Pengabdian Riska Tak Berhenti saat Lulus dari Nuris
Pesantren Nuris – Rivina Variska, atau yang akrab disapa Riska, merupakan salah satu alumni SMK Nuris Jember yang berhasil menunjukkan konsistensi antara pendidikan formal dan pengabdian. Lulusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember tahun 2021 ini kini tengah menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Islam Jember. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Riska juga aktif mengabdi di Pondok Pesantren Nuris Jember, tempat yang turut membentuk karakter dan arah hidupnya.
Gadis asal Sumberjambe, Jember, ini mengawali perjalanan pendidikannya di SMK Nuris dengan latar belakang kejuruan berbasis teknologi. Namun, seiring berjalannya waktu, Riska menemukan ketertarikan pada dunia hukum dan sosial. Baginya, ilmu hukum bukan hanya soal aturan dan pasal, tetapi juga tentang keadilan, tanggung jawab, dan peran nyata dalam kehidupan masyarakat. Ketertarikan inilah yang mendorongnya untuk melanjutkan studi ke Fakultas Hukum Universitas Islam Jember setelah lulus dari SMK.
Transisi dari dunia teknologi ke ilmu hukum tentu bukan hal yang mudah. Riska harus beradaptasi dengan materi perkuliahan yang sama sekali berbeda dari kompetensi yang ia pelajari di SMK. Meski demikian, bekal kedisiplinan dan etos belajar yang ia peroleh selama bersekolah di SMK Nuris Jember membantunya menghadapi tantangan tersebut. Ia terbiasa dengan ritme belajar yang teratur, manajemen waktu yang ketat, serta tuntutan tanggung jawab yang tinggi.
(Baca juga : Kuliah Sambil Kerja, Alumni SMK Nuris Ini Berkarier sebagai Petugas Tambat di Pelabuhan Ketapang)
Di bangku kuliah, Riska dikenal sebagai mahasiswa yang serius mengikuti perkuliahan. Ia berusaha memahami berbagai cabang ilmu hukum, mulai dari hukum perdata, hukum pidana, hingga pengantar hukum Islam yang menjadi ciri khas kampusnya. Menurutnya, pemahaman hukum sangat penting untuk membangun masyarakat yang sadar akan hak dan kewajiban, terutama di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.
Selain fokus pada akademik, Riska memilih untuk tetap terlibat aktif dalam lingkungan pesantren. Ia mengabdikan diri di Pondok Pesantren Nuris Jember sebagai bentuk komitmen dan rasa tanggung jawab moral terhadap lembaga yang telah membesarkannya. Aktivitas pengabdian tersebut tidak hanya memperkuat ikatan emosional dengan pesantren, tetapi juga menjadi sarana pengembangan diri, khususnya dalam hal kepemimpinan, komunikasi, dan kepekaan sosial.
“Pengalaman mondok dan sekolah di SMK Nuris Jember merupakan fondasi penting dalam perjalanan hidup saya. Lingkungan pesantren mengajarkannya arti kesederhanaan, kedisiplinan, serta nilai-nilai keagamaan yang menjadi pegangan dalam setiap langkah,” ujarnya.
Kisah Rivina Variska menjadi gambaran bahwa lulusan SMK memiliki peluang luas untuk berkembang dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan di bidang yang berbeda dari jurusan awal. Dengan tekad, konsistensi, dan kemauan belajar, setiap pilihan dapat menjadi jalan menuju masa depan yang bermakna.
Ke depan, Riska berharap mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk kepentingan umat dan masyarakat. Ia juga berkomitmen untuk terus mengabdi di pesantren sebagai bentuk kontribusi nyata dalam dunia pendidikan dan dakwah. Kiprah Riska menjadi inspirasi bahwa pendidikan, pengabdian, dan nilai-nilai pesantren dapat berjalan seiring dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak. (MFAF.Red)
Nama : Rivina Variska
Tahun Lulus : 2021
Alamat : Sumberjambe, Jember
Lembaga : SMK Nuris Jember
Jurusan : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Kuliah : Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Islam Jember
