Lulus Sarjana dengan Predikat Jayyid Jiddan, Kini Fokus Berkarier sebagai Pendamping Ibadah Umroh dan Haji
Pesantren Nuris – Berkesempatan belalar di kampus ternama dengah sejarah hebat dan salah satu tertua di dunia menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Apalagi disertai dengan beasiswa penuh dari kampus tempatnya menempa ilmu, Taufiqurrohman Afandi betul-betul menikmati dengan suka cita belajar di negeri piramida hingga meraih gelar Licence (Lc.) dengan predikat jayyid jiddan. Subhanallah!
Sejak menginjakkan kaki di Kairo, Mesir, semangat dan motivasi belajar alumni MTs Unggulan Nuris (tamat 2015) dan MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 1, tahun 2018 begitu menyala. Rasa penasaran dan keingintahuan terhadap ilmu syariah Islam membuatnya melalangbuana hingga ke samudra ilmu di Benua Afrika tersebut.
Meski tak melalui mekanisme skripsi seperti perkuliahan di Indonesia, bagi Andi, sapaan santri cerdas dan berprestasi sedari nyantri ini, kuliah di Mesir terasa sangat menantang dan menuntut konsistensi dalam belajar. Kuliah di Mesir tak hanya menuntut kecerdasan, tetapi perlu kesungguhan, ketekunan, dan daya juang yang tinggi agar bisa lulus.
“Alhamdulillah saya bisa lulus dan wisuda pada 12 November 2024 lalu. Ini benar-benar menjadi pengalaman belajar yang luar biasa. Memang di Mesir tak ada skripsi, tetapi berupa ujian tulis dan lisan yang sangat ketat. Jika tak mampu memahami materi keseluruhan dan detail ya bisa tak lulus dan mengulang lagi.” Tukas Andi seraya mengenang perjuangannya.
(baca juga: Tembus Seleksi Beasiswa CSC 2024, Alumni MA Unggulan Nuris Kuliah Magister di Universitas Jinan, Guangzhou)
“Saya memilih jurusan tersebut karena ingin meneruskan ilmu pengetahuan yang sudah saya dapatkan di MA Unggulan Nuris dan MTs Unggulan Nuris. Banyak permasalahan agama yang patut saya kuasai. Saya melanjutkan apa yang telah saya pahami di pondok.” Imbuh pemuda kelahiran Agustus 1999 tersebut.
Selain belajar secara akademik, pemuda yang bercita-cita menjadi seorang pendakwah ini juga mengembangkan potensi diri melalui kegiatan organisasi. Adapun kegiatan organisasi yang diikutinya seperi, PCINU (Pengurus Cabang Internasional Nahdlatul Ulama) Mesir, GP Ansor, dan lembaga dakwah Mesir atau dikenal dengan Nahdliyin Speech Club).
Santri asal Puger, Jember ini juga menuturkan, “Saya mau mengucapkan rasa terima kasih kepada para guru di Nuris yang telah mengarahkan saya hingga sampai ke Mesir, khususnya kepada almarhum Gus Abdurrahman Fathoni atas pendampingannya selama ini.”
Setelah menikmati rasa lega dan bangga menuntaskan pendidikan di Al Azhar, kini Andi mengisi hari-harinya dengan bekerja sebagai pendamping ibadah umroh dan haji Kementerian Agama RI. Ia berharap dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki baik secara personal maupun bagi orang-orang di sekitar seraya menjalai kariernya kini.[AF.Red]
Nama : Taufiqurrahman Affandi, Lc.
Alamat : Puger, Jember
Lembaga : MTs Unggulan Nuris tahun 2015, MA Unggulan Nuris, jurusan PK, tahun 2018
Kuliah : Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Jurusan Syariah Islamiyah
Karier : Pendamping Ibadah Umroh dan Haji Kementerian Agama RI

