tajir melintir

Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember (XII D)

Prestasi   : Juara 1 Musabaqah Hifzhil Qur’an 10 Juz “MANBA’AN II” tingkat Sekolah yang diselenggarakan oleh MA Unggulan Nuris

Related Post