Siswa Kelas 5C Ini Berhasil Meraih 3 Lomba Tartil!
Pesantren Nuris – Sepertinya bulan Februari 2026 benar-benar menjadi panggung pembuktian bagi M. Hanif Abrori. Siswa kelas 5-C yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an ini, rupanya belum mau berhenti mengukir prestasi. Setelah sebelumnya sukses membuat kita kagum dengan raihan juara di bidang Tilawah tingkat kabupaten, kini Hanif kembali membawa kabar gembira dari cabang lomba yang berbeda namun tetap satu napas, yaitu Tartil Al-Qur’an.
Hanya berselang dua pekan dari kemenangan sebelumnya, Hanif sukses meraih Juara 3 Tartil Al-Qur’an dalam ajang bergengsi yang bernama De MOSES 2026. Kompetisi yang mempertemukan bakat-bakat Islami terbaik ini diselenggarakan oleh MTsN 1 Jember tepat pada hari Sabtu, 14 Februari 2026.
Capaian ini semakin mengukuhkan posisi Hanif sebagai salah satu aset emas MI Unggulan Nuris Jember. Bayangkan saja, seorang siswa MI tidak hanya fokus menjaga hafalan, tetapi juga mampu bersaing di Tilawah, dan kini membuktikan kualitas tajwid dan kelancarannya di bidang Tartil. Ini namanya paket lengkap.
Keberhasilan Hanif memborong piala ini tentu tidak lepas dari pengamatan jeli para pembimbingnya, salah satunya adalah Ustadz Latif, selaku Koordinator Ekskul Tahfidh. Beliau menyambut dengan gembira progres yang ditunjukkan oleh anak didiknya tersebut. “Alhamdulillah, Mas Hanif semakin bagus bacaannya,” puji Ustadz Latif.
Menurut Ustadz Latif, kunci utama dari peningkatan kualitas bacaan Hanif adalah ketelatenan dalam berlatih di dua kaki sekaligus. “Selain berlatih di Tilawah, Hanif juga berlatih di Tartil. Kuncinya memang harus rajin mengaji dan rajin membaca Al-Qur’an,” jelas beliau ketika membeberkan rahasia dapur pembinaan Hanif.
Namun, layaknya seorang pelatih profesional yang jujur, Ustadz Latif juga memberikan evaluasi teknis yang sangat membangun. Beliau tidak menutupi adanya satu tantangan fisik yang masih harus dihadapi Hanif, yakni soal pengaturan napas. Dalam dunia seni baca Al-Qur’an, napas panjang adalah senjata utamanya, dan di sinilah Hanif sedang berjuang keras.
“Ya, walaupun sering tanaffus, karena napasnya tidak terlalu panjang,” ungkap Ustadz Latif ketika memberikan catatan evaluasi. Meski demikian, beliau sangat optimis kekurangan ini bisa ditutupi dengan latihan rutin. “Tapi seiring sering berlatih, insyaAllah nanti bisa kuat napasnya,” tambah beliau dengan penuh keyakinan.
Kekurangan di sisi napas itu pun sebenarnya sudah tertutupi oleh kelebihan lain yang menjadi andalan Hanif, yaitu kualitas vokalnya. Ustadz Latif mengakui bahwa dari segi suara, Hanif sudah sangat matang. “Kalau di suara, sudah mantap,” tegasnya. Karakter suara yang khas inilah yang membuat juri di De MOSES 2026 tak ragu memberikan nilai tinggi hingga Hanif berhak atas podium ketiga.
Dari kisah Hanif, kita semua belajar bahwa seorang juara bukanlah sosok yang tanpa celah. Hanif, dengan suara emasnya yang mantap, masih harus berjuang melawan keterbatasan napasnya. Namun, justru perjuangan untuk memperbaiki diri itulah yang membuat prestasinya semakin bernilai.
Selamat kembali untuk Hanif! Piala Tartil ini menjadi bukti bahwa kamu tidak pernah lelah untuk belajar. Teruslah berlatih mengatur napasmu, Nak. Kami yakin, dengan suaramu yang sudah mantap itu, kelak napasmu pun akan semakin panjang dan kuat untuk melantunkan ayat-ayat suci-Nya. Barakallah, Nak! [FE.Red]
Nama : M. Hanif Abrori
Kelas : 5-C
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Juara 3 Tartil Al-Qur’an
Tingkat : Kabupaten
Ajang : De MOSES 2026
Tanggal : 14 Februari 2026
