Program NEC 2025 Dibuka dengan Antusias Tinggi Peserta
Pesantren Nuris – Selasa, 23 Desember 2025 bertempat di masjid Baitunnur, Nuris Excellent Camp (NEC) adalah salah satu program tahunan Pondok Pesantren Nuris Jember yang bertujuan mengenalkan kepada para siswa tentang kehidupan sekolah yang berada di lingkungan pondok pesantren. Acara ini dimulai dengan peresmian dimulainya kegiatan (NEC) oleh pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, Gus Robith Qoshidi, Lc. Pembukaan agenda ini juga di meriahkan oleh tim hadrah Ashabul Muhyi.
Acara ini dihadiri sekitar 58 peserta dengan asal sekolah yang beraneka ragam. Para siswa terlihat sangat antusias ketika mengikuti rangkaian kegiatan ini. Agenda diawali dengan pembukaan lalu dilanjutkan dengan penyambutan dari pengasuh kepada para peserta (NEC).
“Saya lihat sekarang banyak dari daerah yang jauh. Pertama-tama, saya ucapkan selamat datang di Pondok pesantren Nurul Islam Jember ini. Menurut saya, ini merupakan pengalaman dari yang belum pernah mondok menjadi tahu rasanya mondok. Saya ingin menyampaikan sungguh berbahagia orang yang mempelajari ilmu, sungguh berbahagia orang yang mondok di pesantren. Di pondok pesantren kita belajar agama dan menekankan etika dan akhlak dalam beragama Islam. Semua ajarannya bukan hanya tentang akhirat, tetapi juga kemaslahatan dunia,” tutur Gus Robith Qoshidi Lc.
(Baca juga : Usai Raih Gelar Sarjana Hukum, Alumni TKJ SMK Nuris Ini Langsung Terapkan Ilmunya di Kantor Notaris)
Menurut Bapak Bangkit Basovi selaku ketua humas dan ketua panitia (NEC), tujuan diadakannya agenda ini karena beliau meneruskan dawuh pengasuh. Selain itu, Pak Bangkit mengungkapkan bahwa acara ini menjadi salah satu media promosi pondok dan sekolah. Beliau ingin memperkenalkan sekolah berbasis pondok pesantren.
Meskipun secara keseluruhan acara hari pertama ini berjalan lancar, di balik itu semua ada kendala yang dihadapi. Pak Bangkit mengaku bahwa komunikasi sekolah terbatas. Jumlah peserta juga makin berkurang karena kegiatan ini diselenggarakan ketika para siswa libur sekolah.
“Saya dari SMP Sains Qur’an Bustanul Falah, kegiatan ini sangat asik dan seru. Saya juga tahu (NEC) ini dari ibu saya dan mbak saya yang mondok di sini. Saya juga mengikuti kegiatan ini disuruh ayah saya,” ucap Denis Anwar, salah satu peserta NEC. [RFF/FDL/FNF.Red]
