Mandiri Tanpa Bimbel, Jihan Sukses Tembus Sosiologi FISIP UNEJ Berkat Ketekunan dan Doa
Pesantren Nuris – Semangat pantang menyerah dalam menggapai mimpi ditunjukkan oleh salah satu alumni SMA Nuris Jember lulusan tahun 2024, Alifiyah Jihan Fadilah. Gadis asal Bondowoso yang akrab disapa Jihan ini berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menembus kampus impian, Universitas Jember (UNEJ).
Minat Jihan pada dunia sosial sudah tumbuh sejak duduk di kelas 10 SMA Nuris Jember. Ketertarikannya pada interaksi manusia membawanya memilih Prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di UNEJ.
Menariknya, pilihan ini diambil bukan tanpa alasan pribadi yang mendalam. Jihan mengaku bahwa dirinya merasa sebagai pribadi yang cukup sulit bersosialisasi. “Dengan masuk prodi Sosiologi, saya ingin mempelajari interaksi sosial manusia sehingga saya bisa menerapkan ilmu tersebut untuk memperbaiki diri saya sendiri agar lebih mudah berinteraksi dengan orang lain,” ungkapnya.
Lolos melalui jalur SNBT, bukanlah perkara mudah. Jihan harus bersaing ketat dengan ribuan peserta lainnya. Di saat teman-temannya mengikuti bimbingan belajar (bimbel) berbayar yang mahal, Jihan memilih jalan yang lebih mandiri demi tidak membebani orang tuanya.
Ia memaksimalkan program LBB (Lembaga Bimbingan Belajar) yang disediakan oleh Pesantren Nuris Jember. Selama libur kelulusan di rumah, ia tetap disiplin belajar menggunakan buku penunjang mandiri. “Kuncinya adalah ibadah, doa yang tiada putus, dan memanfaatkan fasilitas belajar dari sekolah dengan serius,” tambah alumni jurusan IPS ini.
Masih teringat jelas di benak Jihan saat pertama kali menginjakkan kaki di FISIP UNEJ. Ia sempat mengabadikan foto gedung fakultasnya sebagai simbol kemenangan atas kerja kerasnya. “Ada rasa bangga dan bahagia yang luar biasa saat itu. Saya sangat berterima kasih kepada SMA Nuris Jember yang telah membimbing saya dan teman-teman hingga bisa mencapai kampus impian,” kenangnya penuh haru.
Selama menjadi santri di Pondok Pesantren Nuris Jember, Jihan dikenal sebagai pribadi yang aktif. Ia tercatat mengikuti ekstrakurikuler PMR (Palang Merah Remaja) dan KIR (Karya Ilmiah Remaja). Pengalaman di organisasi sekolah inilah yang membentuk mentalitasnya hingga kini menjadi mahasiswa semester empat yang berambisi.
Memasuki tahun kedua perkuliahannya, Jihan semakin matang dalam merancang masa depan. Ia merencanakan untuk segera bergabung dengan UKM LIMAS (Lembaga Ilmiah Mahasiswa Sospol) pada semester mendatang. Baginya, organisasi tersebut adalah wadah strategis untuk mengasah kemampuan riset dan kepenulisan ilmiah. “Dengan bekal di UKM tersebut, insyaallah pengerjaan tugas akhir atau skripsi nanti akan terasa lebih mudah dan cepat,” ujarnya optimis.
Bagi Jihan, kuliah adalah jembatan utama untuk meraih cita-citanya menjadi seorang ASN Dosen. Ia berharap ilmu sosiologi yang ia dalami tidak hanya menjadi gelar, tetapi juga benar-benar bermanfaat bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya.
“Kesan saya selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Nuris Jember, saya merasa sangat senang dan ‘kerasan’ karena fasilitas pondok maupun sekolah sangat memadai. Itu yang membuat saya betah,” kenang Jihan.
Menutup ceritanya, Jihan menitipkan pesan hangat untuk almamaternya. “Terima kasih Nuris telah menjadi wadah berkembang untuk saya dan teman-teman. Semoga Nuris semakin maju, tambah sukses, dan terus menjadi tempat terbaik bagi santri untuk meraih mimpi. Amiinn,” pungkasnya. [ANF. Red]
Nama : Alifiyah Jihan Fadilah
Alamat : Desa Blimbing-Klabang, Bondowoso
Hobi : Bermain Voli
Cita-cita : ASN Dosen
Lembaga : SMA Nuris Jember, Jurusan IPS, Tahun 2024
Kuliah : Prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Jember (Semester 4)
