Bersyukur Belajar di MA Unggulan Nuris, Fasilitas dan Kesempatan Tingkat Talenta hingga Bermental Juara
Pesantren Nuris – Juara lagi, juara lagi, barangkali demikian yang pantas diungkapkan untuk sosok santri genius yang satu ini. Bagaimana tidak, bukan sekadar talentanya yang luar biasa, keberhasilannya meraih piala demi piala sudah tak diragukan lagi. Yang terbaru, Fauzan Muhtar Fadilah berhasil membawa pulang piala membanggakan di ajang bergengsi kancah nasional di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik.
Perlombaan olimpiade kimia bertajuk National Chemical Engineering Olympiad of Science and Applied Industries (N-Celcius) dalam even The 11th Chemical Engineering Week pada 15 Februari 2026 kemarin berhasil ditaklukkan. Ia bersama bersama rekan setimnya, Nafisatul Amalia meraih juara harapan 1 di ajang tersebut.
Meski harus puas sebagai pemenang harapan, Fauzan patut berbangga sebab perjuangannya meraih podium juara tak mudah. Ia harus berjibaku dengan ratusan peserta lain melalui tiga babak yang menegangkan. Menurut informasi yang dihimpun dari guru pendamping, Ustazah Marhamah, peserta yang turut serta sekitar 200 peserta.
(baca juga: Rebut Medali Perunggu Kancah Nasional di UNAIR Surabaya, Siswa MA Unggulan Nuris Bikin Bangga Total)
“Saya sangat salut dengan perjuangan anak didik kami ini. Lombanya begitu menantang dengan berbagai babak dan model komeptisi yang beragam setiap babaknya. Mereka mampu menembus 5 terbaik saja itu sudah luar biasa. Alhamdulillah mereka membayar semua perjuangan dengan torehan piala yang membangakan.” Tukas Ustazah Marhamah.
Di babak pertama, Fauzan harus mengerjakan 100 soal UTBK dalam waktu dua kali 60 menit. Model penilaian pengerjakan soal UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) tersebut bersistem plus minus, yakni jika benar plus 4, salah minus 1, dan tak dijawab sama dengan nol. Berdasarkan standar nilai yang memenuhi kriteria, hanya 50 tim yang lolos melaju ke babak kedua, termasuk Fauzan yang berpasangan dengan sesama siswa MA Unggulan Nuris, Nafisatul.
Mereka harus mengeluarkan kemampuan terbaik dengan mengerjakan soal pilihan ganda yang berisi materi pelajaran Kimia, Fisika, Matematika, dan tentang Semen di babak kedua atau semifinal. Berkat persiapan yang matang sebelum perlombaan dan semangat yang tinggi, akhirnya mereka mampu menembus babak final yang tersisa 10 siswa terbaik atau 5 tim.
(baca juga: Usaha Maksimal Butuh Proses bukan Protes, Kunci Sukses Siswa MA Unggulan Nuris Khatam Hafalan 30 Juz)
Akhirnya, lima tim terbaik tersebut akan beradu dalam model 2 kompetisi yang sengit seperti, Class of Science (Memories dan Cerdas Cermat) dan Ular Tangga yang disediakan soal-soal untuk menguji ketangkasan dan kecermatan peserta. Fauzan terus berupaya dengan percaya diri menuntaskan 2 model kompetisi di babak final ini dengan maksimal.
Dengan torehan prestasi ini, Fauzan membawa pulang piala juara, piagam kemenangan, dan uang pembinaan sebesar Rp400.000,00. Sementara itu para pemenang lainnya yakni, Juara 1 dari SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro; Juara 2 dari MAN Insan Cendekia Pasuruan; Juara 3 dari SMAS Nuris Jember; dan Juara Harapan 1 dari MAS Unggulan Nuris Jember.
Kemenangan ini bukan hanya membanggakan MA Unggulan Nuris di kancah nasional, melainkan juga menambah rekor pribadi dalam meraih prestasi. Sebelumnya, Fauzan pernah meraih medali perak olimpiade saintek di UNAIR Surabaya, juara 1 Ollimpiade Madrasah Indonesia bidang fisika, juara 1 atau medali emas English speech Porseni Kemenag, juara 2 debat bahasa Inggris bertajuk NSDC Puspresnas Kemdikdas RI, dan banyak lagi yang lainnya.
“Alhamdulillah saya selalu bersyukur atas kesempatan ini. Beruntung saya belajar di sini sebab saya selalu difasilitasi untuk meningkatkan talenta, diberi ruang yang bebas untuk berprestasi sesuai bakat dan minat. Saya berharap semua santri dapat memanfaatkan kesempatan ini di MA Unggulan Nuris.” Tukasnya.[AF.Red]

