Roihan Robbani Raih Peringkat 3 MHQ 5 Juz yang Bikin Banyak Teman Ikut Termotivasi
Pesantren Nuris — MA Unggulan Nuris kembali menunjukkan kualitasnya sebagai lembaga yang selalu melahirkan generasi berprestasi, khususnya dalam bidang Al-Qur’an. Kali ini, cerita inspiratif hadir dari seorang siswa kelas XII D bernama Roihan Robbani Farhan, atau akrab disapa Roihan, putra asal Condro, Kaliwates, Jember. Dalam gelaran Musabaqah Hifzhil Qur’an 5 Juz “MANBA’AN II” tingkat sekolah, Roihan berhasil meraih Juara 3 dan menambah daftar panjang prestasi siswa-siswi yang memperkuat reputasi MA Unggulan Nuris sebagai sekolah dengan tradisi panjang para juara.
Keberhasilan Roihan bukanlah sebuah pencapaian yang muncul secara spontan. Ada alasan mendalam yang mendorongnya untuk turut berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini. Ia ingin membanggakan kedua orang tuanya, membuat Kiai pondok bangga, serta menunjukkan bahwa dirinya mampu ikut menjaga tradisi sang juara yang selama ini dipegang erat oleh sekolahnya. Bagi Roihan, mengikuti lomba bukan hanya tentang mengejar gelar, tetapi tentang mengambil bagian dari tanggung jawab moral sebagai siswa MA Unggulan Nuris yang telah terbiasa tampil dan membuktikan kemampuan di berbagai kompetisi.
Meski demikian, perjalanan menuju gelar juara tidak selalu dipenuhi energi konsisten. Roihan dengan jujur mengakui bahwa motivasinya justru sering muncul dari kesalahan dirinya sendiri, terutama ketika rasa malas datang menghampiri. Ia menyadari bahwa rasa malas bisa datang kapan saja dan menjadi penghambat besar dalam proses menghafal Al-Qur’an. Dari titik itulah ia belajar bahwa seorang pejuang tidak harus sempurna; justru dari kekurangan itulah kesempatan untuk berkembang semakin besar. Roihan mengungkapkan bahwa setiap kali rasa malas itu datang, ia mencoba memaksa dirinya untuk kembali membuka mushaf, kembali murojaah, dan kembali mengulang hafalan meski berat.
(Baca juga : MTs Unggulan Nuris Terus Cetak Prestasi, Obeirtan Alfrido Amankan Podium Utama MTQ di Ajang Bahana Muharram)
Persiapan yang ia lakukan pun bukan persiapan biasa. Roihan membangun kebiasaan berlatih di saat-saat yang sebenarnya bisa ia gunakan untuk bersantai. Waktu-waktu yang biasanya ia pakai untuk beristirahat atau berkumpul bersama teman-teman kini bergeser menjadi waktu untuk memperkuat hafalan. Bagi Roihan, proses tersebut adalah bentuk investasi jangka panjang bahwa mengorbankan waktu santai hari ini akan menghasilkan manfaat besar yang membanggakan di masa depan. Dan benar saja, kebiasaan tersebut menjadi pondasi kuat ketika hari perlombaan tiba.
Dalam suasana MANBA’AN II tahun ini yang dipenuhi semangat kompetitif, Roihan tampil dengan keyakinan yang ia bangun dari proses panjang tersebut. Meskipun ia tahu bahwa lawan-lawannya adalah teman-teman satu sekolah yang tidak kalah kuat hafalannya, ia tetap menjaga mentalnya agar tenang dan fokus. Ada rasa bangga yang tidak bisa ia sembunyikan ketika ia berdiri di depan dewan juri, membawa hafalan 5 juz yang selama berbulan-bulan ia perjuangkan.
Saat pengumuman pemenang dibacakan, Roihan merasakan kebahagiaan besar. Meski bukan juara pertama, posisi Juara 3 yang ia raih sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan bahwa proses yang ia jalani tidak sia-sia. Ia merasa senang sekali, bahkan sangat bersyukur karena bisa berpartisipasi dan memberikan sesuatu yang membanggakan untuk dirinya sendiri, keluarganya, Kiai pondok, dan sekolah yang ia cintai.
Dalam pesannya, Roihan menyampaikan harapan penuh bahwa ia bisa menjadi lebih baik lagi di masa mendatang. Ia ingin terus memperbaiki hafalannya, memperkuat disiplin diri, dan meningkatkan kemampuan agar suatu hari bisa membawa pulang prestasi yang lebih besar. Ia juga berharap teman-temannya yang lain ikut termotivasi untuk berprestasi, baik di bidang Al-Qur’an maupun bidang lainnya. Menurutnya, MA Unggulan Nuris akan semakin bersinar jika setiap siswanya berani mencoba, berani berproses, dan berani berkompetisi.
Prestasi yang diraih Roihan bukan hanya miliknya pribadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa MA Unggulan Nuris terus mencetak siswa-siswi yang mampu menjaga nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mengharumkan nama sekolah. Dengan semangat, ketekunan, dan kemauan belajar dari kesalahan, Roihan telah menunjukkan bahwa perjalanan menuju prestasi tidak selalu mulus namun justru itulah yang membuat hasil akhirnya begitu bernilai. [LA.Red]
Nama : Roihan Robbani Farhan
Kelas : XII D
Cita2 : Dosen
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Juara 3 Musabaqah Hifzhil Qur’an 5 Juz “MANBA’AN II” tingkat Sekolah yang diselenggarakan oleh MA Unggulan Nuris
