Mengukir Masa Depan di Dunia Kesehatan : Perjalanan Defia Maulidina Putri, Alumni MA Unggulan Nuris

Langkah Defia Maulidina Putri Mengabdi pada Akurasi Dunia Medis

Pesantren Nuris — MA Unggulan Nuris kembali menampilkan sosok alumni inspiratif yang melanjutkan kiprahnya ke jenjang pendidikan tinggi dengan membawa semangat pengabdian dan cita-cita mulia. Alumni tersebut adalah Defia Maulidina Putri, alumni MA Unggulan Nuris tahun 2025 yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Jember pada program studi Manajemen Informasi Kesehatan. Perjalanan akademik Defia menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kemaslahatan masyarakat.

Defia Maulidina Putri lahir di Jember pada tahun 2007 dan berasal dari wilayah Sukojember, tepatnya Krajan Barat, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember. Sejak menempuh pendidikan di MTs Unggulan Nuris hingga melanjutkan ke MA Unggulan Nuris, Defia telah tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pesantren yang sarat dengan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, serta pembentukan karakter. Proses pendidikan berjenjang di Nuris inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membentuk kepribadiannya hingga saat ini.

Menjadi alumni MA Unggulan Nuris merupakan kebanggaan tersendiri bagi Defia. Ia memandang status alumni bukan sekadar identitas, melainkan juga amanah untuk membawa nama baik almamater di mana pun berada. Nilai-nilai yang ia peroleh selama mondok, seperti kejujuran, tanggung jawab, serta kesungguhan dalam menuntut ilmu, menjadi bekal utama dalam melangkah ke dunia perkuliahan dan kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesehariannya, Defia dikenal sebagai pribadi yang gemar membaca dan memasak. Hobi membaca membantunya memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman terhadap berbagai bidang ilmu, sementara memasak menjadi aktivitas yang menumbuhkan ketelitian, kesabaran, serta kreativitas. Dua hobi ini secara tidak langsung membentuk karakter Defia sebagai sosok yang telaten dan tekun, karakter yang sangat dibutuhkan dalam dunia kesehatan yang kini ia tekuni.

(Baca juga : Buah Kesungguhan Sedari Dini, Siswa MA Unggulan Nuris Sukses Khatamkan Hafalan Al Qur’an 30 Juz)

Sejak awal, Defia memiliki cita-cita yang jelas, yaitu ingin menjadi seorang perekam medis yang ahli dan profesional. Cita-cita tersebut bukan muncul tanpa alasan, melainkan lahir dari kepeduliannya terhadap sistem pelayanan kesehatan. Ia menyadari bahwa pengelolaan informasi kesehatan yang kurang tepat dapat berdampak besar pada keselamatan pasien. Oleh karena itu, Defia bertekad untuk berkontribusi dalam meminimalkan kesalahan, khususnya dalam pengodean penyakit dan pencatatan diagnosis medis.

Setelah lulus dari MA Unggulan Nuris pada tahun 2025, Defia berhasil diterima di Politeknik Negeri Jember, sebuah perguruan tinggi negeri yang dikenal memiliki kualitas pendidikan vokasi yang unggul. Ia memilih program studi Manajemen Informasi Kesehatan karena sesuai dengan minat dan tujuan hidupnya. Menurut Defia, bidang ini memiliki peran strategis dalam memastikan keakuratan data medis dan mendukung keputusan klinis dokter secara tepat.

Perasaan bahagia dan syukur begitu dirasakan Defia ketika dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri dan program studi yang ia impikan. Ia mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat menempuh pendidikan di bidang yang benar-benar ia inginkan. Momen tersebut menjadi penyemangat baru untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang telah ia ambil.

Harapan Defia ke depan sangat sederhana namun penuh makna. Ia berharap dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik, meraih kesuksesan, serta mampu membanggakan kedua orang tuanya. Lebih dari itu, Defia juga berharap agar kesuksesan yang diraihnya kelak dapat membawa keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Doa dan harapan tersebut menjadi motivasi utama dalam setiap langkah perjuangannya.

Di luar kegiatan perkuliahan, Defia tetap aktif dalam kegiatan organisasi. Ia bergabung dalam organisasi IPNU-IPPNU Jelbuk, yang menjadi wadah baginya untuk belajar berorganisasi, memperluas relasi, serta mengasah kemampuan kepemimpinan dan komunikasi. Melalui organisasi ini, Defia belajar untuk berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat, sejalan dengan nilai pengabdian yang telah ditanamkan sejak di pesantren.

Selama menempuh pendidikan, Defia juga pernah menorehkan prestasi membanggakan. Ia berhasil meraih medali perunggu bidang biologi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh OLIMNAS. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan akademiknya sekaligus menunjukkan bahwa santri MA Unggulan Nuris mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang sains.

Kesan Defia terhadap Pesantren Nurul Islam atau Nuris sangat mendalam. Ia merasa bangga pernah menjadi santri di pesantren tersebut. Baginya, Nuris bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga rumah kedua yang membentuk karakter, mental, dan spiritualnya. Ia berharap ke depan Nuris dapat terus berkembang, semakin baik, semakin megah, dan semakin besar, sehingga mampu mencetak lebih banyak generasi unggul dan berdaya saing tinggi.

Defia Maulidina Putri menjadi salah satu potret keberhasilan MA Unggulan Nuris dalam mencetak alumni yang memiliki visi jelas, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian. Perjalanannya dari bangku MTs, MA, hingga perguruan tinggi negeri diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para santri dan siswa Nuris lainnya untuk terus bermimpi, berusaha, dan berdoa, serta tidak ragu melangkah demi masa depan yang lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai pesantren. [LA.Red]

 

Nama       : Defia Maulidina Putri

Alamat    : Sukojember, Krajan Barat, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember

Hobi         : Membaca dan memasak

Cita2        : perekam medis yang ahli dan profesional

Lembaga : MA Unggulan Nuris, 2025

Kuliah      : Politeknik Negeri Jember, program studi Manajemen Informasi Kesehatan

Related Post