Hamdani Aktif Mengajar dan Aktif di Banser
Pesantren Nuris – Perjalanan hidup Mohammad Hamdani, S.Ag., alumni SMK Nuris Jember, menunjukkan bahwa arah dan masa depan seseorang dapat berkembang luas sesuai tekad dan perjuangan yang dijalani. Lulus dari jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) pada tahun 2017, Hamdani kini meniti karier di dunia pendidikan sekaligus berperan aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Berdomisili di Kecamatan Kalisat, Jember, ia kini mengajar di SMP IBU Pakusari serta dipercaya sebagai Wakil Ketua 1 Kasatkoryon Banser Kalisat.
Keputusan Hamdani untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi menjadi titik awal perubahan besar dalam jalan hidupnya. Ia memilih Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember (UIN KHAS Jember). Pilihan tersebut menjadi bukti transformasi dirinya dari ranah teknik otomotif menuju pendalaman ilmu-ilmu keislaman.
Setelah menyelesaikan studinya dan resmi menyandang gelar Sarjana Agama (S.Ag.), Hamdani kembali ke lingkungan masyarakat yang membesarkannya. Ia memulai peran sebagai tenaga pendidik di SMP IBU Pakusari, mengampu berbagai mata pelajaran keagamaan dan pembinaan karakter siswa. Ia dikenal sebagai guru yang dekat dengan murid, aktif berdialog, dan mampu menyampaikan materi agama secara kontekstual serta mudah diterima generasi muda.
(Baca juga : Alumni SMK Nuris Menginspirasi! Muhammad Fiki, S.Tr.T Raih Karier Gemilang Sebagai Pengawas Perusahaan)
Hamdani bukan hanya seorang pengajar, tetapi juga teladan dalam sikap keorganisasian dan pengabdian masyarakat. Hal itu terbukti melalui amanah yang diembannya sebagai Wakil Ketua 1 Kasatkoryon Banser Kalisat. Peran yang ia jalankan bukan sekadar simbol, tetapi merupakan wujud tanggung jawab terhadap NU dan daerah kelahirannya. Bersama Banser, ia turut aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, keamanan keagamaan, hingga pendampingan masyarakat dalam beragam agenda.
Hamdani mengungkapkan bahwa perjalanan menuju titik ini bukan sesuatu yang instan. Pengalaman belajar di SMK Nuris Jember telah membentuk kedisiplinan dan kemandirian yang terus melekat hingga kini. “Di Nuris saya banyak belajar tentang tanggung jawab dan menghargai waktu. Dua hal itu masih saya pegang sampai sekarang. Menjadi guru dan pengurus Banser adalah bagian dari kontribusi nyata saya kepada tempat kelahiran, pendidikan, dan organisasi yang menaungi saya,” ungkapnya.
Kini, sebagai sosok muda yang aktif dan berdedikasi, Hamdani berharap dapat terus mengembangkan kompetensi pendidikan agama Islam, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, masyarakat, dan organisasi keagamaan. Ia percaya bahwa dunia pendidikan dan pengabdian sosial harus berjalan beriringan demi kemajuan generasi.
Kisah hidup Mohammad Hamdani adalah cerminan bahwa setiap kesempatan adalah ruang untuk belajar dan berbuat kebaikan. Dari SMK Nuris Jember, bangku kuliah, ruang kelas SMP, hingga aktivitas Banser di lapangan, ia terus merekam jejak pengabdian untuk agama, pendidikan, dan tanah kelahirannya. Dengan tekad yang kuat dan semangat gotong royong, perjalanan ini diyakininya masih jauh dari selesai. (MFAF.Red)
Nama : Moh. Hamdani, S.Ag.
Tahun Lulus : 2017
Alamat. : Kalisat, Jember
Lembaga : SMK Nuris Jember
Jurusan : Teknik Sepeda Motor (TSM)
Pekerjaan : Guru di SMP IBU Pakusari dan Wakil Ketua 1 Kasatkoryon Banser Kalisat
