Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Struktur Teks dan Kreativitas Siswa
Pesantren Nuris – MTs Unggulan Nuris Jember kembali melaksanakan kegiatan Fun Learning pada mata pelajaran Bahasa Inggris dengan materi Narrative Text. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran yang bertujuan untuk membantu siswa memahami struktur dan unsur kebahasaan teks naratif secara lebih mendalam melalui metode yang menyenangkan dan interaktif.
Kegiatan fun learning ini dibimbing langsung oleh Bu Eliyana Farida, S.Pd., selaku guru Bahasa Inggris. Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan menggunakan media presentasi serta pendekatan discovery learning, sehingga siswa tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga aktif menemukan dan memahami konsep secara mandiri melalui kegiatan diskusi dan analisis teks.
(Baca juga : Fun Learning Bahasa Inggris: Recount Text Oleh Bu Eliyana Farida, S.Pd. di MTs Unggulan Nuris Jember)
Selama proses pembelajaran berlangsung, siswa diajak untuk mengidentifikasi struktur narrative text yang meliputi orientation, complication, dan resolution. Selain itu, mereka juga diberikan kesempatan untuk membaca, memahami, serta menganalisis contoh teks naratif secara berkelompok. Metode ini bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis, meningkatkan pemahaman tata bahasa, serta mengembangkan kreativitas siswa dalam menyusun cerita.
Antusiasme siswa terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam setiap sesi pembelajaran. Suasana kelas terasa kondusif dan penuh semangat, sehingga materi dapat dipahami dengan lebih mudah dan menyenangkan. Interaksi yang baik antara guru dan siswa juga mendukung terciptanya pembelajaran yang efektif.
Melalui kegiatan Fun Learning Bahasa Inggris ini, diharapkan siswa MTs Unggulan Nuris Jember mampu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis teks naratif dengan baik serta lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam menghadirkan pembelajaran inovatif yang berorientasi pada pengembangan kompetensi akademik dan karakter peserta didik secara seimbang. [SM.Red]
