Dari Momen Haru Wali Murid hingga Tingkah Gemas Peserta Saat Tes
Pesantren Nuris – Semangat pagi yang luar biasa terpancar dari lingkungan MI Unggulan Nuris Jember pada hari Sabtu, 3 Januari 2026. Sejak pukul 07.30 WIB, area madrasah itu sudah dipadati oleh wajah-wajah mungil penuh harapan beserta orang tua yang setiap mendampingi. Ya, hari ini menjadi hari yang dinanti-nanti, yakni pelaksanaan Tes Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Gelombang 1.
Tepat pukul 08.00 WIB, rangkaian tes resmi dimulai. Kegiatan ini berada di bawah komando langsung Ustadzah Nining, selaku Wakaf Kurikulum MI Unggulan Nuris Jember, yang memastikan seluruh proses seleksi berjalan dengan lancar. Tercatat sebanyak 80 peserta yang mengikuti tes pada gelombang pertama ini. Supaya tetap kondusif, panitia pun membagi peserta ke dalam 4 ruangan, dimana para peserta akan mengikuti tes tulis terlebih dahulu, setelah itu beralih ke ruang observasi. Dan setiap ruangan diisi oleh 20 peserta.
Di Balik kelancaran acara ini, ada kerja keras tim kurikulum yang mempersiapkan segalanya dengan detail. Ustadzah Mega, staf kurikulum yang bertugas di lapangan, bisa merasakan betul atmosfer yang berbeda pagi ini. Beliau bahkan melihat sendiri bagaimana semangat para orang tua bisa menjadi energi positif bagi madrasah.
“Hari ini, suasana di MI Unggulan Nuris Jember terasa istimewa dengan pelaksanaan Tes PPDB. Kami mengamati secara langsung betapa antusiasnya para calon wali murid. Wajah-wajah mereka penuh harapan dan itu bisa dilihat saat mereka mengantarkan putra-putrinya untuk mengikuti serangkaian tes seleksi.” ungkap Ustadzah Mega.
Beliau juga menambahkan bahwa kenyamanan peserta menjadi prioritas utama madrasah.
(Baca juga : Penuh Warna! MI Unggulan Nuris Jember Gelar Seleksi Untuk Mengikuti Lomba Mewarnai)
“Tentu saja pihak madrasah telah mempersiapkan acara ini secara maksimal. Kami memastikan setiap aspek mendukung kelancaran tes, mulai dari kebersihan lingkungan, ruang tes, dan seluruh area madrasah yang telah dibersihkan dan disterilkan. Dan tak lupa informasi jelas tentang daftar nama calon siswa di setiap lokasi yang strategis.” tambahnya.
Kesiapan panitia ini terbukti dengan sukses dengan ungkapan Ustadzah Mega. “Seluruh rangkaian tes berjalan dengan baik. Para siswa nampak tenang dan mengikuti setiap instruksi dengan tertib.” jelas Ustadzah Mega.
Bahkan, ada satu kejadian unik yang membuat panitia tersenyum haru.
“Ada satu momen menarik yang menunjukkan betapa tingginya semangat mereka. Salah seorang wali murid, saking antusiasnya, sempat mengisi formulir data secara ganda karena panik mengira nama anaknya tidak tercatat, padahal nama tersebut sudah terdaftar rapi dalam sistem kami. Kejadian kecil ini menjadi bumbu manis yang menunjukan semangat luar biasa dari keluarga besar MI Unggulan Nuris Jember.”
Sementara para orang tua menunggu dengan harap-harap cemas, di dalam ruangan, para calon siswa sedang berjuang menunjukkan kemampuan terbaiknya. Selain tes tulis, mereka juga menjalani tes observasi yang meliputi kemampuan membaca, berhitung, dan mengaji. Khusus untuk tes mengaji, materi yang diuji kan mencakup hafalan surat-surat pendek, doa-doa harian, serta kemampuan membaca Al-qur’an sesuai tingkatan masing-masing.
Di ruang tes mengaji inilah banyak cerita lucu dan mengemaskan terjadi. Ustadzah Arini, selaku petugas tes mengaji, menemui berbagai karakter unik dari para peserta cilik ini.
“Kesannya, anak-anak di ruangan saya sangat beraneka ragam Kemampuannya. Ada yang sudah lancar, ada yang masih terbata-bata khas anak TK. Uniknya, bakat mereka berbeda-beda, ada yang jago mengaji tapi berhitungnya kurang, ada yang sebaliknya, pintar baca hitung tapi mengajinya masih perlu bimbingan. Tapi ada juga yang MasyaAllah sudah bisa ketiga-tiganya.” tutur Ustadzah Arini.
Namanya juga anak-anak, rasa grogi tentu ada, dan justru di situlah letak kelucuannya.
“Lucu-lucu tingkahnya, mungkin karena grogi ya, jadi ada yang loading-nya agak lama saat ditanya.” tambah Ustadzah Arini sambil tersenyum.
Beliau pun menitipkan pesan motivasi yang menyentuh bagi para calon siswa.
“Kalau pesannya dari saya, semoga nanti saat sudah resmi menjadi siswa MI Unggulan Nuris, anak-anak bisa lebih semangat lagi. Di sini fasilitasnya lengkap dan sangat mendukung bakat anak. Kuncinya ada pada kerja sama. Jika anaknya bersungguh-sungguh memaksimalkan potensi dan orang tua memberikan dukungan penuh, InsyaAllah madrasah ini akan menjadi wadah terbaik untuk mencetak anak-anak yang berbakat.”
Rangkaian kegiatan yang penuh kesan ini ditutup dengan pernyataan resmi dari Ustadzah Nining, selaku Wakaf Kurikulum MI Unggulan Nuris Jember. Beliau menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara ini.
“Alhamdulillah, tes PPDB Gelombang 1 telah terlaksana dengan baik, tertib, dan aman. Melihat semangat yang luar biasa ini, saya yakin anak-anak yang mengikuti tes adalah calon-calon penerus bangsa yang hebat, anak-anak yang sholeh dan sholehah yang kelak akan membanggakan orang tuanya.” ujar Ustadzah Nining.
Selain itu, Ustadzah Nining juga berharap momentum tes ini menjadi awal yang baik untuk membangun hubungan kekeluargaan.
“Harapan saya, pelaksanaan Tes ini bisa menjadi ajang silaturahmi yang mereka kan ustadz-Ustadzah dengan wali antri. Dengan terjalinnya kedetakan dan kekeluargaan yang baik, insyaallah kita akan lebih mudah bekerja sama dalam membimbing dan mendidik anak-anak menjadi insan yang berakhlak mulia serta berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.” pungkasnya.
Semoga seluruh peserta mendapatkan hasil yang terbaik dan siap menjadi bagian dari keluarga besar MI Unggulan Nuris Jember yang berprestasi dan berakhlak mulia. Sampai jumpa di pengumuman hasil tes, calon-calon bintang Nuris! Barakallah! [FE.Red]
