Isma Khairunnisa, Seorang Santri Cilik yang Bikin Haru Kedua Orang Tuanya
Pesantren Nuris – Awal tahun 2026 menjadi momen yang penuh berkah bagi keluarga besar MI Unggulan Nuris Jember. Kabar bahagia kali ini datang dari lantunan ayat suci yang dibacakan oleh siswi sholehah, Isma Khairunnisa. Santri cilik yang akrab disapa Isma ini, berhasil meraih prestasi yang membanggakan, yakni sebagai Juara Harapan 1 Tahfidz Juz 30 dalam ajang Lomba Tartil dan Tahfidz yang diselenggarakan oleh TPQ Al Irsyad Tingkat Kabupaten Jember pada tanggal 11 Januari 2026.
Di balik piala yang ia bawa pulang, tersimpan sebuah cerita kepolosan dan keikhlasan hati seorang anak kecil. Ada momen yang sangat menarik saat Isma berjuang di arena lomba. Ia mengaku tidak muluk-muluk mengejar juara, ia hanya memanjatkan satu doa sederhana kepada Allah SWT. “Aku waktu itu berdoa: ‘Ya Allah, semoga aku masuk final’. Dan ternyata aku beneran masuk final, dan akhirnya aku bisa dapat Juara Harapan 1,” ungkap Isma saat menceritakan keajaiban doanya.
Rasa bahagia tentu menyelimuti hati Isma. Baginya, prestasi ini sama seperti cambuk, yang bisa memberi semangat untuk menjadi lebih baik lagi. Ia tidak merasa puas diri, justru merasa memiliki tanggung jawab yang baru. “Aku senang banget bisa dapat juara. Dari sekarang, aku janji aku bakal belajar lebih baik ke depannya. Semoga dengan penghargaan ini aku bisa belajar dari semua kekuranganku,” tutur santri cilik ini.
(Baca juga : Pecahkan Kutukan SPACOM! Agam Siswa MI Unggulan Nuris Jember Raih Perunggu Lomba Tahfidz Tingkat Nasional!)
Kesuksesan Isma ini terasa semakin lengkap karena kehadiran kedua orang tuanya. Ternyata, Ayah dan Bunda Isma hadir langsung di lokasi lomba untuk memberikan dukungan penuh. Sang Ayah menceritakan betapa senangnya hati beliau bisa menyaksikan detik demi detik perjuangan putrinya, mulai dari proses lomba hingga saat nama Isma dipanggil naik ke panggung untuk penyerahan hadiah. Momen tersebut menjadi kenangan manis yang tak terlupakan bagi keluarga.
Keberhasilan ini juga membuka fakta betapa mandirinya sosok Isma. Ternyata, Isma adalah seorang santriwati yang tinggal di pondok. Sang Ayah menyadari bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja sama banyak pihak. “Ini semua berkat bimbingan Ustadz dan Ustadzah MI Unggulan Nuris, juga para pendamping di asrama (PTK Putri) karena Isma mondok. Saya sama Umminya sangat bersyukur dan berterima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pembina MI Unggulan Nuris,” ungkap Ayahanda Isma dengan penuh rasa syukur.
Sebagai orang tua, harapan Ayahanda Isma sangatlah mulia. Beliau tidak hanya berharap putrinya pintar, tetapi juga bermanfaat. “Untuk Isma sendiri, teruslah belajar sehingga apa yang didapat dari Nuris bisa bermanfaat pada diri sendiri dan orang lain, juga dapat membahagiakan orang tua serta gurunya,” pesan Sang Ayah.
Semangat juang Isma juga mendapat apresiasi dari pembimbingnya. Ustadzah Aluf, selaku pembina tahfidz Isma, memberikan nasihat bijak agar Isma memiliki mental baja. “Jangan pernah berhenti berusaha. Karena kegagalan bukanlah awal dari kekalahan, melainkan kegagalan merupakan awal dari perjuangan berikutnya. Jadikan kegagalan (atau kekurangan) itu sebuah motivasi ke depannya,” tutur Ustadzah Aluf sambil tersenyum.
Prestasi Isma di TPQ Al Irsyad ini menjadi bukti nyata bahwa santri yang mondok di usia dini mampu berprestasi gemilang. Padatnya kegiatan di asrama dan sekolah justru menempa Isma menjadi pribadi yang disiplin dan manajemen waktunya baik. Sinergi antara pendidikan di MI, pembinaan di asrama PTK Putri, dan dukungan doa orang tua adalah kunci emas keberhasilan ini.
Terima kasih banyak, Isma! Terima kasih telah menjaga kalam-Nya di dadamu dan mengharumkan nama MI Unggulan Nuris Jember di tingkat kabupaten. Terima kasih juga kami haturkan kepada Ayah dan Bunda Isma yang luar biasa, yang rela meluangkan waktu untuk mendampingi dan mendoakan Ananda secara langsung. Kehadiran Ayah Bunda adalah energi terbesar bagi Isma.
Selamat sekali lagi untuk Isma Khairunnisa! Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih podium-podium yang lebih tinggi lagi. Kami berharap, semangat Isma dalam berdoa dan belajar ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswi MI Unggulan Nuris Jember lainnya. Bahwa dengan doa yang tulus dan usaha yang keras, tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT. Teruslah murajaah dan bersinar, Hafidzah Cilik! [FE.Red]
Nama : Isma Khairunnisa
Kelas : 3-A
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Juara Harapan 1 Lomba Tahfidz Juz 30
Tingkat : Kabupaten
Ajang : TPQ AL IRSYAD
Tanggal : 11 Januari 2026
