Kunci Ketekunan Menembus Ketatnya Olimpiade Sains Tingkat Nasional
Pesantren Nuris — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMP Nuris Jember. Kali ini, sorotan datang dari sosok siswi kelas IX G bernama Ruaifah Nurol Hidayah, yang akrab disapa Ifa. Dengan ketekunan bak air yang terus menetes di batu, Ifa berhasil meraih Medali Perak dalam ajang HOTS 3 Competition Tingkat Nasional pada bidang Olimpiade Sains (IPA). Final kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya pada 20 Desember 2025, dan menjadi saksi bisu kegigihan Ifa dalam menaklukkan tantangan akademik tingkat nasional.
Perjalanan Ifa menuju podium nasional bukanlah jalan yang singkat maupun mudah. Sebelumnya, ia harus melewati seleksi tingkat kabupaten pada 12 Oktober 2025. Sebuah tahapan awal yang telah menyaring ratusan peserta terbaik. Dalam setiap tahapan seleksi, Ifa dituntut untuk berpikir kritis, analitis, dan cepat. Karakter utama dalam soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Persaingan yang ketat dengan ratusan peserta dari berbagai daerah justru menjadi bara yang menguatkan semangatnya untuk terus melaju.
Ketertarikan Ifa terhadap dunia IPA telah tumbuh sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Materi tentang pertumbuhan makhluk hidup, sistem kehidupan, hingga fenomena alam lainnya selalu berhasil memantik rasa ingin tahunya. Ketika menempuh pendidikan di SMP Nuris Jember, kecintaan itu menemukan ladang yang subur. Melalui ekstrakurikuler IPA, Ifa mampu mengasah kemampuan dan memperdalam materi secara lebih terarah dan maksimal.
(Baca juga : Perak Nasional dari Senayan, SMP Nuris Jember Tunjukkan Taji di COSMII)
Dukungan fasilitas sekolah serta bimbingan tentor-tentor yang handal menjadi salah satu kunci keberhasilannya. Lingkungan belajar yang kondusif membuat Ifa mampu menyerap materi dengan lebih mudah, layaknya spons yang menyerap air tanpa sisa. Deretan piala dan medali yang telah ia raih menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, konsistensi, dan dukungan sekolah berjalan beriringan menuju prestasi.
Namun, bagi Ifa, usaha tidak berhenti pada belajar semata. Ia juga senantiasa menyeimbangkan ikhtiarnya dengan ibadah dan doa yang penuh keyakinan. Doa restu dari kedua orang tua selalu ia jadikan sumber kekuatan, terutama saat menghadapi tekanan dan kelelahan selama proses seleksi.
Dengan penuh rasa syukur, Ifa mengungkapkan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa meraih medali perak di tingkat nasional. Ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus belajar dan berprestasi lebih baik lagi ke depannya,” tutur Ifa dengan mata berbinar.
Apresiasi juga datang dari Bu Putri, selaku wali kelas IX G, yang turut bangga atas prestasi anak didiknya.
“Ruaifah adalah siswa yang tekun, disiplin, dan memiliki semangat belajar yang luar biasa. Prestasi ini sangat layak ia dapatkan, dan semoga bisa menjadi inspirasi bagi siswa lainnya,” ujar Bu Putri.
Ke depan, Ifa berharap dapat kembali mengukir prestasi di tingkat nasional, bahkan melangkah lebih jauh lagi. Dengan semangat yang terus menyala, dukungan sekolah, guru, dan orang tua, langkah Ifa diyakini akan terus meninggalkan jejak emas di dunia prestasi akademik. [PUO.Red]
Nama : Ruaifah Nurol Hidayah
Cita-Cita : Dokter Spesialis Bedah
Lembaga : SMP Nuris Jember
Kelas : IX G
Prestasi : Medali Perak Olimpiade SAINS (IPA) dalam Ajang HOTS 3 COMPETITION Tingkat Nasional
