Usai Raih Gelar Sarjana Hukum, Alumni TKJ SMK Nuris Ini Langsung Terapkan Ilmunya di Kantor Notaris

Ilya Kini Memulai Karirnya Sebagai Staf Administarai

Pesantren Nuris – Di era digital saat ini, persinggungan antara teknologi informasi dan kepastian hukum menjadi hal yang tak terelakkan. Fenomena inilah yang berhasil dijalani dengan apik oleh Ilyatul Hasanah, S.H., seorang sarjana muda asal Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Lahir dari rahim pendidikan Pesantren Nuris Jember, Ilya, begitu ia akrab disapa, merupakan sosok yang membuktikan bahwa pendidikan SMK adalah batu loncatan yang fleksibel. Sebagai alumni SMP Nuris Jember yang kemudian melanjutkan ke SMK Nuris Jember jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Ilya lulus pada tahun 2020 dengan keterampilan teknis yang matang.

Bagi sebagian orang, berpindah dari dunia kabel dan server ke dunia pasal dan konstitusi adalah tantangan besar. Namun, bagi Ilya hal itu adalah sebuah pengembangan diri. Pasca lulus dari SMK Nuris, ia memantapkan hati untuk mendalami Ilmu Hukum di Universitas Islam Jember (UIJ).

(Baca juga : Jejak Kreatif Naura Yasmin: Lulusan SMK Nuris yang Kuasai Panggung Komunikasi, Edukasi, dan Kecantikan)

Selama empat tahun di Fakultas Hukum UIJ, Ilya mengasah ketajaman analisis hukumnya tanpa meninggalkan ketelitian teknis yang ia dapatkan di bangku SMK. Perpaduan ini membuatnya tumbuh menjadi sarjana yang adaptif. Gelar Sarjana Hukum (S.H.) yang kini disandangnya bukan sekadar titel, melainkan simbol keberhasilan dalam menjembatani dua disiplin ilmu yang berbeda.

Kini, dedikasi Ilya berlabuh di Kantor Notaris Audina Sintasari yang berlokasi di Talangsari, Jember. Menjabat sebagai Staf Administrasi, peran Ilya sangat krusial. Dalam dunia kenotariatan, setiap detail kata dalam akta haruslah presisi, dan setiap proses administrasi harus berjalan cepat dan akurat.

“Bekerja di kantor notaris menuntut kesabaran dan ketelitian ekstra. Beruntung, latar belakang saya di TKJ SMK Nuris telah melatih saya untuk bekerja secara sistematis. Ditambah lagi, bekal ilmu hukum dari UIJ membuat saya memahami urgensi dari setiap dokumen yang saya kelola,” tutur Ilya saat menceritakan aktivitas kesehariannya.

Keputusannya untuk tetap berkarier di Jember juga menunjukkan kecintaannya pada tanah kelahiran. Di bawah bimbingan Notaris Audina Sintasari, Ilya terus belajar mendalami seluk-beluk hukum perdata dan kenotariatan, memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum atas aset dan perjanjian mereka.

Kisah Ilyatul Hasanah mengirimkan pesan kuat kepada para santri dan siswa di SMK Nuris Jember bahwa masa depan tidak melulu ditentukan oleh label jurusan, melainkan oleh kemauan untuk terus bertransformasi. Dari laboratorium komputer di Nuris hingga meja administrasi hukum, Ilya telah melukis garis karier yang luar biasa.

Ia adalah bukti nyata bahwa lulusan TKJ bisa menjadi praktisi hukum yang andal. Seorang santri mampu menjadi profesional yang memajukan daerahnya. (MFAF.Red)

 

Nama            : Ilyatul Hasanah, S.H.

Tahun Lulus : 2020

Alamat          : Kel. Sumbersari, Kec. Sumbersari, Jember

Lembaga      : SMK Nuris Jember

Jurusan         : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Pekerjaan      : Staf Administrasi di Kantor Notaris Audina Sintasari

Related Post