Latif Lebih Memilih Keberkahan daripada Karier Bergengsi
Pesantren Nuris – Bagi Abdul Latif, S.Kom, atau yang akrab disapa Latif, pendidikan bukan sekadar jenjang yang harus dilalui, melainkan jalan hidup yang membentuk arah pengabdian. Alumni SMK Nuris Jember jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) lulusan tahun 2019 ini kini menjalani peran sebagai pendidik di Yogyakarta, memadukan ilmu teknologi dengan nilai-nilai keagamaan dalam kesehariannya.
Latif berasal dari Desa Asahan, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Keputusan meninggalkan kampung halaman untuk menempuh pendidikan di SMK Nuris Jember menjadi titik awal proses pendewasaan dirinya. Hidup di lingkungan sekolah dan pesantren membuat Latif terbiasa mandiri, disiplin, serta bertanggung jawab terhadap pilihan yang ia ambil.
Selama menempuh pendidikan di SMK Nuris Jember, Latif mempelajari berbagai keterampilan di bidang komputer dan jaringan. Namun, pengalaman paling berharga yang ia rasakan justru terletak pada pembentukan karakter. Rutinitas yang teratur, tuntutan kedisiplinan, serta suasana religius menjadi bekal kuat dalam menghadapi tantangan di jenjang pendidikan berikutnya.
(Baca juga : Demi Panggilan Hati, Lulusan TKJ SMK Nuris Ini Kini Mengabdikan Hidupnya untuk Mengajar di SD)
Usai lulus dari SMK pada tahun 2019, Latif melanjutkan studinya ke Program Studi Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) Yogyakarta. Dunia perkuliahan memperluas wawasan keilmuannya, terutama dalam bidang pemrograman, pengolahan data, dan teknologi digital. Proses belajar yang tidak selalu mudah ia jalani dengan kesabaran dan konsistensi hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi dan meraih gelar Sarjana Komputer (S.Kom) pada tahun 2023.
Alih-alih langsung mengejar karier di dunia industri teknologi, Latif memilih jalan pengabdian di bidang pendidikan. Saat ini, ia mengajar di MA Nurul Ummah Kotagede, Yogyakarta, sebuah lembaga pendidikan yang memadukan kurikulum formal dan nilai-nilai keislaman. Tidak hanya itu, Latif juga aktif mengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di lingkungan tempat tinggalnya. Kegiatan tersebut ia lakukan secara konsisten sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan anak-anak. Baginya, ilmu pengetahuan dan nilai spiritual harus berjalan beriringan agar membentuk generasi yang berimbang.
Latif mengakui bahwa perjalanan hidupnya tidak lepas dari peran SMK Nuris Jember. “Di Nuris saya belajar hidup teratur dan bertanggung jawab. Itu sangat membantu saya ketika kuliah dan sekarang saat mengajar,” tuturnya. Pengalaman tersebut menjadi fondasi yang terus ia pegang dalam menjalani profesi sebagai pendidik.
Kisah Abdul Latif menjadi bukti bahwa lulusan SMK memiliki kesempatan luas untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Dari Lampung ke Jember, lalu Yogyakarta, Latif menempuh perjalanan panjang demi ilmu dan pengabdian. Ia berharap kisahnya dapat memotivasi generasi muda, khususnya siswa SMK Nuris Jember, agar berani melangkah, terus belajar, dan menjadikan ilmu sebagai sarana untuk memberi manfaat.
Kini, melalui perannya sebagai guru madrasah dan pengajar TPQ, Latif terus menapaki jalan pengabdian dengan sederhana, tetapi bermakna. Ia ikhlas menanamkan ilmu dan nilai kepada generasi penerus bangsa. (MFAF.Red)
Nama : Abdul Latif, S.Kom.
Tahun Lulus : 2019
Alamat : Desa Asahan, Kec. Jabung, Kab. Lampung Timur, Lampung
Lembaga : SMK Nuris Jember
Jurusan : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Pekerjaan : Guru di MA Nurul Ummah Kotagede, Yogyakarta, juga guru ngaji di TPQ
