Bukan Cuma Lulus, Tapi Berprestasi!
Pesantren Nuris — Menjadi alumni sebuah lembaga pendidikan yang berkualitas merupakan kebanggaan tersendiri bagi setiap siswa. Hal tersebut juga dirasakan oleh Emha Bima Syarif Hidayat, salah satu alumni MA Unggulan Nuris tahun 2025 yang kini tengah melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Islam Negeri K.H Ahmad Siddik pada jurusan Manajemen Pendidikan Islam.
Emha Bima Syarif Hidayat, yang lahir di Jember pada tahun 2007 dan berdomisili di wilayah Jombang, Kencong, merupakan sosok siswa yang dikenal aktif, disiplin, serta memiliki semangat belajar yang tinggi sejak menempuh pendidikan di MTs Unggulan Nuris hingga MA Unggulan Nuris. Meski telah menempuh pendidikan di MTs Unggulan Nuris, masa belajarnya di MA Unggulan Nuris menjadi fase paling penting dalam membentuk karakter, mental, serta arah masa depannya.
Selama mengenyam pendidikan di MA Unggulan Nuris, Emha Bima dikenal sebagai siswa yang tekun dan bertanggung jawab. Ia tidak hanya fokus pada kegiatan akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sekolah, terutama dalam bidang organisasi. Salah satu organisasi yang pernah diikutinya adalah jurnalistik. Melalui kegiatan jurnalistik ini, Emha Bima belajar tentang dunia kepenulisan, peliputan, pengolahan informasi, hingga penyampaian berita secara baik dan bertanggung jawab. Pengalaman ini menjadi bekal berharga yang membentuk pola pikir kritis dan keterampilan komunikasinya.
(Baca juga : MA Unggulan Nuris : Dedikasi Tanpa Pamrih Antar Yardan Raih Penghargaan Terbaik)
Dalam bidang prestasi, Emha Bima juga pernah menorehkan pencapaian membanggakan. Ia berhasil meraih prestasi dalam Olimpiade Bahasa Inggris tingkat internal sekolah. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ia memiliki kemampuan akademik yang baik, khususnya dalam bidang bahasa. Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses belajar yang konsisten, latihan yang rutin, serta dukungan dari para guru.
Setelah lulus dari MA Unggulan Nuris pada tahun 2025, Emha Bima melanjutkan perjuangannya dengan mendaftar ke perguruan tinggi negeri. Usaha dan doa yang ia panjatkan akhirnya membuahkan hasil. Ia dinyatakan diterima di UIN K.H Ahmad Siddik pada jurusan Manajemen Pendidikan Islam, sebuah jurusan yang sesuai dengan minat dan cita-citanya di bidang pendidikan.
Perasaan bahagia, haru, dan bangga bercampur menjadi satu saat ia mengetahui dirinya diterima di kampus impian. Bagi Emha Bima, keberhasilan tersebut merupakan hadiah atas kerja keras selama ini, sekaligus bentuk kepercayaan Allah SWT atas ikhtiar yang telah dilakukan. Ia merasa sangat bersyukur karena dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri yang memiliki reputasi baik dalam bidang keislaman dan pendidikan.
Alasan utama Emha Bima memilih jurusan Manajemen Pendidikan Islam adalah karena ketertarikannya pada dunia pendidikan dan manajemen lembaga pendidikan. Ia ingin memahami bagaimana sistem pendidikan dikelola secara profesional, efektif, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, UIN K.H Ahmad Siddik dipilih karena memiliki lingkungan akademik yang religius, fasilitas yang memadai, serta dosen-dosen yang kompeten di bidangnya.
Saat ini, selain fokus menjalani perkuliahan, Emha Bima juga aktif mengikuti berbagai kegiatan kampus. Ia berusaha menyeimbangkan antara akademik dan pengembangan diri melalui kegiatan organisasi, diskusi, serta aktivitas sosial. Menurutnya, pengalaman di luar kelas sangat penting untuk melatih kepemimpinan, kerja sama, serta kemampuan beradaptasi di masyarakat.
Harapan Emha Bima ke depannya adalah dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil yang maksimal. Ia bercita-cita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang, khususnya di bidang pendidikan. Ia ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan Islam, baik sebagai tenaga pendidik, pengelola, maupun penggerak perubahan di dunia pendidikan.
Ketika mengenang masa-masa belajar di Nuris, Emha Bima menyampaikan kesan yang sangat baik. Baginya, Nuris bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai keislaman yang kuat. Para guru dan pembina di Nuris selalu memberikan bimbingan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, sehingga siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk terus berkembang.
Pesan yang disampaikan Emha Bima kepada Nuris adalah harapan agar lembaga ini terus maju, berkembang, dan semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman. Ia juga berharap Nuris terus mempertahankan kualitas pendidikan serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak.
Perjalanan Emha Bima Syarif Hidayat dari MTs Unggulan Nuris, MA Unggulan Nuris, hingga menempuh pendidikan di UIN K.H Ahmad Siddik menjadi bukti bahwa ketekunan, kedisiplinan, dan doa yang konsisten mampu mengantarkan seseorang menuju kesuksesan. Kisahnya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya agar tidak pernah ragu bermimpi besar dan berusaha mewujudkannya.
Dengan semangat pantang menyerah dan bekal pendidikan dari Nuris, Emha Bima terus melangkah menatap masa depan. Ia percaya bahwa setiap proses yang dijalani hari ini akan menjadi pondasi kuat untuk meraih kesuksesan di masa mendatang. [LA.Red]
Nama : Emha Bima Syarif Hidayat
Alamat : Jombang, Kencong, Jember
Lembaga : MA Unggulan Nuris, 2025
Kuliah : Universitas Islam Negeri K.H Ahmad Siddik, jurusan Manajemen Pendidikan Islam
