Kombinasi Prestasi Karya Ilmiah dan Pengabdian di Pesantren Antarkan Alumnus 2024 Ini Menuju Kampus Negeri
Pesantren Nuris – Semangat menuntut ilmu dan pengabdian di pesantren menjadi modal berharga bagi Fitriyah Farikha Qolbina, alumni SMA Nuris Jember lulusan tahun 2024. Gadis yang akrab disapa Fitri ini resmi tercatat sebagai mahasiswa program studi Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah, di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.
Lahir di Jember pada 30 September 2006, Fitri memilih SMA Nuris Jember jurusan IPA untuk melanjutkan pendidikan menengah atasnya. Ketertarikannya pada dunia sains bukan tanpa alasan. Saat di SMA, ia aktif dalam ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) dan sempat menorehkan prestasi membanggakan sebagai peraih penghargaan Best Presentation dalam lomba karya tulis ilmiah.
Tidak hanya di bidang akademik, alumni yang berasaal dari Jatimulyo, Jenggawah, Jember ini juga mengasah kepemimpinannya di lingkungan pesantren. Selama tiga tahun masa sekolah (kelas X hingga XII), Fitri mengabdi sebagai pengurus pondok di bidang Ta’lim, mulai dari anggota hingga dipercaya sebagai sekretaris.
(Baca juga : Ani Asriati Lulusan SMA Nuris Jember Sukses Menapaki Dunia Konten Kreator Digital Usai Raih Gelar S1)
Keberhasilannya menembus PTN melalui jalur UM-PTKIN diakui Fitri sebagai hasil dari kombinasi kerja keras dan spiritualitas. “Usaha yang saya lakukan antara lain belajar dengan sungguh-sungguh, memperbanyak doa, serta yang paling utama adalah memohon restu orang tua,” ungkapnya dengan rasa syukur.
Setelah mengetahui kalau ia diterima kuliah di perguruan tinggi negeri di Jember, Fitri merasa sangat bersyukur, senang, dan bangga. Karena hal itulah, Fitri menjadikan proses diterimanya di perguruan tinggi sebagai motivasi untuk belajar lebih giat.
Memilih jurusan Tadris IPA adalah keputusan bulat demi mendalami ilmu sains sekaligus pendidikan, sejalan dengan cita-citanya menjadi seorang guru atau profesional di perusahaan yang bergerak di bidang IPA. Meskipun masih belum aktif mengikuti banyak organisasi, tetapi Fitri sebelumnya telah mengikuti organisasi di dalam prodi IPA. Bahkan, untuk ke depannya, Fitri berencana mengikuti organisasi himpunan mahasiswa (Hima) atau organisasi lainnya yang dapat menunjang pengembangan diri. Fokus Fitri saat ini hanya pada studi akademiknya agar hasilnya maksimal.
Baginya, masa-masa di Pesantren Nurul Islam Jember adalah masa pembentukan karakter yang luar biasa. Ia merasakan suasana kekeluargaan yang erat, kedisiplinan, serta bimbingan tulus dari para ustaz dan ustazah. “Banyak ilmu, pengalaman, dan nilai akhlak yang saya dapatkan, sehingga memotivasi saya untuk terus memperbaiki diri,” tambahnya.
Sebagai bentuk rasa terima kasih, Fitri menyampaikan pesan mendalam untuk almamater tercinta, “Saya berharap Pondok Pesantren Nurul Islam Jember selalu menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan serta kedisiplinan yang sudah baik. Semoga para pengasuh, ustaz, dan ustazah selalu diberi kesehatan, dan seluruh santri senantiasa semangat menuntut ilmu. Semoga pondok semakin maju, penuh keberkahan, dan melahirkan generasi berakhlak mulia.”
Kisah perjalanan Fitriyah Farikha Qolbina ini bisa dijadikan pemantik semangat bagi adik-adik kelas di SMA Nuris Jember untuk mencapai perkuliahan yang diinginkan. Ingatlah bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Teruslah berproses karena setiap doa dan usaha yang sudah ditanam hari ini, akan menjadi buah kesuksesan di masa depan. [ANF. Red]
Nama : Fitriyah Farikha Qolbina
Alamat : Jatimulyo, Jenggawah, Jember
Hobi : Traveling dan Olahraga
Lembaga : Alumni SMA Nuris Jember, Jurusan MIPA, Tahun 2024
Kuliah : Program studi Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.
Riwayat Prestasi : Best Presentation Lomba Karya Tulis Ilmiah
