Langkah Demi Langkah Diikuti dengan Antusias dan Ceria
Pesantren Nuris – Pesantren Nuris Jember terus menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif bagi peserta Nuris Excellent Camp (NEC). Pada hari ketiga pelaksanaan NEC, Kamis 25 Desember 2025, kegiatan di SMK Nuris Jember difokuskan pada pengenalan kewirausahaan melalui Program Entrepreneur Class (EC) Tata Boga. Rangkaian kegiatan dilaksanakan di dapur praktik Tata Boga SMK Nuris Jember. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan pembelajaran berbasis praktik.
Sejak pagi, para peserta NEC tampak antusias memasuki dapur tata boga yang telah disiapkan dengan berbagai peralatan memasak. Dalam program ini, peserta tidak hanya diajak mengenal jurusan Tata Boga, tetapi juga langsung terlibat dalam proses produksi makanan yang bernilai jual. Menu yang dipilih adalah donat fla buah, salah satu produk baru yang termasuk best seller di Nuris Bakery.
Di bawah bimbingan guru dan pembina EC Tata Boga, peserta belajar mulai dari tahap persiapan bahan, pembuatan adonan, proses fermentasi, penggorengan, hingga tahap finishing dengan isian fla dan buah. Secara keseluruhan, peserta bersama-sama berhasil memproduksi 100 donat fla buah dengan berbagai varian rasa. Setiap langkah dijelaskan secara rinci agar peserta memahami teknik dasar pengolahan makanan yang baik dan higienis.
(Baca juga : Mengenalkan Jiwa Disiplin dan Tangguh, Peserta NEC SMK Nuris Ikuti Pelatihan Baris-Berbaris)
Tidak hanya berhenti pada proses memasak, peserta NEC juga diajak memahami konsep kewirausahaan secara langsung. Setelah donat selesai diproduksi dan dikemas, peserta turut serta dalam kegiatan pemasaran di lingkungan Pesantren Nuris. Donat hasil produksi dipasarkan kepada santri dan warga pesantren, sehingga peserta merasakan langsung proses menjual produk kepada konsumen.
Pembina Entrepreneur Class Tata Boga SMK Nuris Jember, Nikita Yuni Lestari, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan jiwa wirausaha sejak dini. “Kami ingin peserta tidak hanya bisa memasak, tetapi juga memahami alur usaha, mulai dari produksi, pengemasan, hingga pemasaran. Ini menjadi gambaran nyata pembelajaran di SMK, khususnya Program Tata Boga,” ujarnya.
Para peserta NEC pun terlihat menikmati setiap tahapan kegiatan. Mereka dengan serius mengikuti arahan, tetapi tetap dalam suasana yang menyenangkan. Banyak di antara peserta yang mengaku baru pertama kali merasakan pengalaman memproduksi makanan dalam jumlah besar dan menjualnya secara langsung.
Melalui Program Entrepreneur Class Tata Boga ini, SMK Nuris Jember memperkenalkan konsep pendidikan yang menekankan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan wawasan kepada peserta NEC tentang peluang pendidikan dan usaha di bidang tata boga, sekaligus membantu mereka menentukan pilihan pendidikan yang sesuai dengan minat dan potensi di masa depan. (MFAF.Red)
