Giat Belajar dan Perbaiki Ibadah: Kunci Rahasia Zuhrufatun Nisa’Lolos Kuliah Melalui Jalur Mandiri TMK
Pesantren Nuris – Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi mereka yang memiliki impian setinggi langit. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Zuhrufatun Nisa’, alumni SMA Nuris Jember lulusan tahun 2024. Gadis yang akrab disapa Ninis ini membuktikan bahwa kombinasi antara kerja keras, doa, dan mental seorang santri mampu membuka pintu masa depan yang cerah.
Perjalanan Ninis menuju bangku perkuliahan tidaklah instan. Setelah melewati berbagai proses seleksi, ia akhirnya berhasil diterima di Politeknik Negeri Jember (Polije) pada program studi Akuntansi Sektor Publik. Ia masuk melalui jalur Mandiri Tes Minat dan Kemampuan (TMK).
Ninis mengaku bahwa kegagalan di percobaan sebelumnya justru menjadi bahan bakar untuk bangkit lebih kuat. “Saya belajar dari kesalahan sebelumnya, mempersiapkan diri dengan lebih matang, giat belajar, dan yang paling penting adalah memperbaiki ibadah serta berdoa dengan sungguh-sungguh,” ungkap Ninis.
(Baca juga : Kisah Nisrina Firdaus, Alumni SMA Nuris Jember yang Menemukan Jalan Sukses di Manajemen Informatika Polije)
Bagi Ninis, bisa kuliah adalah sebuah kebanggaan besar, mengingat kondisi ekonomi keluarga yang terbatas. Namun, hal itu justru memacunya untuk memilih jurusan Akuntansi Sektor Publik agar kelak memiliki peluang kerja yang luas.
Tidak hanya fokus pada akademik, Ninis yang kini duduk di semester 4 juga aktif dalam organisasi kampus. Ia menjabat sebagai Staff Ahli di Kementerian Personalia Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Polije. Pengalamannya selama di SMA Nuris Jember, seperti mengikuti ekstrakurikuler Fisika, membentuk mentalitasnya menjadi pribadi yang kritis dan terstruktur.
Ninis menceritakan bahwa kehidupan di Pesantren Nuris Jember adalah fondasi utama karakternya saat ini. “Mondok mengajarkan saya apa artinya empati kepada sesama, kemandirian, rasa syukur, dan kesabaran yang luar biasa,” kenangnya.
Memiliki hobi fotografi dan journaling, Ninis punya mimpi besar yang sangat spesifik. Ia menargetkan diri untuk menjadi seorang auditor di Big 4 (empat firma akuntansi terbesar di dunia). Harapannya sederhana namun mulia, yaitu lulus tepat waktu dan segera mendapatkan pekerjaan yang layak untuk mengangkat derajat keluarga.
Sebagai penutup, Ninis menitipkan pesan untuk Pesantren Nuris Jember “Untuk Nuris ke depannya semoga lebih baik dari sebelumnya dan meraih lebih banyak prestasi” ungkap Ninis.
Dari kisah Zuhrufatun Nisa’ bisa diambil motivasi untuk siswa-siswi SMA Nuris Jember bahwa jangan pernah menjadikan kekurangan sebagai alasan untuk berhenti bermimpi. Percayalah, hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha jika dibarengi dengan doa yang tulus. Manfaatkan waktu kalian di pesantren untuk membentuk karakter, karena kemandirian dan kesabaran yang dipelajari bisa menjadi modal paling berharga di dunia luar nanti. [ANF. Red]
Nama : Zuhrufatun Nisa’
Alamat : Puger Kulon, Puger, Jember
Hobi : Fotografi, Journaling
Cita-cita : Auditor di Perusahaan Big 4
Lembaga : Alumni SMA Nuris Jember, Tahun 2024
Kuliah : Program studi Akuntansi Sektor Publik, Jurusan Bisnis, Politeknik Negeri Jember (Polije)
