Keren! Hamdan Fahmi Wafa, Siswa MI Unggulan Nuris Jember Berhasil Meraih Medali Emas Tingkat Nasional!

Strategi Santuy Para Tentor Sukses Antarkan Fahmi ke Puncak Prestasi 

Pesantren Nuris – Euforia kemenangan tampaknya belum ingin beranjak dari MI Unggulan Nuris Jember. Setelah sebelumnya kita dibuat haru oleh perjuangan Agam di bidang Tahfidz, kini kabar prestasi yang tak kalah menggelegar datang dari bidang akademis. Hamdan Fahmi Wafa, siswa kelas 6-C yang dikenal cerdas dan santun, berhasil membuktikan kelasnya dengan menyabet Medali Emas (Juara 3) Olimpiade IPAS tingkat Nasional.

Prestasi bergengsi ini diraih Fahmi dalam ajang “SPADA COMPETITION XIX” yang diselenggarakan oleh SMPN 2 Jember pada tanggal 10 Januari 2026. Membawa pulang trofi dari ajang ini bukanlah perkara yang mudah. Seperti yang kita ketahui bersama, kompetisi SPACOM dikenal luas sebagai salah satu ajang paling kompetitif dengan tingkat kesulitan soal yang sangat tinggi, bahkan seringkali membuat ciut nyali peserta sebelum bertanding.

Tingkat kesulitan ini diakui secara blak-blakan oleh Ustadzah Fersty, guru pembina yang mendampingi proses belajar Fahmi dan teman-temannya. Beliau mengungkapkan bahwa SPACOM memiliki karakter soal setara Olimpiade Sains Nasional (OSN). Tak heran jika di tahun-tahun sebelumnya, menembus barisan juara di ajang ini terasa seperti menembus tembok tebal yang sulit diruntuhkan.

“Intinya saya sangat bersyukur dan ikut senang. SPACOM itu kompetisi yang berat, beberapa kali anak-anak mencoba tapi belum tembus juara. Karakter soalnya itu OSN. Awalnya anak-anak selalu pesimis, mereka merasa SPACOM itu angker dan sulit sekali untuk ditaklukkan,” ungkap Ustadzah Fersty ketika menceritakan ketegangan di balik layar sebelum lomba.

(Baca juga : Pecahkan Kutukan SPACOM! Agam Siswa MI Unggulan Nuris Jember Raih Perunggu Lomba Tahfidz Tingkat Nasional!)

Namun, para guru dan tentor di MI Unggulan Nuris punya strategi psikologis yang unik. Alih-alih ikut panik, mereka justru menanggapi ketakutan siswa dengan santai. Ustadzah Fersty dan tim pembina lainnya sepakat untuk menanamkan doktrin positif kepada para siswa.

“Kami para tentor selalu bilang ke anak-anak, ‘Halah, nggak usah panik. Gampang itu buat kalian, pasti bisa, kok!’. Jadi intinya kami mendoktrin mereka untuk menganggap bahwa SPACOM tidak sesulit bayangan mereka. Setiap kali mereka mengeluh soal susah, kami tanggapi dengan santai untuk membangun kepercayaan diri mereka,” tambah Ustadzah Fersty membocorkan rahasia suksesnya.

Strategi yang santuy namun serius ini ternyata membuahkan hasil yang manis. Fahmi, dengan ketenangan dan kecerdasannya, berhasil membuktikan bahwa doktrin gurunya benar. Ia mampu mengerjakan soal-soal rumit tersebut dan keluar sebagai juara, memecahkan kebuntuan prestasi di ajang yang selama ini dianggap sulit. Alhamdulillah, usaha keras dan mental baja itu terbayar lunas dengan medali emas di tangannya.

Kebanggaan ini tak hanya milik tim pembina, tetapi juga dirasakan mendalam oleh Ustadzah Putri, wali kelas Fahmi di kelas 6-C. Bagi Ustadzah Putri, Fahmi memang sosok istimewa, yang sinarnya tidak menyilaukan mata, melainkan menyejukkan hati. Melihat anak didiknya sukses di tingkat nasional, beliau menitipkan pesan yang sangat indah untuknya.

“Barakallah, Nak Fahmi. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Namun, pesan Ustadzah, setinggi apapun Fahmi terbang meraih bintang, pastikan kakimu tetap berpijak. Tetaplah membumi, Nak. Jadikan prestasi ini sebagai rasa syukur, bukan alasan untuk merasa lebih dari yang lain. Pertahankan sifat santunmu, karena itulah emas yang sesungguhnya dalam dirimu,” tutur Ustadzah Putri dengan penuh kasih sayang.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepadamu, Fahmi. Kamu telah membuktikan bahwa siswa madrasah mampu menaklukkan kompetisi sains tersulit sekalipun. Terima kasih juga kepada Ayah dan Bunda Fahmi di rumah, serta para Ustadz/Ustadzah pembina yang tak lelah memompa semangat siswa di saat mereka hampir menyerah.

Selamat sekali lagi untuk Hamdan Fahmi Wafa! Semoga kisah ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi MI Unggulan Nuris Jember lainnya. Nikmatilah kemenangan ini sebagai bekal semangat untuk masa depan, Nak. Kami semua mendoakan agar Fahmi terus tumbuh menjadi ilmuwan muslim yang hebat, yang cerdas otaknya namun tetap tawadhu hatinya. Teruslah menginspirasi! Barakallah. [FE.Red]

 

Nama       : Hamdan Fahmi Wafa

Kelas        : 6-C

Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember

Prestasi  : Medali Emas (Juara 3) Olimpiade IPAS

Tingkat   : Nasional

Ajang       : SPADA COMPETITION XIX 

Tanggal   : 10 Januari 2026

Related Post