Dari Seragam Pesantren ke Dunia Kampus
Pesantren Nuris — Setiap alumni memiliki cerita hidup yang unik, penuh proses, pertimbangan, dan pengalaman yang membentuk jati diri. Salah satu alumni MA Unggulan Nuris tahun 2025 yang memiliki perjalanan menarik adalah Najwa Khomariyah. Sosok yang dikenal sederhana, santai, dan memiliki semangat menjalani hidup apa adanya ini kini melanjutkan pendidikannya di UIN KHAS Jember, Program Studi Hukum Tata Negara.
Najwa lahir di Jember pada tahun 2006. Sejak kecil, ia dikenal sebagai pribadi yang tidak ribet, suka menikmati hidup, dan punya cara sendiri dalam mengekspresikan diri. Salah satu hobinya adalah mendengarkan musik. Musik menjadi teman setia di saat santai, lelah, maupun ketika ingin menenangkan pikiran. Dari musik, Najwa belajar menikmati momen dan menjaga mood tetap positif.
Perjalanan pendidikan Najwa dimulai dari MTs Unggulan Nuris, kemudian dilanjutkan ke MA Unggulan Nuris hingga lulus pada tahun 2025. Selama mondok di Nuris, Najwa mendapatkan banyak pengalaman berharga, mulai dari pembelajaran akademik, pendidikan agama, hingga kehidupan sosial di lingkungan pesantren. Hidup di pesantren mengajarkannya tentang disiplin, kebersamaan, serta pentingnya tanggung jawab dalam menjalani keseharian.
Hari-hari Najwa di Nuris diisi dengan belajar, mengaji, mengikuti kegiatan organisasi, dan berinteraksi dengan teman-teman. Meski dikenal santai, Najwa tetap menjalani semua aktivitas dengan penuh tanggung jawab. Ia menikmati proses mondok sebagai bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
(Baca juga : Langkah Pasti Lailatur Rizqiyah Alumni MA Unggulan Nuris Menuju Dunia Pendidikan)
Sebagai alumni MA Unggulan Nuris tahun 2025, Najwa melanjutkan studinya ke UIN KHAS Jember dengan memilih Program Studi Hukum Tata Negara. Saat dinyatakan diterima, perasaan Najwa sederhana namun penuh makna, yaitu senang. Baginya, bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sudah menjadi langkah besar dalam hidup.
Menariknya, pilihan jurusan yang diambil Najwa bukanlah pilihan utama sejak awal. Program Studi Hukum Tata Negara merupakan plan B. Namun, Najwa tidak menjadikan hal itu sebagai penghalang. Ia justru memilih untuk menjalani jalan yang ada dengan sikap terbuka dan siap belajar dari setiap proses yang dilalui.
Najwa percaya bahwa tidak semua hal dalam hidup harus berjalan sesuai rencana awal. Kadang, justru dari rencana cadangan, seseorang bisa menemukan pengalaman baru, pelajaran berharga, dan arah hidup yang tidak terduga. Sikap inilah yang membuat Najwa tetap enjoy menjalani dunia perkuliahan.
Selain fokus pada perkuliahan, Najwa juga aktif dalam kegiatan komsi. Aktivitas ini melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan keterlibatan sosial. Melalui kegiatan tersebut, Najwa belajar berinteraksi dengan banyak orang dan mengasah kepercayaan diri.
Selama mondok di Nuris, Najwa juga dikenal sebagai santri yang aktif dalam organisasi. Ia pernah mengikuti paskibra dan KIR. Di paskibra, Najwa belajar tentang kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab. Sementara di KIR, ia belajar berpikir kreatif, menuangkan ide, serta mengembangkan minat di bidang karya ilmiah dan visual.
Dalam bidang prestasi, Najwa pernah menorehkan prestasi di bidang gambar. Meski tidak selalu tampil di panggung lomba besar, kemampuan menggambarnya menjadi bentuk ekspresi diri dan kreativitas yang patut diapresiasi. Bagi Najwa, prestasi tidak selalu soal piala, tetapi juga tentang berani menunjukkan bakat dan terus berkembang.
Najwa memiliki harapan sederhana untuk masa depannya, yaitu menjadi lebih baik dari hari ini. Ia tidak menetapkan target yang terlalu muluk, tetapi lebih fokus pada proses memperbaiki diri sedikit demi sedikit. Baginya, perubahan kecil yang konsisten jauh lebih berarti daripada rencana besar yang tidak dijalani.
Kesan Najwa terhadap MA Unggulan Nuris sangat singkat namun penuh makna, yaitu “is the best”. Kalimat sederhana ini mencerminkan rasa puas, bangga, dan syukur bisa menjadi bagian dari keluarga besar Nuris. Pesantren tersebut telah menjadi tempat Najwa tumbuh, belajar, dan membentuk karakter.
Di Nuris, Najwa tidak hanya belajar tentang pelajaran sekolah, tetapi juga tentang kehidupan. Ia belajar bagaimana hidup bersama orang lain, menghargai perbedaan, dan menjalani tanggung jawab dengan lebih dewasa.
Sebagai alumni MA Unggulan Nuris tahun 2025, Najwa Khomariyah melangkah ke babak baru dalam hidupnya. Dengan bekal pengalaman mondok, organisasi, dan pendidikan formal, ia siap menjalani kehidupan kampus dengan cara khasnya, santai tapi tetap serius, sederhana tapi penuh makna.
Perjalanan Najwa menunjukkan bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing. Tidak semua harus sempurna, tidak semua harus sesuai rencana. Yang terpenting adalah tetap melangkah, belajar dari setiap proses, dan terus menjadi versi diri yang lebih baik dari hari ke hari. [LA.Red]
Nama : Najwa Khomariyah
Alamat : Antirogo, Jember
Hobi : Mendengarkan Musik
Cita2 : Bos
Lembaga : MA Unggulan Nuris, 2025
Kuliah : UIN KHAS Jember, Program Studi Hukum Tata Negara
