Nurul Aghista Stay Growing Stay Healing
Pesantren Nuris — Setiap alumni memiliki cerita unik dalam menapaki perjalanan hidup dan pendidikannya. Salah satu kisah inspiratif datang dari Nurul Aghista Khoirun Nisa, alumni MA Unggulan Nuris tahun 2025, yang kini tengah melanjutkan studinya di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember pada program studi Psikologi Islam. Perjalanan yang ia tempuh menjadi bukti bahwa mimpi, niat baik, dan ketekunan mampu membawa seseorang menuju masa depan yang lebih cerah.
Nurul Aghista Khoirun Nisa lahir di Jember pada tahun 2007 dan berasal dari Curahrejo, Cangkring, Jenggawah, Jember. Sejak kecil, ia dikenal sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap orang-orang di sekitarnya. Lingkungan keluarga dan masyarakat yang hangat turut membentuk karakternya menjadi sosok yang empati, mudah bergaul, dan senang membantu sesama.
Dalam kesehariannya, Nurul memiliki beragam hobi yang mencerminkan kepribadiannya yang kreatif dan aktif. Ia gemar menulis untuk menuangkan perasaan dan pikirannya, senang bernyanyi sebagai sarana mengekspresikan diri, serta menyukai traveling untuk memperluas wawasan dan pengalaman hidup. Berbagai hobi tersebut tidak hanya menjadi pengisi waktu luang, tetapi juga menjadi cara baginya untuk mengenal diri sendiri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Masa belajar di MA Unggulan Nuris menjadi salah satu fase penting dalam kehidupan Nurul. Di lingkungan pesantren dan sekolah yang penuh kedisiplinan serta nilai keislaman, ia belajar tentang tanggung jawab, kemandirian, dan pentingnya menjaga akhlak dalam setiap aktivitas. Meskipun tidak aktif dalam organisasi selama di Nuris, Nurul tetap mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran dengan penuh kesungguhan dan komitmen.
(Baca juga : Kuliah dengan Beasiswa Penuh, Usai Sabet Sarjana Terapan, Alumni MA Unggulan Nuris Bikin Bisnis)
Sebagai alumni MA Unggulan Nuris tahun 2025, Nurul merasa bangga pernah menjadi bagian dari lembaga pendidikan yang dikenal dengan kualitas akademik dan pembinaan karakter yang kuat. Pengalaman belajar di Nuris membentuk mentalnya menjadi lebih tangguh, sabar, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas, Nurul melanjutkan studinya di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dengan mengambil jurusan Psikologi Islam. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Ia memiliki keinginan besar untuk menjadi pribadi yang mampu mendengarkan, memahami, dan menjadi teman bagi mereka yang tidak memiliki tempat untuk berkeluh kesah. Menurutnya, banyak orang di sekitar yang membutuhkan dukungan emosional, perhatian, dan pendampingan, namun belum tentu memiliki ruang yang aman untuk berbagi.
Ketertarikannya pada dunia psikologi berangkat dari kepedulian terhadap kondisi mental dan perasaan orang lain. Ia ingin mempelajari cara memahami kepribadian, emosi, serta dinamika kehidupan manusia dari sudut pandang ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam. Dengan bekal tersebut, ia berharap kelak dapat membantu banyak orang menemukan ketenangan, kepercayaan diri, dan arah hidup yang lebih baik.
Perasaan syukur dan bahagia menyelimuti Nurul saat dinyatakan diterima di perguruan tinggi. Ungkapan alhamdulillah menjadi bentuk rasa terima kasihnya kepada Allah SWT, orang tua, guru, serta semua pihak yang telah mendukung perjalanannya. Bagi Nurul, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang diterima di kampus, tetapi juga tentang kesempatan untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa, Nurul tidak hanya fokus pada perkuliahan. Ia juga aktif mengikuti berbagai organisasi dan kegiatan kemahasiswaan. Melalui organisasi, ia belajar tentang kerja sama, kepemimpinan, komunikasi, serta tanggung jawab sosial. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk membentuk karakter yang mandiri dan siap terjun ke masyarakat.
Harapan Nurul ke depan adalah dapat mewujudkan impian-impiannya dengan penuh kesungguhan. Ia ingin menyelesaikan studinya dengan baik, memperdalam ilmu psikologi, serta mengamalkan ilmunya secara nyata. Dengan tekad yang kuat, ia percaya bahwa setiap usaha yang disertai doa akan membuahkan hasil yang terbaik.
Ketika mengenang masa-masa belajar di MA Unggulan Nuris, Nurul menyampaikan kesan yang sederhana namun penuh makna, yaitu rasa sayang dan cinta terhadap almamaternya. Bagi dirinya, Nuris bukan hanya tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang membesarkannya secara intelektual, spiritual, dan emosional. Di sanalah ia belajar arti disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab.
Perjalanan Nurul Aghista Khoirun Nisa dari MA Unggulan Nuris hingga bangku kuliah di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember merupakan kisah tentang ketulusan niat, keteguhan hati, dan semangat untuk terus berkembang. Ia membuktikan bahwa setiap orang memiliki jalan masing-masing untuk meraih cita-cita, selama mau berusaha dan tidak mudah menyerah.
Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama belajar di MA Unggulan Nuris, Nurul terus melangkah menatap masa depan dengan penuh optimisme. Ia percaya bahwa perjalanan hidupnya masih panjang, dan setiap langkah kecil yang dijalani hari ini akan menjadi pondasi bagi kesuksesan di masa depan. [LA.Red]
Nama : Nurul Aghista Khoirun Nisa
Alamat : Curahrejo, Cangkring, Jenggawah, Jember
Hobi : Menulis, bernyanyi, traveling
Lembaga : MA Unggulan Nuris, 2025
Kuliah : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, program studi Psikologi Islam
