Kuliah, Mengajar, dan Usaha Bisa Berdampingan : Alumni SMK Nuris Jalankan Peternakan Ayam Petelur “Khadaffarm” Ledokombo

Khadafi Menjadi Guru Sekaligus Pengusaha di Bidang Pangan

Pesantren Nuris – SMK Nuris Jember kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mencetak alumni yang adaptif dan mandiri. Salah satunya adalah Mohammad Didik Khadafi, yang akrab disapa Khadafi, alumni jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember tahun 2022. Meski menempuh pendidikan kejuruan di bidang teknologi, Khadafi membuktikan bahwa lulusan SMK mampu berkembang lintas bidang, mulai dari pendidikan, wirausaha, hingga sektor peternakan.

Setelah lulus dari SMK Nuris Jember, Khadafi memutuskan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Universitas KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmennya untuk memperdalam ilmu agama sekaligus mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat di tengah masyarakat.

Selama menempuh pendidikan di bangku kuliah, Khadafi tidak hanya fokus pada akademik. Ia juga aktif mengembangkan usaha mandiri sebagai sales camilan, yang ia jalankan untuk menambah pengalaman sekaligus melatih kemandirian finansial. Usaha tersebut dikelola dengan penuh kesungguhan, mulai dari pemasaran hingga distribusi, sehingga mampu menopang aktivitas kesehariannya sebagai mahasiswa. Selain itu, ia juga memantapkan diri mengabdi sebagai pengajar di Madrasah Qornul Islam.

(Baca juga : Pascalulus dari SMK Nuris, Yusup Langsung Naik Level ke Pendidikan Terapan Mesin Otomotif di Polije)

Tak berhenti di situ, Khadafi juga merintis usaha di bidang peternakan. Ia kini memiliki peternakan ayam petelur yang diberi nama KHADAFFARM Ledokombo, yang berlokasi di Kecamatan Ledokombo, Jember, tempat ia tinggal saat ini. Peternakan tersebut menjadi wujud nyata keberaniannya dalam membaca peluang usaha di sektor agribisnis, sekaligus bentuk kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan lokal.

Menurut Khadafi, pengalaman belajar di SMK Nuris Jember memberikan banyak bekal penting dalam menjalani berbagai peran yang ia tekuni saat ini. Kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebiasaan bekerja secara terstruktur menjadi nilai yang terus ia pegang. “Alhamdulillah banyak ilmu yang saya dapat di SMK Nuris, terutama tentang jurusan saya TKJ, yakni ilmu tentang komputer yang bisa saya bawa di ranah perkuliahan. Di SMK Nuris saya juga belajar tentang mental kerja dan kemandirian yang luar biasa,” ungkapnya.

Meski jurusan TKJ yang ia ambil di SMK tidak secara langsung berkaitan dengan bidang pendidikan agama maupun peternakan, Khadafi menilai bahwa dasar-dasar berpikir logis, pemecahan masalah, dan manajemen waktu yang ia pelajari sangat membantu dalam menjalankan usaha dan perkuliahan secara bersamaan. Ia juga terbiasa memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengelolaan usaha, mulai dari promosi hingga pencatatan sederhana.

Ke depan, Khadafi berharap dapat terus mengembangkan Khadaffarm agar semakin berkembang. Ia juga bercita-cita agar usaha yang dirintisnya dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Kisah Mohammad Didik Khadafi menjadi gambaran nyata bahwa lulusan SMK Nuris Jember memiliki potensi besar untuk berkembang di berbagai bidang. Dengan semangat belajar, keberanian berwirausaha, dan nilai-nilai karakter yang kuat, Khadafi membuktikan bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan yang mandiri dan berdaya guna. (MFAF.Red)

 

Nama            : Mohammad Didik Khadafi

Alamat          : Ledokombo, Jember

Tahun Lulus : 2022

Lembaga      : SMK Nuris Jember

Jurusan        : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Kuliah           : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Universitas KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember

Pekerjaan    :

  1. Pengusaha peternakan ayam petelur “Khadaffarm”
  2. Pengusaha sales camilan
  3. Guru di Madrasah Qornul Islam
Related Post