Bangun Kemandirian dengan Jalani Kuliah Sambil Bekerja
Pesantren Nuris – Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Muhammad Nur Prayoga Wicaksono, alumni SMA Nuris Jember tahun 2023. Di usianya yang masih muda, ia memilih menjalani dua peran sekaligus: sebagai mahasiswa dan pekerja. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa semester 4 di Universitas Bina Sarana Informatika, Fakultas Teknik dan Informatika, Program Studi Sistem Informasi.
Yoga, sapaan akrabnya, mengambil kelas karyawan agar dapat menyeimbangkan pendidikan dan pekerjaan. Pada pagi hingga sore hari, ia bekerja di Astro sebagai Quality Assurance Fresh. Perusahaan tersebut bergerak di bidang quick commerce yang menyediakan layanan kebutuhan harian secara cepat dan praktis.
“Saya mahasiswa kelas karyawan. Paginya bekerja di Astro, malamnya kuliah,” tuturnya. Pilihan itu bukan tanpa tantangan. Membagi waktu, menjaga stamina, hingga tetap fokus pada target akademik menjadi konsekuensi yang harus ia jalani setiap hari.
(Baca juga : Lulusan SMA Nuris Jember, Umi Karimah, Tekuni Kimia di Universitas Negeri Jakarta)
Lahir dan besar di Jakarta dari orang tua yang juga merantau di ibu kota, Yoga terbiasa hidup mandiri. Lingkungan kota besar membentuk daya juangnya, namun pendidikan di pesantrenlah yang memberi pendidikan karakter dalam hidupnya.
“Selama di SMA Nuris Jember, saya benar-benar dibentuk akhlaknya. Itu yang sampai sekarang saya pegang,” ungkapnya. Ia merasakan bahwa pembinaan selama di pesantren tidak hanya soal ilmu, tetapi juga cara menjaga diri dari pergaulan bebas setelah lulus.
Baginya, nilai-nilai yang ditanamkan di bangku sekolah dan pesantren menjadi benteng saat harus terjun langsung ke dunia kerja. Disiplin, tanggung jawab, serta etika dalam berinteraksi menjadi bekal penting, terlebih saat ia dipercaya mengemban posisi yang membutuhkan ketelitian dan integritas.
Yoga juga menyadari bahwa kemandirian adalah proses. “Setelah lulus dari pesantren, saya ingin bisa mencari uang sendiri. Meski belum sepenuhnya berdiri sendiri, setidaknya saya sudah bisa membantu meringankan beban orang tua,” ujarnya dengan rendah hati.
Menjalani kuliah di Program Studi Sistem Informasi sekaligus bekerja di perusahaan quick commerce membuatnya semakin matang menghadapi realitas kehidupan. Ia belajar bahwa kesuksesan tidak selalu datang dengan jalan instan, tetapi melalui proses panjang yang membutuhkan kesungguhan.
Kisah Muhammad Nur Prayoga Wicaksono menjadi gambaran bahwa lulusan SMA Nuris Jember tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dalam menghadapi tantangan zaman. Di tengah kesibukan kuliah malam dan kerja pagi, ia membuktikan bahwa integritas, akhlak, dan kemandirian adalah investasi terbaik untuk masa depan. [RY.Red]
Nama : Muhammad Nur Prayoga Wicaksono
Alamat : Kembangan, Jakarta Barat
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Tahun Lulus : 2023
Kuliah : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta
