Cerita Seru Alumni MA Unggulan Nuris Menuju Dunia Penyiaran
Pesantren Nuris — Setiap alumni memiliki kisah perjuangan dan proses yang berbeda dalam menapaki jalan menuju masa depan. Salah satu kisah inspiratif datang dari Maghfiratus Sabila, alumni MA Unggulan Nuris tahun 2025, yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak pada jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Perjalanan hidup dan pendidikannya menjadi bukti bahwa ketekunan, doa, serta dukungan lingkungan mampu mengantarkan seseorang menuju perubahan yang lebih baik.
Maghfiratus Sabila berasal dari Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Sejak menempuh pendidikan di MTs Unggulan Nuris hingga MA Unggulan Nuris, ia dikenal sebagai sosok yang ramah, sederhana, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Jarak yang cukup jauh dari kampung halaman tidak menjadi penghalang baginya untuk terus berjuang menuntut ilmu. Justru, hal tersebut menjadi motivasi tersendiri untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi.
Dalam kesehariannya, Maghfiratus memiliki hobi mendengarkan musik. Bagi dirinya, musik menjadi sarana untuk menenangkan diri, mengembalikan semangat, serta menemani saat belajar maupun beristirahat. Di balik kebiasaan sederhana tersebut, tersimpan cita-cita besar untuk menjadi seorang presenter yang mampu menyampaikan informasi secara menarik, santun, dan bermanfaat bagi masyarakat.
(Baca juga : Langkah Pasti Alfin Azizi, Alumni MA Unggulan Nuris, Menembus Dunia Bisnis)
Selama menempuh pendidikan di MA Unggulan Nuris, Maghfiratus tidak hanya fokus pada kegiatan akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri. Salah satu organisasi yang pernah diikutinya adalah ECC atau English Conversation Course. Melalui kegiatan ini, ia belajar meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, melatih keberanian berbicara di depan umum, serta membangun rasa percaya diri. Pengalaman di ECC menjadi bekal penting dalam membentuk kemampuan komunikasinya hingga saat ini.
Selain aktif berorganisasi, Maghfiratus juga pernah mengikuti lomba Olimpiade Bahasa Inggris. Keikutsertaannya dalam ajang tersebut menunjukkan keseriusannya dalam mengasah kemampuan bahasa. Meskipun kompetisi tersebut penuh tantangan, ia menjalaninya dengan semangat, kerja keras, dan sikap pantang menyerah. Bagi Maghfiratus, prestasi bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses belajar, keberanian mencoba, dan pengalaman berharga yang diperoleh.
Setelah menyelesaikan pendidikan di MA Unggulan Nuris pada tahun 2025, Sabila melanjutkan studinya di IAIN Pontianak dengan mengambil jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Pilihan ini didasari oleh keinginan orang tua yang sejalan dengan cita-citanya menjadi presenter. Ia menyadari bahwa dukungan dan doa orang tua merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan langkah hidupnya.
Saat pertama kali diterima di perguruan tinggi, Maghfiratus mengakui bahwa kampus tersebut bukanlah kampus impiannya sejak awal. Namun, ia tetap bersyukur karena melalui lingkungan baru tersebut, ia mendapatkan banyak perubahan positif dalam dirinya. Ia merasa menjadi pribadi yang lebih mandiri, lebih dewasa, serta lebih mampu mengelola waktu dan tanggung jawab. Pengalaman hidup di dunia perkuliahan memberinya banyak pelajaran tentang arti perjuangan dan kesabaran.
Dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa, Maghfiratus tidak hanya berfokus pada perkuliahan. Ia juga berusaha aktif mencari dan mengikuti berbagai kegiatan positif, baik di dalam maupun di luar kampus. Menurutnya, keterlibatan dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun organisasi dapat memperluas wawasan, melatih kepemimpinan, serta memperkuat karakter.
Harapan Maghfiratus ke depannya adalah agar segala urusan dan langkah hidupnya senantiasa dipermudah oleh Allah SWT. Ia berharap dapat menyelesaikan studi dengan lancar, meraih hasil terbaik, serta mewujudkan cita-citanya di dunia penyiaran. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang dimilikinya, ia ingin menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Ketika mengenang masa-masa belajar di Nuris, Maghfiratus menyampaikan kesan yang sangat positif. Menurutnya, MA Unggulan Nuris merupakan lembaga pendidikan yang sangat baik, keren, dan mampu membentuk karakter siswa secara menyeluruh, baik dari segi akademik, keagamaan, maupun kedisiplinan. Ia merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Nuris.
Maghfiratus juga menyampaikan pesan agar MA Unggulan Nuris terus berkembang dan semakin sukses di masa depan. Ia berharap pihak sekolah semakin terbuka dalam menerima kritik dan saran, baik dari santri, wali santri, maupun masyarakat luas, selama hal tersebut bersifat membangun. Dengan sikap terbuka dan evaluasi yang berkelanjutan, ia yakin MA Unggulan Nuris akan semakin maju dan berkualitas.
Perjalanan Maghfiratus Sabila dari Kapuas Hulu, menempuh pendidikan di MTs dan MA Unggulan Nuris, hingga menjadi mahasiswa di IAIN Pontianak, merupakan kisah tentang keteguhan hati, ketaatan kepada orang tua, serta semangat untuk terus memperbaiki diri. Ia membuktikan bahwa setiap langkah yang dijalani dengan niat baik dan kerja keras akan membuahkan hasil yang bermakna.
Maghfiratus Sabila diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para siswa dan santri Nuris, khususnya angkatan yang masih menempuh pendidikan. Dengan tekad yang kuat, disiplin, dan doa yang tulus, setiap mimpi dapat diraih meskipun harus melalui jalan yang tidak selalu sesuai dengan rencana awal.
Dengan semangat pantang menyerah dan sikap rendah hati, Maghfiratus Sabila terus melangkah menatap masa depan. Ia percaya bahwa masa depan yang cerah dibangun dari proses yang sabar, konsisten, dan penuh keikhlasan. [LA.Red]
Nama : Maghfiratus Sabila
Alamat : Kapuas Hulu, Kalimantan Barat
Hobi : Mendengarkan Musik
Cita2 : Presenter
Lembaga : MA Unggulan Nuris, 2025
Kuliah : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
