Jalankan Dawuh Kyai untuk Masyarakat, Alumni SMA Nuris Jember, Muhammad Adit Tekuni Ilmu Kesejahteraan Sosial di FISIP UNEJ

Konsistensi Menempuh Kuliah dan Mengasah Soft Skill melalui Organisasi HIMAKES

Pesantren Nuris – Menjadi satu-satunya anak muda di desa yang berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur undangan bukanlah pencapaian biasa. Inilah kisah Muhammad Aditia, alumni SMA Nuris Jember tahun 2024. Ia saat ini sedang mendedikasikan dirinya untuk masyarakat melalui disiplin ilmu yang ia tekuni di Universitas Jember (UNEJ).

Pemuda yang akrab disapa Adit ini kini tercatat sebagai mahasiswa Semester 4 di Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Jember. Keputusannya memilih jurusan ini bukan tanpa alasan kuat. Adit membawa misi spiritual dan sosial yang mendalam.

“Saya ingin mengamalkan dawuh Kyai, yakni menjadi orang yang bermanfaat untuk masyarakat. Di jurusan ini, kami dituntut terjun langsung dan merasakan keluh kesah warga. Bukan sekadar menganalisis data, tapi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” ungkap pemuda asal Sumber Kalong, Kalisat tersebut.

(Baca juga : Serunya Role Playing Sejarah Islam Nusantara, Kelas X-2 SMA Nuris Jember Hidupkan Kisah Para Ulama Bersama Bu Iin Nurhasanah, S.Pd)

Langkah Adit menuju UNEJ terbilang gemilang. Ia berhasil lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau jalur undangan. Prestasi ini menjadi buah manis dari keseimbangan antara usaha belajar yang tekun dan kepasrahan dalam doa. Keberhasilan ini membawa kebahagiaan luar biasa bagi keluarganya. “Sangat senang karena bisa membanggakan orang tua. Di desa saya, hanya saya yang diterima di PTN lewat jalur undangan,” kenang Adit dengan penuh syukur. Meski kini sibuk dengan perkuliahan, sosok yang memiliki hobi membaca ini tetap rendah hati dengan rutin membantu orang tuanya menjaga toko setiap pulang kuliah.

Jiwa kepemimpinan Adit telah terasah sejak di bangku SMA Nuris Jember melalui partisipasinya di OSIS dan Pramuka. Kini di level mahasiswa, ia memperdalam keahliannya dengan bergabung dalam organisasi HIMAKES (Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial). Menempati posisi di Departemen Pengabdian dan Advokasi Masyarakat, Adit merasa menemukan wadah yang tepat. Ia berharap melalui organisasi ini, ia dapat terus menambah soft skill yang dibutuhkan untuk menunjang perannya sebagai tenaga profesional di masa depan agar bisa lulus tepat waktu dan siap mengabdi secara total.

Bagi Adit, bersekolah di Pesantren Nuris Jember membuatnya menemukan titik balik pembentukan karakternya. Menurutnya, keseimbangan kurikulum di Nuris menjadi modal utama baginya saat ini. “Mondok di Nuris adalah keputusan yang tepat. Pembelajarannya sangat seimbang antara ilmu agama dan pengetahuan umum. Itu bekal penting saat kita sudah membaur di masyarakat,” pungkasnya sembari mendoakan agar Pesantren Nuris Jember terus maju dan jaya. [ANF. Red]

 

Nama      : Muhammad Aditia

Alamat    : Sumber Kalong, Kalisat, Jember

Hobi         : Membaca

Cita-cita  : Pekerja Sosial

Lembaga : Alumni SMA Nuris Jember, Jurusan IPS, Tahun 2024

Kuliah       : Semester 4, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Jember

Related Post