Persiapan Matang dan Doa Jadi Kunci Tisya Putri Taklukkan Ketatnya Persaingan Jalur SNBT di Polije
Pesantren Nuris – Keinginan untuk mempelajari energi terbarukan yang kini Tengah menjadi perbincangan hangat dalam dunia industri, menjadi alasan mendasar Tisya Putri Achrani untuk melangkah ke jenjang pendidikan tinggi. Alumni SMA Nuris Jember, Jurusan MIPA, tahun 2024 ini mantap mengambil Program Studi Teknik Energi Terbarukan, Jurusan Teknik, di Politeknik Negeri Jember (Polije).
Alumni yang akrab disapa Tisya ini, berhasil lolos melalui jalur UTBK/SNBT. Keberasilannya tersebut ia sambut dengan rasa syukur yang mendalam, meski ia mengaku pencapaian itu tidak didapat secara instan. Tisya telah mempersiapkan diri secara akademik dan mental, melalui belajar konsisten, mencari informasi tentang jalur masuk perguruan tinggi, serta menjaga motivasi agar tetap fokus pada tujuan.
“Saya merasa sangat bersyukur karena diterima di perguruan tinggi dengan jurusan yang menurut saya cukup keren. Ini merupakan hasil dari usaha dan doa, serta menjadi awal tanggung jawab baru bagi saya untuk belajar lebih sungguh – sungguh,” ungkap Tisya.
(Baca juga : Alumni SMA Nuris Jember, Berhasil Tembus Akuntansi Sektor Publik Polije dan Kini Aktif Menjadi Staf Ahli BEM)
Saat ini, Tisya telah memasuki perkuliahan di semester 4. Di Tengah kesibukan akademiknya, ia tetap aktif berorganisasi dengan bergabung di Komunitas Mahasiswa Energi Terbarukan (KOMET). Organisasi ini berfokus pada pengembangan potensi mahasiswa di bidang energi baru terbarukan, serta melatih kedisiplinan dan tanggung jawab para anggotanya.
Jiwa aktif Tisya sebenarnya sudah tertanam sejak ia menjadi siswi di SMA Nuris Jember. Kala itu, Tisya tercatat sebagai pengurus OSIS dan Komisariat IPPNU. Tidak hanya itu, Tisya juga menorehkan prestasi di bidang akademik dengan meraih medali perunggu di bidang Kimia serta aktif dalam ekstrakulikuler M-Sains.
Mengenang masa-masa menjadi santri di Pesantren Nuris Jember yang ia lalui hanya 3 tahun, Tisya mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga yang membentuk karakternya. “Selama mondok, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga, baik dari segi ilmu agama, kedisiplinan, maupun pembentukan karakter. Lingkungan pesantren mengajarkan saya untuk hidup mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta saling menghargai antar sesama.” kenangnya.
Ia juga menambahkan bahwa bimbingan sabar dari para pengasuh, ustaz, dan ustazah membuatnya merasa nyaman dan termotivasi untuk terus belajar. Tisya berharap Pesantren Nuris Jember terus berkembang dan istiqomah dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat. “Semoga ke depannya fasilitas dan kegiatan pembelajaran semakin baik, sehingga Nuris terus menjadi tempat yang memberikan ilmu dan teladan bagi para santri,” tambah Tisya.
Di akhir percakapan, Tisya mengungkapkan harapannya. Ia berharap selama perkuliahan bisa terus berkembang, tidak hanya dalam ilmu tetapi juga sikap, tanggung jawab, dan kemampuan diri, sehingga apa yang telah dipelajari bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain. [ANF. Red]
Nama : Tisya Putri Achrani
Alamat : Tempurejo, Jember
Cita-cita : Menjadi Engineering
Lembaga : Alumni SMA Nuris Jember, Jurusan MIPA, Tahun 2024
Kuliah : Program Studi Teknik Energi Terbarukan, Jurusan Teknik, di Politeknik Negeri Jember (Polije), Semester 4
