Upgrade Diri ala Riris MA Unggulan Nuris: Ikut MQK Biar Lancar Baca Kitab dan Akhirnya Jadi Juara 2

Perjalanan Riris Raih Prestasi Taqrib di MA Unggulan Nuris

Pesantren Nuris — Ajang MUSABAQAH QIRA’ATUL KUTUB (MQK) dan MUSABAQAH HIFDZUN NAZHAM (MHN) tingkat sekolah kembali menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu di MA Unggulan Nuris Jember, terutama bagi para siswa yang memiliki minat kuat dalam penguasaan kitab kuning. Setiap tahun, ajang ini menghadirkan banyak wajah baru dengan semangat yang berbeda-beda, mulai dari peserta yang sekadar mencoba hingga mereka yang memang ingin mendalami kemampuan baca kitab secara lebih serius. Salah satu nama yang muncul dengan penuh dedikasi tahun ini adalah siswi kelas XI C bernama Ristina, atau yang lebih akrab dipanggil Riris, yang berhasil meraih Juara 2 kategori MQK Taqrib. Prestasi ini menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bagi kelasnya dan tentu bagi sekolah.

Riris berasal dari Silo, Jember, sebuah daerah yang banyak melahirkan siswa-siswi berprestasi di berbagai bidang. Ia dikenal sebagai pribadi yang tenang, tekun, dan punya hobi yang cukup unik bagi seorang peserta MQK, yaitu memasak dan membaca. Meskipun hobinya tidak berkaitan langsung dengan perlombaan kitab, tetapi dua hobinya itu secara tidak langsung membentuk karakter disiplin dan teliti yang sangat membantunya ketika masuk dalam proses persiapan MQK Tarqib. Selain itu, keterlibatannya dalam ekstrakurikuler Olimpiade Bahasa Arab juga memberi tambahan wawasan yang memperkuat dasar keilmuannya ketika memaknai teks-teks kitab.

Salah satu hal paling menarik dari kisah Riris dalam mengikuti MQK ini adalah alasan awal ia memberanikan diri ikut lomba. Bukan karena dorongan semata-mata ingin menang atau ingin dianggap unggul, tetapi karena ia ingin menambah kualitas diri dalam membaca kitab. Baginya, mengikuti MQK bukan hanya sekadar lomba, tetapi sebuah ruang latihan besar yang mampu mengasah kelancaran membaca kitab, memahami susunan kalimat, serta memperluas pengetahuan makna yang ia miliki. Ia merasa bahwa semakin sering berhadapan dengan teks-teks kitab secara intensif, kemampuan membacanya akan semakin terasah sehingga membantunya memahami pelajaran dan pembacaan kitab di kemudian hari.

(Baca juga : Auna MA Unggulan Nuris Bikin Gempar! Juara 1 MHQ 5 Juz MANBA’AN II dengan Mental Baja)

Namun perjalanan menuju prestasi ini tentu tidak berjalan mulus. Dalam proses persiapan, Riris mengakui bahwa kesulitan paling besar yang sering ia hadapi adalah lupa makna. Meskipun ia sudah membaca ulang dan memaknai dengan hati-hati, tetap saja ada beberapa bagian yang menghilang dari ingatannya ketika dicoba diulang pada waktu yang berbeda. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, terutama karena MQK tidak hanya menuntut kelancaran membaca, tetapi juga kedisiplinan dalam memahami makna suatu kata atau kalimat. Meskipun demikian, Riris tidak mudah menyerah. Kesulitan itu justru ia jadikan tanda bahwa ia perlu memperbanyak latihan, memperbanyak pengulangan, dan memperkuat dasar-dasar yang mungkin masih longgar.

Dalam persiapannya, ia menjalani proses belajar yang bisa dibilang cukup intens. Ia tidak hanya membaca ulang kitab sesering mungkin, tetapi juga mengambil langkah lebih jauh dengan belajar privat bersama Ustadzahnya. Keputusan ini menunjukkan kesungguhannya, sebab ia merasa bahwa ada banyak detail yang perlu diperdalam dan tidak cukup hanya dengan belajar mandiri. Dengan bimbingan langsung dari Ustadzah yang lebih berpengalaman, ia bisa mendapatkan penjelasan lebih rinci, pembenaran makna yang kurang tepat, serta bimbingan cara membaca yang lebih efektif untuk perlombaan. Momen-momen belajar privat itu juga membantu mengurangi rasa gagap ketika berhadapan dengan teks yang kompleks.

Ketika hari perlombaan tiba, Riris membawa semua persiapan itu dengan hati yang cukup tenang meskipun tetap ada sedikit rasa gugup seperti peserta lainnya. Ia tahu bahwa MQK bukan hanya soal seberapa cepat membaca, tetapi juga seberapa cermat peserta dalam menguasai makna dan memahami struktur kalimat dalam kitab. Ketika akhirnya hasil perlombaan diumumkan dan namanya tercantum sebagai Juara 2 MQK Taqrib tingkat sekolah, rasa bahagia yang muncul dalam dirinya sulit ia gambarkan. Ia mengatakan bahwa dirinya merasa sangat senang, terutama karena usaha yang menurutnya penuh tantangan itu berbuah manis.

Tidak hanya memberikan prestasi, pengalaman ini juga membawa banyak hal baru untuk perkembangan diri Riris. Ia mengungkapkan bahwa motivasi terbesar yang ia dapat dari lomba ini adalah rasa percaya diri yang semakin tumbuh. Ia merasa lebih berani untuk mengikuti lomba-lomba berikutnya, baik di bidang MQK maupun bidang lain yang berkaitan dengan bacaan kitab atau bahasa Arab. Perlombaan ini menjadi langkah awal baginya untuk lebih terbuka terhadap berbagai peluang pengembangan diri.

Dalam pesan dan kesannya, Riris berharap agar ke depan ia bisa semakin unggul dan terus memperbaiki kemampuan membaca kitab. Ia juga menyampaikan harapan besar agar dirinya semakin lancar dalam membaca kitab dan semakin memahami makna-makna yang terkandung di dalamnya dengan lebih jelas dan tepat. Ia ingin agar proses belajar yang ia jalani tidak berhenti hanya pada satu lomba saja, tetapi dapat berlanjut menjadi kebiasaan yang membawanya menuju tingkat kemampuan yang lebih matang.

Prestasi Riris akhirnya bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-temannya di MA Unggulan Nuris Jember. Cerita perjuangannya menunjukkan bahwa siapa pun bisa berkembang selama memiliki niat mengasah diri, kesungguhan dalam belajar, dan keberanian untuk mencoba hal baru meski harus melewati berbagai kesulitan. Dari hobinya yang sederhana hingga proses belajarnya yang serius, perjalanan Riris menjadi bukti bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan dengan tekun dapat membawa seseorang menuju prestasi yang membanggakan. [LA.Red]

 

Nama      : Ristina

Hobi         : Memasak, membaca

Kelas        : XI C 

Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember

Prestasi   : Juara 2 MQK Taqrib “MUSABAQAH QIRA’ATUL KUTUB (MQK) & MUSABAQAH HIFDZUN NAZHAM (MHN)” tingkat Sekolah yang diselenggarakan oleh MA Unggulan Nuris

Related Post