Menyukai Hal Baru dan Peka Zaman Digital, Asah Talenta Desain Grafis dan Edit Video sebagai Sebuah Keseruan
Pesantren Nuris – Hamdan Khoiril Wafa dikenal sebagai santri yang penuh semangat dan multitalenta. Bagaimana tidak, sebagai santri yang berada di kelas unggulan kitab kuning, otomatis tak diragukan lagi kemampuannya dalam pemahamannya terhadap nazam Alfiyah dan membaca kitab kuning. Tak hanya itu, ia juga berhasil turut andil dalam meraih 4 piala Nalasud 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur di Universitas Jember (UNEJ).
Ajang bertajuk “Menghayati dan Mengamalkan Nilai Pancasila” merupakan ajang Napak Tilas Letkol Moch. Sroedji atau diakronimkan Nalasud XVIII tersebut dilaksanakan pada 09 November 2025 lalu. Tim Pramuka Yudhisuma MA Unggulan Nuris meraih juara 3 menaksir, juara 3 infografis, meraih juara 3 SMS (Sandi, Morse, dan Semaphore), dan juara 3 VLOG.
Torehan prestasi ini tentunya menambah catatan prestasi lembaga MA Unggulan Nuris di semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 tersebut. Mereka membuktikan sebagai keikusertaannya yang tak sekadar memeriahkan eksistensi Pramuka Santri, tetapi juga unjuk talenta sekaligus berprestasi.
(baca juga: Sukses Sabet 5 Piala Hadrah, Kini Santri MA Unggulan Nuris juga Borong 4 Piala Nalasud 2025 di UNEJ)
“Sebenarnya ikut Pramuka itu ajang seru-seruan. Banyak pelajaran dan pengalaman yang tak dapatkan di kelas, tetapi di Pramuka saya dapatkan. Hal ini juga sekaligus memberikan hiburan sehingga belajar di pondok juga lebih semangat.” Ungkap Hamdan, sapaan akrabnya.
“Saya merasa bangga pada lomba Nalasud ini saya sangat andil dalam dua cabang lomba seperti desain poster dan vlog. Saya bagian ngedit dan merapikan ide yang telah digagas bersama teman-teman. Pada 2 cabang lomba lainnya saya hanya menyumbang ide semua sesuai talenta masing-masing.” Tambahnya.
Di Pesantren Nuris Jember, santri asal Plalangan, Karang Kedawung, Mumbulsari, Jember telah mengkhatamkan beberapa kitab kuning seperti, Taqrib, Jurumiyah, Aqidatul Awam, Safinatun Najah, Sullam Taufiq, Hujjah NU, Muhtashor Jiddan, Alfiyah hingga Fathul Qorib. Bahkan, ia juga telah menghafalkan Al Qur’an 1 juz.
Untuk rencana masa depan setelah dari MA Unggulan Nuris, remaja kelahiran Desember 2008 ini berharap dapat melanjutkan studi perguruan tinggi di Mesir atau di kampus bergengsi di Indonesia. Santri peraih juara 3 debat islami tingkat Tapal Kuda ini juga berharap dapat terus mengasah potensi dan berprestasi.[AF.Red]
