Rebut Medali Perunggu Kancah Nasional di UNAIR Surabaya, Siswa MA Unggulan Nuris Bikin Bangga Total

Jauh dari Lampung Nyantri di Pesantren Nuris Jember, Sekali Dayung Harus Gapai Prestasi

Pesantren Nuris – Ahmad Argha Alfan Nauly Firmansyah biking bangga MA Unggulan Nuris dan keluarga besar Pesantren Nuris Jember. Pasalnya, ia berhasil meraih medali perunggu olimpiade sains dan teknologi (saintek) tingkat nasional di Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya dalam ajang OSA 2025 pada 18 Desember 2025 lalu.

Perolehan prestasi santri asal Lampung ini bukan kali pertama. Sebelumya, ia telah pernah mempersembahkan berbagai medali di bidang bahasa Inggris di kancah nasional. Pencapaiannya ini menegaskan predikatnya sebagai santri yang tekun dan pantang menyerah meski harus berlaga di kampus bergengsi bersama ratusan peserta dari sekolah favorit lainnya.

“Iya, alhamdulillah saya sangat bangga dan senang tak sia-sia jauh ke Surabaya tetap bisa meraih medali perunggu. Sebenarnya berharap dapat medali emas, tetapi memang lomba kali ini cukup sulit apalagi saya kan sebelumnya ikut bidang bahasa Inggris, tetapi saat ini bidang saintek. Tetap harus bersyukur dengan pencapaian ini.” Ungkap Argha, sapaan akrabnya.

(baca juga: Meitha Siswi MA Unggulan Nuris Raih Juara 1 MHQ 1 Juz MANBA’AN II)

“Sebenarnya awal ikut lomba ini ya sekadar mengisi kekosongan saat libur sekolah dan pesantren. Saya juga ingin menambah pengalaman apalagi lombanya langsung di kampus UNAIR, salah satu kampus keren impian saya. Saya bersama Fauzan teman sekelas juga jadi uji nyali lah pas lomba ini.” Imbuhnya.

Torehan prestasi oleh Argha ini turut menambah rekor pencapaian prestasi MA Unggulan Nuris di tahun pelajaran 2025/2026. Meski sudah kelas XII, Argha tetap berusaha mengakhiri petualangan belajarnya di MA Unggulan Nuris dengan pencapaian prestasi gemilang. Baginya, selama ada kesempatan, mengapa tidak untuk juara.

Kutwatil Fitriyah, selaku Wali Kelas XII E MA Unggulan Nuris turut mengapresiasi semangat belajar anak didiknya. “Argha memang salah satu siswa terbaik di kelas saya meski ia berasal dari kota yang cukup jauh, di Lampung, tetapi ia terbilang adaptif. Semangat belajarnya dan rasa ingin tahunya tinggi. Tak heran ia juga kerap berprestasi. Saya berharap terus menularkan semangat ini kepada seluruh siswa lainnya.”[AF.Red]

 

 

 

Related Post