Kecil-Kecil Penghafal Qur’an, Siswa MI Unggulan Nuris Jember Ini Sabet Jura 1 Lomba Tahfizh!

Agam, Sang Permata Hati dari Kelas 5C yang Santun dan Mencintai Al-Qur’an

Pesantren Nuris – Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang keluar dari lisan seorang anak selalu memiliki daya pikat tersendiri yang mampu menggetarkan hati siapa saja yang mendengarnya. Hal itulah yang melekat pada sosok Muhammad Agam Abdillah Ramdhan. Siswa yang kini duduk di bangku kelas 5-C MI Unggulan Nuris Jember ini memang dikenal sebagai salah satu mutiara madrasah berkat kemampuannya dalam menghafal Al-Qur’an.

Rekam jejak prestasi Agam dalam dunia Tahfizh memang patut diacungi jempol. Salah satu momen emas yang paling membekas adalah kemenangannya dalam ajang bergengsi bertajuk “Semarak Cinta Rosul”. Kompetisi tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Jatim Winner pada tanggal 16 September 2024 lalu tersebut menjadi saksi bisu kehebatan Agam.

Kala itu, saat masih duduk di kelas 4-C, Agam tampil dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan. Di hadapan para juri, ia melantunkan hafalan surat-surat pilihan dengan fasih, tartil, dan tajwid yang terjaga. Ketenangannya dalam membawakan ayat-ayat Allah berhasil memukau para dewan juri hingga akhirnya ia dinobatkan sebagai Juara 1 Tahfizh. Sebuah pencapaian yang tidak mudah, mengingat persaingan di tingkat kabupaten sangatlah ketat.

(Baca juga : MA Unggulan Nuris: Helmi Gaspol di Dunia Diniyah, Murid Terbanyak Jadi Bukti Dedikasi)

Kini, seiring berjalannya waktu, Agam telah tumbuh menjadi siswa kelas 5 yang semakin matang. Bakat dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an tidak luntur, justru semakin bersinar. Hal ini dirasakan betul oleh wali kelasnya saat ini di kelas 5-C, Ustadzah Ihta. Bagi Ustadzah Ihta, Agam bukan sekadar siswa yang pintar menghafal, tetapi juga anak yang berusaha mengamalkan isi Al-Qur’an melalui akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Ustadzah Ihta, mengaku sangat bersyukur dan terharu memiliki murid se-sholeh Agam. Menurut beliau, prestasi juara 1 yang pernah diraih Agam menjadi bukti nyata dari kesungguhan niatnya. “Melihat Agam, rasanya seperti melihat ketenangan. Anaknya santun, tidak banyak tingkah, dan yang paling membuat saya kagum adalah semangatnya menjaga dalam hafalan di tengah kesibukan di madrasah yang padat,” ungkap Ustadzah Ihta.

Sebagai guru yang mendampingi hari-hari Agam di kelas, Ustadzah Ihta memiliki harapan dan doa yang begitu indah, selayaknya doa seorang ibu kepada anaknya. Beliau berharap piala juara yang pernah diraih Agam bukanlah puncak, melainkan batu loncatan untuk derajat yang lebih tinggi di hadapan Allah SWT.

“Pesan Ustadzah untuk Mas Agam, tetaplah menjadi pribadi yang rendah hati. Nak, ingatlah bahwa Al-Qur’an itu cahaya. Jagalah cahaya itu agar tidak redup dalam dadamu. Ustadzah berdoa, semoga kelak Agam tidak hanya menjadi juara di panggung dunia, tapi juga menjadi juara di akhirat,” tutur Ustadzah Ihta.

Tak lupa Ustadzah Ihta menitipkan doa khusus agar Agam kelak bisa memberikan hadiah terindah bagi kedua orang tuanya. “Semoga Agam tumbuh menjadi Hamilul Qur’an yang mutqin. Kelak, jadilah anak yang bisa memakaikan mahkota kemuliaan untuk Ayah dan Bunda di surga-Nya Allah. Teruslah muroja’ah, Nak, karena itulah kunci keberkahan ilmumu,” tambah beliau.

Dari kisah Agam, kita diingatkan bahwa prestasi akademik memang penting, namun prestasi ukhrawi seperti menghafal Al-Qur’an adalah bekal abadi. Sosok Agam yang kini duduk di kelas 5-C menjadi bukti bahwa siswa MI Unggulan Nuris dididik untuk menyeimbangkan dunianya dan akhiratnya.

Selamat untuk Muhammad Agam Abdillah Ramdhan atas prestasinya. Teruslah melantunkan ayat suci, teruslah menjadi inspirasi bagi teman-temanmu di MI Unggulan Nuris Jember. Kami yakin, masa depan yang cerah dan penuh berkah sedang menantimu di depan sana. Barakallah. [FE.Red]

 

Nama       : M. Agam Abdillah R.

Kelas        : 4C

Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember

Prestasi   : Juara 1 Lomba Tahfizh

Tingkat    : Kabupaten

Ajang       : Semarak Cinta Rosul

Tanggal   : 16 September 2024

Related Post