Raih Juara Pidato Bahasa Arab Nasional Sebagai Langkah Nyata Menuju Impian Menjadi Dosen
Pesantren Nuris – Pencapaian gemilang muncul dari salah satu santri berbakat asal MTs Unggulan Nuris. Radita Kodiana Puspita, siswi yang saat ini menempuh pendidikan di kelas 9H, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang MOSAIC 2025 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh MAN 1 Jember.
Dalam kompetisi yang diikuti oleh berbagai sekolah dan pesantren dari seluruh Indonesia tersebut, Radita berhasil meraih gelar Juara Harapan 1 dalam cabang lomba Pidato Bahasa Arab. Penampilannya yang memukau di atas panggung menunjukkan penguasaan bahasa dan teknik retorika yang matang, yang mampu memikat hati para dewan juri.
Radita, yang berasal dari daerah Umbulsari, dikenal sebagai siswi yang memiliki disiplin tinggi dan kecintaan yang mendalam terhadap literasi. Sehari-hari, ia memiliki hobi menulis yang menjadi fondasi kuat baginya dalam menyusun naskah pidato yang berbobot. Kemampuannya merangkai kata-kata dalam bahasa Arab bukan sekadar hafalan, melainkan hasil dari pemahaman teks yang mendalam.
(Baca juga : Arum Cahya Puspita, Alumni MTs Unggulan Nuris yang Terus Ukir Prestasi)
Prestasi ini menjadi sangat bermakna karena sejalan dengan cita-citanya yang ingin menjadi seorang Dosen Bahasa Arab. Radita menyadari bahwa penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Al-Qur’an, adalah kunci untuk membuka cakrawala ilmu pengetahuan Islam secara luas. Dengan menjadi dosen, ia berharap dapat membagikan ilmu dan inspirasi kepada generasi muda di masa depan.
Pihak lembaga MTs Unggulan Nuris menyatakan kebanggaannya atas pencapaian siswi kelas 9H ini. Keberhasilan Radita dianggap sebagai bukti efektivitas program unggulan di sekolah tersebut, yang memang menitikberatkan pada pengembangan bakat minat siswa, baik di bidang akademik maupun kebahasaan melalui lingkungan asrama yang mendukung.
Perjalanan Radita menuju panggung juara di MOSAIC 2025 tidaklah instan. Ia harus melewati proses bimbingan intensif dan latihan mandiri di sela-sela kesibukannya sebagai santri. Dukungan dari para guru pembimbing di MTs Unggulan Nuris serta doa dari orang tuanya di Umbulsari menjadi motivasi terbesar bagi Radita untuk tampil maksimal di tingkat nasional.
Lomba pidato bahasa Arab dalam ajang MOSAIC sendiri dikenal memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, karena menuntut kelancaran pengucapan, ketepatan tata bahasa, hingga ekspresi yang meyakinkan. Keberhasilan Radita menembus jajaran juara harapan di tingkat nasional membuktikan bahwa ia memiliki potensi besar untuk menjadi orator sekaligus akademisi masa depan.
Dengan medali dan piagam penghargaan yang kini ia genggam, Radita tidak lantas berpuas diri. Ia menjadikan momen ini sebagai batu loncatan untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya menulis serta berbicara dalam bahasa Arab. Semangat juang Radita menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya di MTs Unggulan Nuris bahwa dari desa kecil seperti Umbulsari, seseorang bisa mengguncang panggung nasional. [MIA.Red]
Nama : Radita Kodiana Puspita
Alamat : Umbulsari
Hobi : Menulis
kelas : 9H
Cita : Dosen Bahasa Arab
Lembaga : MTs Unggulan Nuris
Prestasi : Juara Harapan 1 pidato Bahasa Arab “MOSAIC 2025” tingkat Nasional diselenggarakan oleh MAN 1 Jember
