Dari Pesantren, Dunia Usaha, hingga Community Officer Perbankan Syariah
Pesantren Nuris – Alumni SMA Nuris Jember kembali menunjukkan kiprah gemilang di dunia profesional. Dewi Hofi’atul Isnaini, S.Akun., lulusan Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember (UIN KHAS Jember), sukses meniti perjalanan karier yang inspiratif di bidang ekonomi syariah dan pemberdayaan masyarakat.
Selama menempuh pendidikan tinggi pada tahun 2019–2023, Dewi tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dan produktif dalam berbagai aktivitas. Ia mengisi waktu dengan mengajar les privat mengaji dan pelajaran tingkat SD sejak tahun 2019 hingga 2023. Kegiatan tersebut menjadi wujud kontribusinya dalam berbagi ilmu sekaligus melatih tanggung jawab dan konsistensi.
Tak berhenti di situ, Dewi juga dipercaya menjadi Koordinator Minuman di Tuk Tuk Tea Jember pada periode 2020–2023. Pengalaman ini mengasah kemampuan manajerial, koordinasi tim, serta pelayanan kepada konsumen. Dunia kerja semakin ia tekuni ketika pada tahun 2023–2025 ia mengemban amanah sebagai Community Officer di BTPN Syariah. Peran tersebut menuntutnya untuk terjun langsung ke masyarakat, membangun relasi, serta mendampingi komunitas dalam penguatan ekonomi berbasis syariah.
(Baca juga : Nafisatun Nawroh, Alumni SMA Nuris Jember yang Aktif Berproses di PMII dan Dunia Kampus)
Kesuksesan Dewi tidak lepas dari pelajaran yang ia peroleh selama tiga tahun di Pesantren Nuris Jember. Ia merasakan banyak hikmah yang membentuk karakter dan pola pikirnya hingga saat ini.
“Banyak hal yang saya dapat selama tiga tahun di Pesantren Nuris. Saya bisa belajar ilmu agama seperti ilmu tauhid, fiqih, hadis, Al-Qur’an, dan kitab kuning. Yang awalnya tidak tahu, jadi tahu bacaan dan bisa memahami artinya,” ungkapnya.
Selain penguatan keilmuan agama, Dewi juga merasakan lingkungan pesantren mampu menjaga dirinya dari pergaulan negatif. Kehidupan mandiri di asrama melatihnya untuk mengurus kebutuhan sehari-hari sendiri, mengatur waktu dengan baik, serta membiasakan hidup sederhana. Ia juga terbiasa menjalankan ibadah sunnah, tidak hanya ibadah wajib semata.
Menurutnya, nilai paling penting yang ditanamkan di pesantren adalah adab. “Di pesantren bukan hanya diajarkan ilmu, tapi juga adab terhadap orang tua, guru, teman, dan juga lingkungan. Karena ilmu tanpa adab ibarat pohon tanpa akar, tidak akan kokoh dan tidak memberi manfaat,” tuturnya penuh makna.
Kini, dengan bekal akademik dan pengalaman kerja yang matang, Dewi Hofi’atul Isnaini membuktikan bahwa lulusan pesantren mampu bersaing dan berkontribusi di berbagai sektor profesional. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa keseimbangan antara ilmu, adab, dan kerja keras akan membawa seseorang pada perjalanan hidup yang penuh keberkahan dan manfaat bagi sesama. [RY.Red]
Nama : Dewi Hofi’atul Isnaini, S.Akun.
Alamat : Sumbersari, Jember
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Tahun Lulus : 2016
Kuliah : Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember
Pekerjaan : Community Officer di BTPN Syariah
